Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Penjelasan Ending Film Street Fighter (2026), Ryu Bisa Kalahkan Akuma?

6 min read
Penjelasan Ending Film Street Fighter (2026), Ryu Bisa Kalahkan Akuma?
Still cut Street Fighter (2026) (dok. Paramount Pictures Indonesia/Street Fighter)
  • Di ending film Street Fighter, Ken membebaskan Ryu dari rencana M. Bison menyerap Hado, tetapi konflik lama terungkap: Ryu pernah menghancurkan undangan turnamen pertama milik Ken karena iri.

  • Joe menjadi juara World Warrior Tournament setelah Ken menghilang, tetapi Akuma langsung mengalahkannya. Ryu kemudian menang atas Akuma dengan kemampuan Dark Ryu sebelum Ken menyadarkannya.

  • Bison membawa tubuh Akuma untuk memperkuat Psycho Power dan kabur dari Shadaloo. Adegan mid-credit memperlihatkan Bison menemui Sagat yang berpotensi menjadi sekuel film ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Membawa Street Fighter dari gim yang sangat dikenal di mesin arkade ke layar lebar bukan hanya tentang mempertemukan para karakter dalam satu film, tetapi juga menghidupkan kembali ciri khas yang membuatnya begitu dikenal. Hal tersebut terlihat dalam Street Fighter (2026) lewat desain dan penggambaran karakter, jurus-jurus andalan, hingga sisipan visual bergaya anime. Kalau dibandingkan versi live-action yang rilis 1994, film terbaru ini terasa lebih dekat dengan gimnya.

Walau menghadirkan banyak karakter, Street Fighter tetap memberikan ruang untuk konflik Ryu dan Ken yang menjadi salah satu bagian menarik dari ceritanya. Perselisihan mereka pun tak hanya menghadirkan pertarungan sengit, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan yang mengantarkan film ini menuju akhir. Lalu, bagaimana kisah para petarung tersebut berakhir? Berikut penjelasan ending Street Fighter (2026).

Eits, artikel ini mengandung spoiler untuk mereka yang belum nonton.

  1. 1. Apa yang terjadi dengan Ryu dan Ken?

    Still cut film Street Fighter (2026) (dok. Paramount Pictures/Street Fighter)
    Still cut film Street Fighter (2026) (dok. Paramount Pictures/Street Fighter)

    Setelah mengalahkan Balrog dan Dhalsim, Ken Masters kini makin dekat dengan kemenangannya di World Warrior Tournament kedua buatan Lord Bison alias M. Bison. Ia pun bersiap menghadapi Joe yang menjadi penantangnya di babak final untuk memperebutkan gelar juara. Akan tetapi, Chun-Li langsung bergerak cepat memperingatkan Ken soal rencana Bison terhadap Ryu.

    Jadi, Bison sebenarnya sudah memiliki rencana untuk meningkatkan kemampuan bertarung dengan menyerap kekuatan para petarung lain. Bison pun meyakini bahwa Hado yang dimiliki Ryu adalah kekuatan yang selama ini dibutuhkannya. Apalagi, Ryu merupakan salah satu petarung terkuat yang ada di planet ini. Oleh karena itu, turnamen tersebut dirancang supaya Ryu dapat keluar dari persembunyian untuk ditangkap dan diambil kekuatannya.

    Setelah mengetahui apa yang terjadi sebenarnya, Ken bergegas menyelamatkan Ryu di sel dan berhasil melarikan diri. Akan tetapi, keduanya ditangkap oleh anak buah Bison, hingga kemudian Ken terbangun dan mendapati tubuh Ryu sudah terhubung ke sebuah mesin yang dapat menguras kekuatan Hado-nya. Untungnya, Blanka datang di waktu yang tepat dan membebaskan mereka.

    Walau demikian, konflik sesungguhnya baru terasa di bangku penonton setelah tahu kalau Ryu selama ini menyimpan sebuah rahasia besar yang gak pernah diketahui Ken. Ia memberi tahu Ken bahwa awalnya dia dijadwalkan untuk berkompetisi di World Warrior Tournament pertama. Namun, undangan itu tak pernah sampai ke tangan Ken karena dihancurkan Ryu akibat rasa irinya. Setelah mengetahui itu, Ken dan Ryu pun bertarung. Tensi kian memanas di bawah rintik hujan, hingga akhirnya Ryu mengalahkan Ken dengan Hadouken dan meninggalkannya terluka di sebuah gang sendirian.

  2. 2. Siapa yang menjadi pemenang turnamen buatan M. Bison?

    Still cut Street Fighter (2026) (dok. Paramount Pictures Indonesia/Street Fighter)
    Still cut Street Fighter (2026) (dok. Paramount Pictures Indonesia/Street Fighter)

    Jalannya World Warrior Tournament buatan M. Bison nyatanya gak seseru yang penonton bayangkan. Beberapa karakter pun memilih mengundurkan diri yang membuat Joe otomatis mendapatkan tempat di final.

    Gak sampai di situ, Joe bahkan diputuskan menjadi pemenang World Warrior Tournament kedua setelah lawannya, Ken Masters, menghilang. Usut punya usut, Ken memilih untuk gak ikut babak final karena ingin menyelamatkan Ryu. Walau berhasil menjadi juara, kemenangan Joe pun gak berlangsung lama karena Akuma datang dan menghancurkannya.

    Kemunculan Akuma di atas arena turnamen bukan tanpa alasan. Akuma pun melakukan itu sebagai bentuk menepati janji pada Ryu bahwa ia siap melawan siapa pun pemenang dari turnamen tersebut. Di sisi lain, Joe bukan lawan yang cukup kuat untuk bisa melawan makhluk itu, dan benar saja, Akuma dapat dengan mudah mengalahkan Joe dalam waktu yang sangat singkat.

