Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenapa Kisah Kairi ONIC Diangkat Jadi Film Nobody Loves Kay?

Kenapa Kisah Kairi ONIC Diangkat Jadi Film Nobody Loves Kay?
potret yellow carpet film Nobody Loves Kay (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Folago Pictures, ONIC, dan Visinema bekerja sama menghadirkan film terbaru berjudul Nobody Loves Kay. Disutradarai oleh Bernardus Raka, film ini cukup menarik perhatian penggemar esports, karena terinspirasi dari kisah nyata Kairi Ygnacio Rayosdelsol atau ONIC Kairi, pemain profesional Mobile Legends asal Filipina yang berperan sebagai Jungler untuk tim ONIC Esports.

Dalam press conference yang diadakan di XXI Senayan City, Kamis (28/5/2026), Kairi mengaku sangat senang sekaligus bersyukur karena kisah hidupnya diangkat ke dalam film inspiratif. Selain itu, Kairi juga mengaku terkesan melihat penampilan Bima Azriel yang memerankan dirinya.

1. Kairi senang dan bersyukur kisahnya diangkat ke film

Para pemain film Nobody Loves Kay tersenyum dan berbincang di acara Yellow Carpet, mengenakan busana kasual dan elegan.
potret yellow carpet film Nobody Loves Kay (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Di hadapan awak media yang hadir memenuhi studio, Kairi mengaku sangat bersyukur sekaligus bahagia karena kisah hidupnya diangkat ke dalam film Nobody Loves Kay. Bagi Kairi, pencapaian tersebut bukan hanya bentuk apresiasi terhadap perjalanan kariernya, tetapi juga kesempatan untuk memberi dampak positif bagi penonton, terutama bagi para anak muda yang masih berjuang mengejar mimpi.

“Bersyukur banget dan senang banget part of my life bisa jadi inspirasi buat penontonnya dan buat anak-anak muda juga, serta orang-orang yang masih bermimpi,” kata Kairi ONIC.

Dalam press conference yang berlangsung selama satu jam tersebut, Kairi juga mengungkapkan kesan pertamanya saat melihat karakternya diperankan oleh Bima Azriel. Ia merasa mereka terlihat mirip sampai-sampai membuatnya merasa seperti memiliki adik lagi. Hihihi~

“Jujur ya, pas gua nonton draft-nya, gua kira gua punya adik lagi,” lanjutnya.

2. Kenapa kisah Kairi ONIC yang dipilih untuk diangkat ke film?

Para pemain dan kru film Nobody Loves Kay berpose bersama di konferensi pers di XXI Senayan City menjelang penayangan film pada 4 Juni 2026.
press conference film Nobody Loves Kay di XXI Senayan City, Kamis (28/5/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

CEO sekaligus Co-Founder ONIC Esports Justin Widjaja menjelaskan bahwa ONIC Esports berada di industri gaming yang secara tidak langsung juga merupakan bagian dari dunia entertainment. Oleh karena itu, menurutnya, transisi ONIC Esports ke dunia film bukanlah hal yang terlalu jauh.

Lewat film ini, ONIC ingin memperkenalkan lebih luas industri gaming dan esports. Salah satunya dengan mengangkat cerita langsung dari para atletnya, yaitu Kairi.

“Jadi sebenarnya kita nyebrang gak begitu jauh. Cuman dari kita memang pengin memperkenalkan industri gaming, industri esports lewat cerita dari pelaku esports sendiri lewat Kairi,” kata Justin.

Alasan kuat kenapa kisah Kairi yang dipilih dari banyaknya atlet esports adalah karena dinilai memiliki banyak unsur perjuangan yang dapat menginspirasi banyak orang.

“Nah, untuk Kairi sendiri kenapa menjadi pilihan untuk inspirasi sebagai ceritanya? Kita ngerasa bahwa banyak struggle yang mungkin dimiliki banyak orang. Jadi kita ngerasa inspirasi cerita Kairi ini lebih bakal bisa memperkenalkan industri gaming, dunia esports dan secara gak langsung menyampaikan pesan yang pengin kita sampaikan,” lanjut Justin.

3. Justin Widjaja sebut ONIC terbuka untuk terus berkarya di industri hiburan

Para pemain dan kru film Nobody Loves Kay berpose bersama di acara yellow carpet dengan busana berwarna cerah dan ekspresi gembira.
potret yellow carpet film Nobody Loves Kay (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Saat ditanya awak media terkait kemungkinan ONIC membuat film baru yang mengangkat kisah atlet esports lainnya, Justin Widjaja menjelaskan mereka sangat terbuka, tergantung pada kerja sama dengan produser lain.

Justin juga tidak menutup kemungkinan akan ada cerita lain yang diadaptasi ke depannya. Namun, ia menyebut bahwa formatnya bisa beragam, mulai dari film pendek hingga serial.

“Gak menutup kemungkinan untuk ada cerita-cerita lain. Mungkin bentuknya bukan biografi atau mungkin bentuknya gak tentang individu. Mungkin hal yang lain juga. Berkarya di dunia entertainment, mungkin juga gak film panjang, mungkin di short movie, series. Jadi gak menutup kemungkinan untuk berkarya lagi di dunia perfilman tapi melalui cerita lain atau cara lain," lanjutnya.

Tayang di bioskop mulai 4 Juni 2026, film Nobody Loves Kay dibintangi oleh sederet artis muda, mulai dari Bima Azriel, Rey Bong, hingga Joshia Frederico.

Share Article
Topics
Editorial Team
Zahrotustianah
EditorZahrotustianah

Related Articles

See More

Dari Mana Sumber Bahasa Indonesia Viral di Film Backrooms? Punya NASA!

30 Mei 2026, 22:37 WIBHype