Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Makna Lagu 'Kembang Api Milikku' JKT48, Tentang Apa?

Makna Lagu 'Kembang Api Milikku' JKT48, Tentang Apa?
Gracie JKT48 (instagram.com/jkt48.gracie)
Share Article

Perayaan tahun baru selalu identik dengan kembang api yang dapat memeriahkan suasana dengan cahaya yang berwarna-warni. Kembang api yang bersinar di langit tak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga dapat dimaknai sebagai harapan tinggi yang akan diraih manusia di tahun yang baru.

JKT48 sendiri memiliki lagu berjudul Kembang Api Milikku yang memiliki makna mendalam dengan menggunakan kembang api sebagai elemen utama dalam lagunya. Lagu ini ternyata menceritakan tentang kisah cinta searah, loh! Yuk, simak selengkapnya mengenai lirik dan makna dari lagu Kembang Api Milikku!

  1. 1. Lirik lagu 'Kembang Api Milikku' JKT48

    Malam festival musim panas
    Di saat itu 'ku melihatmu
    Sedang sangat serius main pancingan ikan
    Tampilan yukata yang keren

    Di bawah terangnya lampion
    Cowok yang ada di sebelahmu
    Memeluk erat punggungmu
    Sedang asik bermain

    Entah mengapa 'ku tiba-tiba
    Tidak tahan berada di sana
    Bagaikan aku telah jatuh cinta pada dirimu

    Kembang api itu sangatlah menyedihkan
    Berlangsung sebentar
    Cahaya indah itu hanya masa lalu sesaat

    Kembang api itu sangatlah menyedihkan
    Di langit yang jauh
    Bunga yang mekar pun menghilang dalam keheningan

    Pura-pura tidak menyadari rasa sayang yang ada di lubuk hati
    Hanya teman saja, begitu pikirku
    Kau pun terlihat semakin jauh
    Jealousy

    Berpisah dengan teman-teman
    Jalan sendiri di keramaian
    Suara musik festival terdengar makin jauh
    Jadi semakin terasa sepi

    Semua manusia itu
    Hidup penuh dengan kepalsuan
    Selalu menyembunyikan perasaan sebenarnya

    Aku tahu wajah aslimu itu yang tidak terlihat di sekolah
    Semakin, semakin, semakin menyukaimu

    Kembang api kembali naik ke udara
    Hingga atas langit
    Di dalam hati, kesedihan pun semakin menyebar

    Kembang api kembali naik ke udara
    Musim panas selalu
    Setelah berlalu membuat kita jadi dewasa

    Cinta yang searah akan terus berlanjut
    Meski dirimu bersama siapa pun
    Aku sendirian
    Cintaku padamu hanya bagaikan kembang api yang kecil

    Kembang api itu sangatlah menyedihkan
    Berlangsung sebentar
    Cahaya indah itu hanya masa lalu sesaat

    Kembang api itu sangatlah menyedihkan
    Di langit yang jauh
    Bunga yang mekar pun menghilang dalam keheningan

    Pura-pura tidak menyadari rasa sayang yang ada di lubuk hati
    Hanya teman saja, begitu pikirku
    Kau pun terlihat semakin jauh
    Jealousy

  2. 2. Makna lagu 'Kembang Api Milikku' JKT48

    Gracie JKT48 (instagram.com/jkt48.gracie)
    Gracie JKT48 (instagram.com/jkt48.gracie)

    Lagu Kembang Api Milikku menggunakan sudut pandang dari seorang laki-laki yang tidak sengaja melihat gadis yang disukainya sedang main pancingan ikan di sebuah festival musim panas di malam hari. Setelah dilihat dengan saksama, gadis tersebut ternyata ditemani oleh seorang laki-laki lain yang duduk disampingnya sambil memeluk erat punggungnya. Melihat pemandangan tersebut, tokoh utama dalam lagu ini segera merasa cemburu dan mendadak tidak tahan berada di festival tersebut meski gadis yang disukainya tampak sangat menawan dalam balutan yukata.

    Laki-laki ini memutuskan untuk jalan sendirian di keramaian dan memisahkan diri dengan teman-temannya hingga tak terasa, musik dari festival tersebut terdengar semakin pelan dan membuat suasana menjadi sepi. Laki-laki ini merasa semakin jatuh hati pada pujaan hatinya ketika melihat wajah dan penampilan yang tak pernah dilihatnya saat di sekolah. Meski begitu, laki-laki ini tetap memilih untuk diam karena menurutnya semua manusia hidup dengan penuh kepalsuan dan selalu menyembunyikan perasaan mereka yang sebenarnya. 

    Kembang api yang naik dan menyebar di atas langit seolah menggabarkan bagaimana perasaan sedih laki-laki ini yang kian membesar ketika melihat orang yang disukainya sudah memiliki pasangan. Meski begitu, cinta searah yang dimilikinya akan terus berlanjut dan tak akan pernah pudar meski gadis yang disukainya telah memiliki pendamping. Laki-laki ini kemudian mengibaratkan cintanya kepada perempuan tersebut layaknya kembang api yang terasa sangat menyedihkan karena keindahan cahayanya di langit malam hanya berlangsung sebentar.

    Hal tersebut sejalan dengan perasaan senang laki-laki ini yang hanya berlangsung sesaat ketika melihat gadis yang disukainnya dalam malam festival musim panas, tetapi tak lama dirinya mendapati fakta bahwa gadis tersebut datang bersama kekasihnya. Laki-laki ini hanya bisa berpura-pura tidak menyadari rasa sayangnya dan berusaha menganggap bahwa gadis tersebut hanya teman biasa. Meski begitu, perasaan cemburu tetap melekat kuat ketika mengetahui bahwa dirinya tidak memiliki kesempatan atau peluang besar untuk bisa memiliki gadis tersebut.

  3. 3. Tentang lagu 'Kembang Api Milikku' JKT48

    Gracie JKT48 (instagram.com/jkt48.gracie)
    Gracie JKT48 (instagram.com/jkt48.gracie)

    Kembang Api Milikku merupakan lagu kesebelas dari setlist Gadis-Gadis Remaja milik Team KIII yang dibawakan pada tahun 2014-2015. Setelah dibawakan ulang oleh Team T pada tahun 2018, Gadis-Gadis Remaja menjadi salah satu setlist yang ditampilkan oleh formasi awal JKT48 New Era sejak 2021-2022. Gadis-Gadis Remaja menjadi setlist JKT48 New Era pertama yang melakukan senshuuraku setelah dibawakan hampir 2 tahun lamanya.

    Selain lagunya yang easy listening, Kembang Api Milikku juga mencuri perhatian penggemar karena kostum yang dipakai oleh para membernya. Lagu Kembang Api Milikku dalam setlist Gadis-Gadis Remaja ditampilkan dengan para membernya mengenakan kostum yukata lengkap dengan kipas sebagai properti tambahan.

    Melalui lagu Kembang Api Milikku, JKT48 mengajarkan bahwa kembang api yang biasanya identik dengan perayaan yang bahagia dapat menyimpan kisah sedih bagi seseorang. Apakah kamu salah satu pendengar setia lagu Kembang Api Milikku dari JKT48?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Acha
EditorAcha

Related Articles

See More