Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Penjelasan Film Ending Film Rajah, Sama dengan Sejarah?

Penjelasan Film Ending Film Rajah, Sama dengan Sejarah?
Cuplikan film Rajah (dok. 852 Films/Rajah)

Film Rajah atau Edge of the World (2021) menyoroti kisah kehidupan James Brooke, Rajah Putih pertama yang memerintah Sarawak pada abad ke-19. Kisah keberaniannya diceritakan dalam novel C. S. Godshalk berjudul "Kalimantaan," serta menginspirasi film perang, seperti Apocalypse Now (1979).

Di akhir film Rajah, James membuat keputusan besar yang menentukan nasib Sarawak dengan menyerahkan takhtanya kepada Charles Brooke, sang keponakan. Penasaran kelanjutannya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler!

1. James menjadi "barbar" demi memenangkan perang

Film Rajah, dibintangi Jonathan Rhys Meyers dan Atiqah Hasiholan (dok. 852 Films/Rajah)
Film Rajah, dibintangi Jonathan Rhys Meyers dan Atiqah Hasiholan (dok. 852 Films/Rajah)

Sepanjang film, James (Jonathan Rhys Meyers) menolak praktik-praktik yang dianggap barbar, seperti perburuan kepala dan perbudakan yang dipimpin oleh Pengiran Mahkota (Bront Palarae). Setelah dinobatkan sebagai Rajah Putih, ia coba menghapus tradisi tersebut.

Namun setelah kematian sepupunya, Arthur Crookshank (Dominic Monaghan) dan Pengiran Badaruddin (Samo Rafael), ia menyadari satu hal: "Untuk menguasai hutan, aku harus mencintai hutan. Semuanya; keindahannya dan pertumpahan darahnya."

Kematian mereka menghancurkan mentalnya dan memaksanya untuk memilih jalan yang lebih kejam. James pun "merangkul" sisi gelapnya. Pada akhirnya, ia membunuh Mahkota dan memenggal kepalanya demi mengakhiri pemberontakan.

2. Kuasa Sarawak diberikan kepada Charles Brooke

Cuplikan film Rajah (dok. 852 Films/Rajah)
Cuplikan film Rajah (dok. 852 Films/Rajah)

Setelah memenggal Makota, James menyadari ia telah melanggar kode moral yang selama ini ia pegang. Dalam batinnya, James merasa bahwa raja yang melakukan hal tersebut tidak layak memimpin. Meskipun memenangkan perang, kemenangan itu terasa pahit baginya.

James menganggap dirinya tidak lagi pantas untuk menjadi pemimpin Sarawak, karena sudah berubah menjadi sosok yang ia benci. Pada momen yang emosional, James memberikan cincin milik Badaruddin kepada keponakannya, Charles Brooke (Otto Farrant).

Adegan ini menandakan bahwa James menyerahkan takhta dan tanggung jawab kepada Charles. Ia percaya bahwa Charles, yang masih polos dan memiliki kompas moral yang lebih baik, lebih pantas memimpin Sarawak di masa mendatang.

3. Ending Rajah menurut sejarah

Jonathan Rhys Meyers dan Atiqah Hasiholan di film Rajah (dok. 852 Films/Rajah)
Jonathan Rhys Meyers dan Atiqah Hasiholan di film Rajah (dok. 852 Films/Rajah)

Rajah mengakhiri ceritanya dengan mencerminkan peristiwa sejarah yang sesungguhnya. Setelah penyerahan takhta kepada Charles Brooke, Charles melanjutkan pemerintahan James dan dikenal sebagai Rajah Sarawak kedua.

Bedanya, dalam catatan sejarah, Charles baru memerintah setelah James meninggal di tahun 1868. Garis keturunannya masih berlanjut hingga ke generasi selanjutnya, sebelum akhirnya Jepang menginvasi Malaysia selama Perang Dunia II.

Film ini memberikan kita pelajaran mendalam tentang bagaimana seseorang yang penuh idealisme pun bisa dirusak kekuasaan. Rajah sedang tayang di bioskop kesayangan kalian.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Shandy Pradana
Zahrotustianah
Shandy Pradana
EditorShandy Pradana
Follow Us

Latest in Hype

See More

3 Film dan Series Ton Tonhon di Netflix, Terbaru The Red Line

02 Apr 2026, 15:19 WIBHype