Karl mengubah ingatan Eldian. (dok. MAPPA/Attack on Titan)
Sejak ribuan tahun sebelum seri dimulai, Kekaisaran Eldia sudah menjadi pemerintahan paling kejam yang pernah ada. Pada masanya, Kekaisaran Eldia menjadi kekaisaran yang paling ditakuti sekaligus paling dibenci. Bukan tanpa sebab, dulu para Raja Eldia kerap menggunakan kekuatan Titan untuk mendominasi dunia.
Hingga Kekaisaran Eldia dipimpin oleh Karl Fritz, perang Titan akhirnya dihentikan. Namun, gencatan senjata tidak dilakukan melalui cara diplomatis, melainkan menggunakan ancaman. Karl berjanji bahwa Kekaisaran Eldia tidak akan menyerang negara lain lagi menggunakan Titan.
Karl kemudian membawa bangsanya ke Paradis dan menghapus memori mereka menggunakan kekuatan Founding Titan. Hal tersebut ia lakukan demi mengasingkan bangsa Eldia sebagai bukti bahwa Karl menepati janjinya. Di sisi lain, Karl juga mengancam akan melakukan Rumbling jika ada negara yang berani menyerang Paradis.
Selama para Eldian tinggal di Paradis, mereka selalu hidup dalam kebohongan. Pasalnya, Karl mengganti nama marganya menjadi Reiss dan menggunakan raja palsu untuk memimpin Paradis. Hal tersebut dilakukan guna merahasiakan garis keturunan keluarga kerajaan.
Memanipulasi ingatan Eldian tentunya bukan satu-satunya kejahatan besar Kekaisaran Eldia. Di samping itu, mereka juga bertanggung jawab atas pembantaian klan Ackerman. Meski sangat setia pada keluarga kerajaan, Kekaisaran Eldia menganggap Ackerman sebagai ancaman. Pasalnya, Ackerman menjadi satu-satunya klan yang kebal terhadap kekuatan Founding Titan.