Kahitna Solid selama 40 Tahun, Yovie: Awalnya Banyak yang Meragukan Kami

- Kahitna merayakan 40 tahun perjalanan musik lewat konser di NICE PIK, Jakarta, pada 5 September 2026, dengan target menghibur 20 ribu penonton.
- Yovie Widianto mengenang keraguan terhadap band beranggotakan sembilan orang, tetapi menilai dukungan sembilan keluarga menjadi kekuatan Kahitna bertahan puluhan tahun.
- Meski Carlo Saba telah meninggal dan Budiana tidak aktif karena sakit, Kahitna menjaga semangat formasi sembilan personel; Mario Ginanjar masih merindukan part vokal Carlo di panggung.
Jakarta, IDN Times - Kahitna menjadi salah satu grup musik Indonesia yang berhasil mempertahankan eksistensinya selama empat dekade. Mereka akan merayakan ulang tahun yang ke-40 dengan menggelar pertunjukkan konser Kahitna 40 Tahun. Gak main-main, karya yang hits di setiap generasi ini siap menghibur 20 ribu penonton yang akan hadir di NICE PIK, Jakarta.
Menariknya, Kahitna hadir formasi yang tidak pernah berubah. Yovie Widianto selaku pionir grup ini mengungkapkan perasaannya akan band yang mulanya dibuatnya sejak SMA hingga diresmikan pada pada 24 Juni 1986 tersebut. Simak selengkapnya di bawah ini!
1. Yovie Widianto ingat pernah diragukan oleh orang-orang

konferensi pers konser Kahitna 40 pada Rabu (2/9/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita) Yovie Widianto mengungkapkan, banyak orang meragukan keputusan membentuk Kahitna dengan sembilan personel. Menurutnya, pertanyaan yang sering muncul adalah bagaimana mereka bisa bertahan dan membagi penghasilan dengan jumlah anggota sebanyak itu.
“Awalnya itu saya selalu diragukan oleh banyak orang. Pertanyaannya yang disampaikan ke saya pasti, ‘Yov, kapan lu kayanya kalau 9 orang? Bagi-bagiannya seperti apa?’ Terus, saya selalu menceritakan sama teman-teman, banyak yang lupa bahwa dengan 9 orang itu, ada 9 keluarga yang mendoakan kami bersama-sama,” ujar Yovie dalam konferensi pers pada Rabu (2/9/2026).
2. Yovie Widianto tegaskan Kahitna gak pernah ganti personel

konferensi pers konser Kahitna 40 pada Rabu (2/9/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita) Adapun sembilan personel tersebut adalah Yovie Widianto, Hedi Yunus, Carlo Saba, Dody IS, Harry Suhardiman, Budiana, Andrie Bayuadjie, Bambang Purwono, serta Mario Ginanjar yang masuk di tahun 1995 menggantikan Ronni Waluya. Formasi tersebut kemudian dikenal sangat solid dan nyaris tidak mengalami pergantian selama puluhan tahun. Yovie tegas menuturkan bahwa formasi yang selama ini menjadi identitas Kahitna tetap dipertahankan, meski kini tidak semua personel dapat aktif bersama.
“Dan hanya satu sekarang tidak aktif lagi, karena Kang Budiana memang berhalangan karena sakit. Dan yang lainnya masih tetap. Jadi sembilan orang itu tidak berganti dengan manajer yang masih sama, dengan tim yang semakin besar, dengan kantor yang semakin besar, tim yang makin banyak,” tegas Yovie.
Sebelumnya, Kahitna juga kehilangan salah satu personel awalnya, Carlo Saba, yang meninggal dunia pada 2023. Meski demikian, Yovie dan personel lainnya tetap membawa semangat sembilan orang dalam perjalanan Kahitna.
3. Mario Ginanjar masih sering mengingat part Carlo Saba

konferensi pers konser Kahitna 40 pada Rabu (2/9/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita) Soliditas Kahitna juga terasa dalam hubungan para personelnya. Mario Ginanjar mengaku terkadang masih secara spontan teringat mendiang Carlo Saba ketika sedang membawakan lagu Kahitna di atas panggung. Menurut Mario, rasa sedih karena kepergian Carlo memang sudah terlewati, tapi rasa rindu tetap muncul.
“Kadang-kadang gak disengaja sih, ada part yang kita lagi nyanyi happy, lagi fokus gitu, tiba-tiba, 'Ini bagiannya Mas Carlo nih harusnya.' Jadi tiba-tiba kepikiran lagi. Jadi itu bukan, sedihnya udah lewat sih, cuma rasa kangen itu tetap ada sampai sekarang, dan saya harap Mas Carlo bisa melihat kita sekarang lagi bekerja keras, memulihkan mimpinya selama 40 tahun Kahitna,” ungkap Mario.
Konser Kahitna 40 Tahun akan digelar pada Sabtu (5/9/2026) di NICE PIK, Jakarta. Selain Kahitna, konser ini turut menghadirkan sejumlah guest star, di antaranya RAN, Tiara Andini, Monita Tahalea, Arsy Widianto, dan Niki Becker.




















