Lafa Pratomo dalam konferensi pers Garis Tegak pada Kamis (30/7/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
Selama kurang lebih 12 tahun berkarya, Lafa Pratomo telah menciptakan sekitar 216 lagu untuk berbagai musisi Indonesia. Meski kini merilis album atas namanya sendiri, ia menegaskan tidak memiliki keinginan untuk tampil sebagai penyanyi. Secara terang-terangan, ia menuturkan bahwa tidak suka dengan suaranya sendiri.
"Pada dasarnya gue pengin punya satu album arsip dalam hidup gue. Bentuknya album, tapi sebagai produser album, bukan penyanyi," ujar Lafa.
Ia menambahkan, "Di saat yang bersamaan gue gak suka sama suara gue. Aneh banget kalau gue nyanyi. Jadi gue ajak teman-teman buat bantuin gue bikin album."
Album Garis Tegak menjadi proyek perdana Lafa sebagai produser utama yang mempertemukan 12 musisi lintas genre. Kolaborasi tersebut terdiri dari Feby Putri x Matter Mos, Nadhif Basalamah x Hursa, Ari Lesmana x White Chorus, Isyana Sarasvati x Jason Ranti, Bilal Indrajaya x The Jansen, serta Hindia x Banda Neira. Seluruh lagunya akan dirilis secara bertahap setiap bulan, dengan duet Feby Putri dan Matter Mos sebagai pembuka lewat "Seperti Angka 8" yang rilis pada 4 Agustus 2026 mendatang.