Jakarta, IDN Times – Di tengah dominasi film horor yang masih menguasai layar bioskop Indonesia, drama keluarga tentang kehidupan kelas menengah perlahan menunjukkan daya tarik yang semakin kuat. Film-film yang mengangkat persoalan sehari-hari, mulai dari hubungan orangtua dan anak, tekanan ekonomi, hingga mimpi yang harus tertunda karena tuntutan hidup, kini tampak lebih mudah menemukan tempat di hati penonton.
Berdasarkan data Cinepoint, film drama keluarga kelas menengah menunjukkan performa yang menjanjikan di box office sepanjang tahun ini. Sejumlah judul berhasil meraih jutaan penonton. Di antaranya ada film Tunggu Aku Sukses Nanti yang melewati angka 3 juta penonton dan Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya? yang mengumpulkan lebih dari 1,6 juta penonton. Bahkan belum lama ini, film Semua Akan Baik-Baik Saja arahan Baim Wong juga berhasil melewati angka 1,2 juta penonton.
Tentu saja, fenomena ini menunjukkan bahwa penonton Indonesia masih memiliki ketertarikan besar terhadap cerita yang dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari di tengah banyaknya film yang menawarkan ketegangan dan kejutan. Lantas, apa yang membuat film drama keluarga kelas menengah semakin diminati? Yuk, mari kita bedah!
