5 Lagu Kontroversial yang Sempat Dicekal di Irlandia, Kenapa?

- Sejumlah lagu di Irlandia pernah dilarang tayang, terutama pada masa The Troubles, karena dinilai memicu konflik, membenarkan kekerasan, atau mendukung kelompok paramiliter.
- “The Patriot Game”, “The Helicopter Song”, dan “The Men Behind the Wire” dicekal karena mengangkat IRA, pelarian tahanan, serta penahanan tanpa pengadilan yang dianggap berpotensi menghasut.
- Pelarangan juga menyasar “Seven Drunken Nights” karena lirik seksual, serta “They Never Came Home” karena dinilai dapat memengaruhi proses hukum tragedi Stardust.
Musik sering menjadi media bagi musisi untuk menyampaikan kritik, keresahan, hingga pandangan politik. Namun, tidak semua lagu diterima dengan baik oleh pemerintah atau lembaga penyiaran. Di Irlandia, sejumlah lagu pernah dilarang diputar karena dianggap dapat memicu kontroversi, mengganggu ketertiban, atau bahkan memengaruhi situasi politik yang sedang memanas.
Sebagian besar lagu yang dicekal lahir pada masa konflik The Troubles, ketika ketegangan antara berbagai kelompok di Irlandia dan Irlandia Utara masih berlangsung. Namun, ada pula lagu yang dilarang karena liriknya dinilai terlalu vulgar atau berpotensi memengaruhi proses hukum. Berikut lima lagu yang sempat dicekal di Irlandia beserta alasan di balik larangan tersebut.
1. "The Patriot Game" – Dominic Behan
Dirilis pada masa ketika konflik di Irlandia masih menjadi isu sangat sensitif, "The Patriot Game" karya Dominic Behan langsung menarik perhatian publik. Lagu balada ini mengenang Fergal O'Hanlon, seorang anggota IRA yang tewas dalam operasi tahun 1957. Melalui liriknya, Behan mencoba menggambarkan sudut pandang seseorang yang terlibat dalam perjuangan bersenjata, sekaligus mengkritik sejumlah tokoh politik Irlandia.
Pemerintah Irlandia menganggap isi lagu tersebut berpotensi membenarkan aksi kekerasan dan memicu simpati terhadap kelompok bersenjata. Karena alasan itu, lagu ini dilarang disiarkan dengan mengacu pada Section 31 of the Broadcasting Act, aturan yang kala itu sering digunakan untuk membatasi penyebaran materi yang dianggap dapat mengobarkan konflik.
2. "The Helicopter Song" – The Wolfe Tones
The Wolfe Tones dikenal sebagai grup musik folk yang kerap mengangkat tema sejarah dan politik Irlandia. Salah satu lagu mereka yang paling kontroversial adalah "The Helicopter Song", yang menceritakan pelarian tiga tahanan IRA menggunakan helikopter dari Penjara Mountjoy pada tahun 1973. Peristiwa tersebut menjadi berita besar dan memicu perdebatan di seluruh negeri.
Karena dianggap memuji aksi pelarian tersebut, lagu ini langsung dilarang diputar di radio dan televisi. Ironisnya, pelarangan itu justru membuat popularitas lagu semakin meningkat. Penjualannya melonjak hingga berhasil memuncaki tangga lagu Irlandia selama beberapa pekan. Kasus ini menjadi contoh bahwa upaya sensor terkadang justru membuat rasa penasaran masyarakat semakin besar.
3. "Seven Drunken Nights" – The Dubliners
Tidak semua lagu yang dicekal di Irlandia berkaitan dengan politik. "Seven Drunken Nights" dari The Dubliners justru menuai kontroversi karena dianggap memiliki muatan seksual yang terlalu berani untuk ukuran masyarakat Irlandia pada era 1960-an. Lagu ini mengisahkan seorang suami yang berkali-kali menemukan tanda-tanda perselingkuhan istrinya, tetapi selalu berhasil dikelabui dengan alasan-alasan lucu dan tidak masuk akal.
Meski dibalut humor khas musik folk, isi lagu dianggap terlalu vulgar oleh sejumlah stasiun penyiaran. Pada masa itu, pembicaraan mengenai seks masih dianggap tabu sehingga lagu ini pun dilarang diputar. Jika dirilis pada era sekarang, kemungkinan besar "Seven Drunken Nights" tidak akan lagi dianggap kontroversial karena standar masyarakat terhadap tema dewasa sudah jauh lebih terbuka.
4. "The Men Behind the Wire" – The Barleycorn
"The Men Behind the Wire" lahir sebagai respons terhadap Operation Demetrius pada tahun 1971, operasi militer Inggris yang menangkap dan menahan banyak orang tanpa melalui proses pengadilan. Lagu ini menggambarkan penderitaan para tahanan dan keluarga mereka, sekaligus menyuarakan keresahan masyarakat terhadap situasi yang sedang berlangsung saat itu.
Resonansi lagu ini begitu kuat hingga penjualannya memecahkan rekor di Irlandia. Namun, popularitas tersebut tidak bertahan lama di media penyiaran. RTÉ kemudian melarang lagu ini diputar karena dianggap dapat menghasut masyarakat, mendukung organisasi paramiliter, atau mengancam keamanan negara.
5. "They Never Came Home" – Christy Moore
Christy Moore merupakan penyanyi folk yang dikenal konsisten mengangkat isu sosial dan kemanusiaan dalam karya-karyanya. Salah satu lagunya, "They Never Came Home", dibuat untuk mengenang 48 korban kebakaran Stardust Nightclub pada tahun 1981, salah satu tragedi paling memilukan dalam sejarah Irlandia. Lagu ini menjadi bentuk empati kepada keluarga korban sekaligus pengingat agar tragedi serupa tidak terulang.
Meski memiliki niat mulia, lagu tersebut justru dilarang disiarkan karena saat itu proses hukum terkait tragedi Stardust masih berlangsung. Pihak berwenang menilai isi lagu berpotensi memengaruhi jalannya persidangan sehingga dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap pengadilan (contempt of court).
Bagi Christy Moore, larangan itu tidak mengubah tujuannya menulis lagu, sebab ia menganggap karya tersebut sebagai suara bagi keluarga korban yang sedang mencari keadilan.
Meski pernah dicekal, sebagian besar lagu tersebut justru dikenang sebagai karya penting yang mencerminkan dinamika masyarakat Irlandia pada masanya. Dari kelima lagu tersebut, mana yang paling membuatmu penasaran untuk didengarkan?









![[QUIZ] Siapa Member Tim Passion JKT48 yang Ngajak Kamu Date Nonton Spider-Man Brand New Day](https://image.idntimes.com/post/20260801/upload_860d2eb073fd633b6d500c136573b75f_43c58e22-a170-4267-8d70-04f52cf29450.jpg)










