Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Kru Topi Jerami yang Pernah Diduga Mengkhianati Luffy One Piece
Sanji (dok. Toei Animation/One Piece)
  • Nami sempat diduga mengkhianati Luffy saat kabur membawa Going Merry, tetapi ternyata demi menyelamatkan desanya dari Arlong.

  • Nico Robin terlihat berkhianat di Water 7, padahal ia menyerahkan diri untuk melindungi kru dari CP9.

  • Sanji menolak dan menyerang Luffy di Whole Cake Island karena dipaksa menjalani pernikahan politik demi keselamatan Zeff.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bajak Laut Topi Jerami bisa dibilang sebagai kru paling solid dalam lautan One Piece. Sebagai kapten, Monkey D Luffy selalu menjamin keselamatan krunya, tak peduli siapa musuh yang harus ia hadapi. Di sisi lain, kru Topi Jerami juga memiliki loyalitas yang sangat tinggi terhadap Luffy.

Meski begitu, perjalanan Topi Jerami tidak selamanya berjalan mulus. Untuk alasan tertentu, ada beberapa kru Topi Jerami yang pernah diduga mengkhianati Luffy. Siapa saja karakternya?

1. Nami

Luffy berjanji pada Nami akan mengalahkan Arlong. (dok. Toei Animation/One Piece)

Nami merupakan salah satu kru yang bergabung pada awal perjalanan Topi Jerami. Dirinya merupakan orang yang bergabung dengan Luffy setelah Roronoa Zoro. Meski menjadi salah satu anggota terlama Topi Jerami, Nami justru pernah diduga mengkhianati Luffy.

Dalam Baratie Arc, Topi Jerami harus berhadapan dengan Dracule Mihawk, salah satu Shichibukai, dan Bajak Laut Krieg. Ketika kru sibuk bertarung, Nami tiba-tiba membawa kabur Going Merry beserta harta milik Topi Jerami. Di sini, penggemar sempat menduga bahwa Nami telah mengkhianati Luffy.

Ditambah, Nami juga memiliki reputasi yang buruk di dunia bajak laut. Dirinya dikenal sebagai Kucing Pencuri dan sudah mengkhianati banyak kru untuk mencuri harta mereka. Meski begitu, Luffy tetap percaya jika Nami memiliki alasan kenapa melakukan hal tersebut.

Ketika Topi Jerami menyusul Nami ke Desa Cocoyasi, terungkap bahwa Nami terpaksa melakukan hal tersebut. Nami menjadi pencuri karena dirinya berusaha membeli kembali desanya dari Arlong. Mengetahui hal tersebut, Luffy langsung mengalahkan Arlong untuk membebaskan kampung halaman Nami.

2. Nico Robin

Robin menembak Iceburg. (dok. Toei Animation/One Piece)

Sejak Nico Robin bergabung dengan Topi Jerami, arkeolog yang satu ini memang selalu terlihat mencurigakan. Sebagai penyintas Insiden Ohara, Robin telah bergabung dengan banyak kru bajak laut. Namun, Robin selalu berakhir mengkhianati mereka demi bertahan hidup.

Kecurigaan terhadap Robin semakin menguat ketika seri memasuki Water 7 Arc. Di sini, Robin tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Lebih mencurigakannya lagi, Robin terlihat bersama CP9 dan sempat mencoba membunuh Iceburg.

Namun, bukan Luffy namanya jika tidak percaya pada krunya. Meski pengkhianatan Robin terlihat sangat jelas, Luffy tetap percaya jika Robin memiliki alasan. Benar saja, Robin sebenarnya sengaja menyerahkan diri ke CP9 untuk melindungi Topi Jerami.

Mengetahui krunya sedang dalam bahaya, Luffy langsung membawa Topi Jerami ke Enies Lobby untuk menyelamatkan Robin. Di sana, sempat terjadi adegan dramatis karena Robin sempat menolak untuk diselamatkan. Namun, melihat Luffy yang tidak menuntut apa-apa selain bertahan hidup, Robin mengungkapkan keinginannya untuk berlayar bersama Topi Jerami.

3. Sanji

Sanji menendang Luffy. (dok. Toei Animation/One Piece)

Jika dibandingkan Nami dan Robin, pengkhianatan Sanji jadi yang paling jelas. Ketika kru tiba di Pulau Zou, Sanji tiba-tiba dibawa ke Pulau Whole Cake untuk dinikahkan dengan Charlotte Pudding, salah satu putri Big Mom. Di sini, terungkap bahwa Sanji sebenarnya adalah anak dari Vinsmoke Judge.

Saat itu, Judge sedang berusaha untuk menjalin hubungan kerja sama dengan Big Mom. Sebagai syarat dari kerja sama mereka, Judge harus menjodohkan salah satu anaknya dengan putri Big Mom. Karena alasan tersebut, Judge memaksa Sanji untuk menikah dengan Pudding.

Setelah Luffy dan krunya susah payah memasuki wilayah sang Yonko, Luffy tidak mendapatkan apa-apa selain pengkhianatan. Ketika Luffy datang untuk menyelamatkan Sanji, sang koki justru malah menghina Luffy dengan mengatakan bahwa Sanji tidak pernah mengenal bajak laut rendahan tersebut. Tak hanya itu, Sanji bahkan menendang wajah Luffy untuk membuat pengkhianatannya terlihat semakin kuat.

Meski begitu, Luffy sadar bahwa Sanji sedang berada di posisi yang serbasalah. Sanji tidak bisa menolak pernikahan politik tersebut karena Judge dan Big Mom mengancam akan membunuh Zeff. Karena itu, Luffy bersikeras untuk tetap menyelamatkan Sanji meski sang koki terlihat telah mengkhianatinya.

Kasus ketiga karakter di atas menjadi alasan kenapa kru Topi Jerami memiliki loyalitas yang sangat tinggi kepada Luffy. Bagaimana tidak, Luffy selalu percaya pada krunya meski mereka tampak sudah mengkhianatinya. Tentunya, hal tersebut merupakan sebuah mentalitas yang tidak dimiliki oleh kapten lain. Jadi, bagaimana menurutmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