Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lirik Lagu Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit - Aviwkila

3 min read
Lirik Lagu Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit - Aviwkila
Aviwkila rilis lagu "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit" dan mendapat tekanan (Threads.com/aviwkila)
  • Aviwkila, duo Thana dan Uki, merilis lagu "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit" pada 31 Oktober 2026 sebagai wadah keresahan atas situasi di Indonesia.

  • Lirik lagu disampaikan secara langsung, menyoroti penindasan terhadap suara rakyat, peran buzzer bayaran, pembungkaman, serta hiburan yang membuat masyarakat lupa masalah.

  • Pada 2 November 2026, Aviwkila memilih menepi dari media sosial demi ketenangan dan keamanan keluarga setelah lagunya dilaporkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Permasalahan yang sedang terjadi di Indonesia membuat berbagai lapisan masyarakat menyampaikan kegelisahan mereka, termasuk Aviwkila. Duo Thana dan Uki ini merilis lagu berjudul "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit" pada Sabtu, 31 Oktober 2026 untuk menyampaikan keresahan mereka.

Namun, pada Senin (2/11/2026), Aviwkila merilis pernyataan bahwa akan menepi dari media sosial terlebih dulu demi memprioritaskan ketenangan dan keamanan keluarga, serta mempersiapkan karya terbaru mereka. Namun, lagu "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit" tetap bisa didengarkan melalui berbagai platform.

  1. 1. Lirik Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit - Aviwkila

    Aviwkila rilis lagu "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit" dan mendapat tekanan
    Aviwkila rilis lagu "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit" dan mendapat tekanan (Threads.com/aviwkila)

    Dipaksa sehat di negara yang sakit

    Diam ditindas bersuara dilibas

    Dilibas oleh buzzer-buzzer bayaran

    Yang semua uangnya dari pajaknya rakyat

    Yang kecil saling dibenturkan

    Yang besar dibungkam

    Dan dijadikan kawan

    Rakyatnya dicekoki hiburan

    Dibikin lupa kenyataan

    Kami bersuara bukan karena membenci

    Tapi karena peduli dengan negara ini

    Semoga terang menggantikan yang kelam

    Adil tak lagi tenggelam kembali bersinar

    Kembali bersinar

    Dipaksa sehat di negara yang sakit

    Diam ditindas bersuara dilibas

  2. 2. Lagu Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit menyentil permasalahan yang sedang terjadi di Indonesia

    Aviwkila rilis lagu "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit" dan mendapat tekanan
    Aviwkila rilis lagu "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit" dan mendapat tekanan (Threads.com/aviwkila)

    Thana dan Uki menghadirkan lirik "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit" yang to the point, tanpa kiasan. Lewat bait pertamanya saja, masyarakat Indonesia bisa memahami untuk siapa lirik tersebut ditujukan.

    Ketika negara tidak baik-baik saja, kita sebagai rakyat dituntut untuk terus sehat. Selain itu, jika tidak ingin dilibas oleh para buzzer, kita harus bersuara. Namun, sesuai dengan lirik "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit", suara justru dibungkam. Rakyat dibuat terlena dengan beragam keindahan semu sehingga lupa dengan masalah yang sedang terjadi.

  3. 3. Aviwkila pamit undur diri karena mendapat tekanan, tapi lagu Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit tetap ada

    Aviwkila rilis lagu "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit" dan mendapat tekanan
    Aviwkila rilis lagu "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit" dan mendapat tekanan (Threads.com/aviwkila)

    Melalui Threads-nya, Aviwkila mengumumkan akan mundur sejenak dari hiruk-pikuk bersuara di media sosial. Hal ini lantaran Thana dan Uki harus memprioritaskan ketenangan, sekaligus keamanan keluarga kecil mereka.

    "Untuk saat ini, kami pribadi memilih untuk mengambil jarak sejenak memprioritaskan ketenangan, keamanan keluarga, dan fokus mempersiapkan karya kami yang lainnya. Sebelum kembali bersuara semampunya," tulis @aviwkila pada Senin (2/11/2026).

    Sang musisi juga menyebut beberapa konten di akun mereka telah mendapatkan laporan, penghapusan, serta terkena pelanggaran kebijakan platform. Keputusan mundur ini pun bukan berarti Aviwkila tidak peduli lagi. Berdasarkan diskusi dengan tim manajemen, mereka merasa perlu mempertimbangkan risiko yang mungkin menimpa keluarga mereka. Namun, lagu "Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit" tetap bisa didengar di berbagai platform.

    "Namun, lagunya akan tetap ada. Audio lagu ini tetap tersedia di semua platform digital dan media sosial. Teman-teman tetap bisa mendengarkan dan menggunakan audio ini untuk menyuarakan apa yang ingin kalian perjuangkan," lanjut mereka.

Related Articles

See More