Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Taylor Swift Belum Pernah Tampil di Coachella?

Kenapa Taylor Swift Belum Pernah Tampil di Coachella?
Taylor Swift di The Eras Tour (instagram.com/taylorswift)
Intinya Sih
  • Taylor Swift belum pernah tampil di Coachella karena lebih fokus pada tur global berskala stadion seperti The Eras Tour yang berlangsung 2023–2025 dan menghasilkan keuntungan besar.
  • Absennya Taylor Swift dari festival musik dianggap sebagai strategi personal branding untuk menjaga eksklusivitas dan menciptakan rasa penasaran publik terhadap setiap kemunculannya.
  • Meski sering dirumorkan akan tampil di Coachella, termasuk tahun 2024 dan 2026, kabar tersebut tidak pernah terkonfirmasi dan Swift hanya hadir sebagai penonton.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Dunia tengah diramaikan dengan Coachella, festival musik tahunan yang digelar di California, Amerika Serikat. Tahun ini, nama Justin Bieber, Sabrina Carpenter, Karol G, dan Teddy Swims terpilih menjadi headliner dari Coachella 2026.

Biasanya, jajaran headliner memang dikhususkan untuk musisi yang sudah populer dan punya massa bejibun. Sebelum Bieber dan Carpenter, nama-nama seperti The Weeknd, Beyonce, dan Lady Gaga sudah lebih dulu tertera sebagai headliner Coachella.

Namun, masih ada satu nama musisi yang ternyata belum pernah tampil di Coachella, yakni Taylor Swift. Penyanyi country yang kini jadi diva pop itu diketahui belum pernah jadi headliner, bahkan tampil, di Coachella.

Kira-kira, kenapa Taylor Swift belum pernah tampil di Coachella, ya? Beberapa teori dan dugaan ini sepertinya jadi yang paling masuk akal, nih!

1. Taylor Swift sepertinya lebih berfokus pada pertunjukan global berskala stadion

Venue The Eras Tour Taylor Swift (instagram.com/taylorerastour)
Venue The Eras Tour Taylor Swift (instagram.com/taylorerastour)

Taylor Swift diketahui memiliki karier cemerlang sebagai musisi. Salah satu dugaan kenapa Swift sampai saat ini belum pernah tampil atau jadi headliner di Coachella adalah karena ia lebih fokus pada pertunjukan berskala global.

Tur mutakhirnya, The Eras Tour, berjalan selama kurang lebih 2 tahun sejak 2023-2025. Tur dengan keuntungan besar itu menjadikan banyak stadion sebagai venue yang mampu menarik jutaan penggemar.

Dilansir The Times of India, analisis industri mengatakan kalau pertunjukan musik yang Swift pilih mencerminkan seluruh perjalanan kariernya. Bisa dibilang, Swift mengurasinya dengan cermat. Alih-alih mendapat eksposur dari Coachella, Swift sudah punya kendali terkait jangkauan dan keuntungan yang lebih besar lewat turnya.

2. Salah satu bentuk strategi personal branding

Taylor Swift (instagram.com/taylorswift)
Taylor Swift (instagram.com/taylorswift)

Ketidakhadiran Taylor Swift di berbagai ajang penghargaan atau festival musik dianggap bukan hanya pasif, tetapi juga strategis. Analis mengatakan kalau absennya Swift dari Coachella membantunya mempertahankan kendali branding dirinya, seperti dilansir The Times of India.

Absennya Swift, gak cuma di Coachella, justru membangun rasa ingin tahu dan misteri, sehingga membuat setiap kemunculannya menjadi berita utama. Uniknya, ketika Swift juga gak hadir, ia pun tetap menjadi berita yang dibahas, seperti dilansir Variety.

Dalam hal branding, Swift menggunakan kelangkaan dan absennya sebagai strategi. Tidak berada di mana-mana membuat kehadirannya terasa lebih berharga dan dinantikan.

3. Taylor Swift sempat diisukan akan tampil di Coachella 2024 dan 2026

The Eras Tour Taylor Swift (instagram.com/taylorswift)
The Eras Tour Taylor Swift (instagram.com/taylorswift)

Taylor Swift cukup sering diisukan tampil di Coachella, tetapi memang sampai sekarang gak pernah terjadi. Pada 2024, saat itu fans berspekulasi kalau Swift akan muncul tiba-tiba sebagai surprise performance, terlebih beberapa kolaborator dekatnya, seperti Lana Del Rey dan Jack Antonoff, ada di lineup.

Dilansir InStyle, timing tampilnya Swift di Coachella 2024 dianggap tepat dengan perilisan album The Tortured Poets Department. Banyak orang menganggap Coachella menjadi panggung yang tepat untuk mempromosikan album barunya kala itu.

Dilansir The Times of India, Swift juga dirumorkan akan menggantikan Sabrina Carpenter sebagai headliner. Namun, laporan itu tidak terverifikasi alias cuma spekulasi tanpa konfirmasi resmi.

Taylor Swift sempat jadi sorotan di beberapa Coachella ketika ia datang sebagai penonton. Pada tahun 2024, misalnya, kedatangannya menuai sorotan. Apakah kamu masih mengarapkan Taylor Swift tampil di Coachella?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Diana Hasna
EditorDiana Hasna
Follow Us

Latest in Hype

See More