  3. 3. Apakah Ryu mampu mengalahkan Akuma?

    Still cut Street Fighter (2026) (dok. Paramount Pictures Indonesia/Street Fighter)
    Still cut Street Fighter (2026) (dok. Paramount Pictures Indonesia/Street Fighter)

    Setelah mengalahkan Ken dan meninggalkannya di gang, Ryu langsung bergerak ke arena turnamen World Warrior untuk bertemu Akuma. Pertemuan itu pun menghasilkan pertandingan yang sesungguhnya, antara Ryu dan Akuma.

    Di saat yang bersamaan, Chun-Li, yang sudah berhasil mengalahkan Vega dan Juli setelah berkonfrontasi dengan Bison terkait kematian ayahnya, kemudian menyelamatkan Ken. Setelah itu, Mereka pun pergi dan menemukan Ryu yang sedang bertarung dengan Akuma di arena turnamen.

    Di bawah kendali kekuatan gelap yang mengubahnya menjadi Dark Ryu, Ryu akhirnya berhasil mengalahkan Akuma. Namun, Ryu rupanya masih belum mampu melepaskan kekuatan tersebut yang membuat Ken tak punya pilihan lain untuk menghentikannya.

    Dengan kemampuannya, Ken melepaskan Hadouken yang hampir mematikan kepada Ryu. Beruntung serangan itu tidak membuat Ryu meninggal dunia di tempat. Ken berhasil membangunkan Ryu yang pingsan dengan menyanyikan lagu favorit mereka, "What's Up?" dari 4 Non Blondes.

  4. 4. Apa yang Bison lakukan terhadap Akuma?

    Poster karakter M. Bison di film Street Fighter (2026) (streetfightermovie.com)
    Poster karakter M. Bison di film Street Fighter (2026) (streetfightermovie.com)

    Akibat serangan kekuatan Dark Ryu, Akuma jadi terluka parah dan tergeletak tak berdaya. Akan tetapi, Bison memiliki rencana lain dan memilih membawa pergi tubuh Akuma bersamanya. Tampaknya ia berniat mengambil sisa kekuatan makhluk iblis itu yang bisa dimaksimalkan untuk memperkuat Psycho Power-nya.

    Sadar Bison membawa Akuma, Ryu bersama Ken, Chun-Li, serta Dan Hibiki memutuskan untuk mengejar mereka. Namun, usaha Ryu dan kawan-kawan untuk mengejar terasa terlambat karena Bison dengan anak buahnya sudah selangkah lebih jauh melarikan diri. Bahkan, Cammy menghancurkan kendaraan mereka dengan peluncur roket. Inilah yang membuat Bison semakin mudah melarikan diri dari kejaran Ryu.

    Meski begitu, Ken, Ryu, Dan Hibiki, dan Chun-Li gak langsung menyerah begitu saja. Mereka pun meninggalkan Shadaloo dengan berjalan kaki dan mencoba menumpang mobil lain yang lewat. Beruntung, mobil yang ditumpangi Guile dan Dhalsim mau berhenti, sehingga mereka dapat mengejar Bison yang telah membawa Akuma pergi.

  5. 5. Apakah Sagat akan kembali dan bagaimana potensi sekuelnya?

    Still cut Street Fighter (2026) (dok. Paramount Pictures Indonesia/Street Fighter)
    Still cut Street Fighter (2026) (dok. Paramount Pictures Indonesia/Street Fighter)

    Menurut saya, Street Fighter tampak tidak memiliki adegan yang benar-benar mengakhiri kisah mereka secara tuntas di film ini. Penonton justru disajikan dengan akhir cerita yang berpotensi dikembangkan sebagai sekuel untuk film selanjutnya. Bagian itu terlihat jelas pada satu adegan mid-credit scene yang diputarkan di bioskop.

    Adegan itu tampak membawa penonton menuju sebuah pantai atau hutan terpencil. Di sana, Bison bersama anak buahnya muncul di hadapan seorang pria dengan penutup mata dan bekas luka di dada. Ternyata, pria tersebut tidak lain adalah Sagat yang berhasil dikalahkan Ryu di World Warrior Tournament pertama. Meski durasi adegan itu gak terlalu lama, tampaknya Bison ingin merekrut Sagat untuk melakukan rencana jahatnya. Bagian tersebut menjadi menarik karena Sagat sepertinya memiliki dendam tersendiri terhadap Ryu.

    Lantas, apakah ini menjadi pertanda kalau Sagat akan kembali di sekuel? Well, jawabannya masih belum diketahui secara pasti. Namun, dengan hadirnya post-credit scene tersebut, tampaknya Sagat bakal berpotensi menjadi bagian penting dalam sekuel, apabila nantinya benar-benar terwujud.

    Sejauh ini, ada laporan beredar yang menyebut Street Fighter 2 sudah mulai ditulis. Kitao Sakurai sebagai sutradara juga sudah mengatakan kepada MovieWeb kalau ada banyak potensi yang belum dieksplorasi dan ingin mereka perdalam lagi pada sekuel mendatang. Namun, itu semua akan bergantung pada reaksi penonton terhadap film Street Fighter.

    "Ini adalah sesuatu yang sedang kami pikirkan dan kembangkan. Aku tidak ingin mengatakan apa pun yang mengikat kami. Ini juga bergantung pada bagaimana reaksi orang terhadap yang satu ini, dan apakah mereka, kamu tahu, mendukung visi cerita ini. Kami jelas memiliki banyak ide, dan kami sedang menulis saat ini, tetapi kamu tahu, aku tidak ingin membuat janji apa pun tentang apa yang akan kami lakukan," katanya.

    So, kita nantikan saja update selanjutnya mengenai sekuel Street Fighter hanya di IDN Times.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More