Kenapa The Golden Globe Awards Tidak Masuk EGOT?

- EGOT merujuk pada para artis yang pernah menang di empat ajang penghargaan berbeda: Emmy, Grammy, Oscar, dan Tony Awards. Status ini menandakan karier seorang seniman telah diakui oleh empat ajang penghargaan paling bergengsi di dunia hiburan.
- Golden Globes tidak masuk kategori EGOT karena istilah EGOT dicetuskan oleh aktor Philip Michael Thomas pada akhir 1984 tanpa memasukkan Golden Globe sebagai pertimbangan. Selain itu, ada perbedaan penilaian dan impact di kalangan industri entertainment Amerika sendiri.
- Meski tidak masuk EGOT, The Golden Globe Awards juga punya pamor mentereng dengan penyelenggaraan yang penuh gegap gempita, glamor, bertabur bint
Kemenangannya di Grammy Awards 2026 jadi momen spesial bagi Steven Spielberg. Gramofon emas itu mengukuhkan reputasinya sebagai seniman top dunia karena resmi menyandang status pemenang EGOT.
Bagi artis internasional, terutama Amerika Serikat, status pemenang EGOT sangat prestisius. Tapi kenapa ajang penghargaan beken The Golden Globe Awards gak jadi bagian dari status ini ya?
1. EGOT merujuk pada para artis yang pernah menang di empat ajang penghargaan berbeda

EGOT mengacu pada para insan di industri entertainment yang sudah pernah memenangkan Piala Emmy, Grammy, Oscar, dan Tony Awards. Status ini spesial karena menandakan karier seorang seniman telah diakui oleh empat ajang penghargaan paling bergengsi di dunia hiburan.
Emmy adalah penghargaan untuk program-program televisi, Grammy untuk musik, Oscar untuk perfilman, dan Tony untuk teater Amerika Serikat. Tidak banyak yang bisa mencapai status ini. Contohnya, meski sangat tersohor dan sudah mencetak banyak karya laris, Steven Spielberg baru bisa masuk klub EGOT di tahun 2026.
2. Golden Globes tidak masuk kategori EGOT, kenapa?

Seperti kita ketahui, ada pula ajang penghargaan bergengsi lainnya di Amerika Serikat, yaitu The Golden Globe Awards. Malam penganugerahannya tak kalah mewah dan meriah dari Emmy hingga Oscar. Para artis papan dunia atas pun rutin menghadiri acara ini.
Namun, pemenang Golden Globes ternyata gak masuk dalam kategori EGOT. Kenapa?
Menilik sejarahnya, istilah EGOT dicetuskan oleh aktor Philip Michael Thomas pada akhir 1984. Saat itu, sang bintang Miami Vice mengungkapkan tekadnya untuk mendapatkan EGOT dalam lima tahun ke depan. Bisa disimpulkan bahwa Golden Globe tak menjadi pertimbangannya.
3. Perbedaan penilaian Golden Globes

Faktor lain adalah perbedaan dari segi penilaian dan impact di kalangan industri entertainment Amerika sendiri. Penghargaan EGOT dinilai oleh academy atau lembaga beranggotakan ribuan profesional yang diakui di bidang masing-masing. Misalnya, Academy of Television Arts and Sciences (ATAS) menentukan pemenang Emmy, sementara Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) menilai pemenang Oscar.
Di sisi lain, Golden Globe Awards diprakarsai oleh Hollywood Foreign Press Association alias HFPA. Penghargaan ini dikurasi oleh organisasi jurnalis dan fotografer, bukan pelaku di bidang tersebut. Jumlah anggotanya juga terbilang lebih kecil dari AMPAS dan ATAS. Karena faktor ini, ada pihak-pihak yang menganggap penilaian Golden Globes tidak serelevan penghargaan EGOT.
Selain itu, karena Emmy dan Oscar masing-masing punya fokus yang lebih spesifik dan terpisah, maka banyak sisi yang merasa penilaian dari mereka lebih solid dan spesial. Sementara Golden Globe Awards menilai karya Televisi maupun Film dalam satu ajang yang sama dan terkesan lebih casual.
4. Meski tidak masuk EGOT, Golden Globe juga prestisius

Meski tak jadi bagian EGOT, namun The Golden Globe Awards juga punya pamor mentereng. Hal ini ditunjang dengan penyelenggaraan yang penuh gegap gempita, glamor, bertabur bintang kelas atas Hollywood.
Perayaannya yang lebih seperti pesta daripada upacara penghargaan juga membuat Golden Globes diminati penonton di seluruh dunia. Apalagi ajang penghargaan itu juga selalu diselenggarakan di awal tahun, sehingga seolah jadi pemicu momentum untuk film, serial, dan award-award lain di tahun tersebut.


















