Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Godzilla Minus Zero (dok. Toho/Godzilla Minus Zero)
  • Takashi Yamazaki mengungkap duel Godzilla melawan King Ghidorah di Godzilla Minus Zero terinspirasi dari dua kucing peliharaannya yang kadang bermain hingga berkelahi.

  • Yamazaki merancang klimaks sebagai pertarungan sampai mati, memakai perilaku hewan buas yang mencabik lawan sebagai referensi untuk kekerasan eksplisit kedua kaiju.

  • Sutradara itu merasa Godzilla tampak seperti kucing yang di-bully oleh Ghidorah; film sekuel ini tayang di Indonesia sejak 4 November 2026 dengan klasifikasi R13.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Siapa sangka salah satu pertarungan monster paling brutal dalam Godzilla Minus Zero (2026) justru terinspirasi dari tingkah dua ekor kucing? Sutradara sekaligus penulis naskah Takashi Yamazaki mengungkapkan bahwa kebiasaan kedua kucing peliharaannya yang sesekali bertengkar menjadi referensi untuk merancang duel antara Godzilla dan musuh bebuyutannya, King Ghidorah.

Dalam wawancara bersama IGN, Sabtu (7/11/2026), Yamazaki menjelaskan bagaimana interaksi dua kucing tersebut membantunya membayangkan pertarungan kaiju yang penuh gigitan, cabikan, hingga adegan berdarah. Inspirasi sederhana ini ternyata melahirkan salah satu klimaks paling brutal dalam sejarah film Godzilla. Begini ceritanya!

Spoiler alert! Artikel ini akan membahas adegan film Godzilla Minus Zero (2026).

1. Takashi Yamazaki terinspirasi kucing untuk pertarungan Godzilla dan King Ghidorah

Godzilla Minus Zero (dok. Toho/Godzilla Minus Zero)

Pertarungan Godzilla melawan King Ghidorah menjadi salah satu adegan yang ditunggu-tunggu dalam Godzilla Minus Zero. Duel kedua monster tersebut tidak hanya menampilkan kehancuran kota dalam skala besar, tetapi juga memperlihatkan kekerasan fisik secara eksplisit. Uniknya, inspirasi di balik koreografi pertarungan tersebut ternyata berasal dari dua kucing peliharaan Takashi Yamazaki.

"Jadi, saya punya dua kucing. Dan sebagian besar waktu, mereka sangat baik dan suka bermain satu sama lain, tetapi pada kesempatan langka saya tidak tahu apakah mereka melewati batas antara bermain dan berkelahi sungguhan. Saat melihat dua makhluk yang sedang berkelahi, saya jadi teringat pada kucing-kucing saya," kata Yamazaki.

Inspirasi tersebut terasa menarik ketika melihat bagaimana King Ghidorah diperkenalkan dalam film. Monster berkepala tiga itu terlihat mengintai manusia yang berusaha melarikan diri di antara bangunan, seperti kucing yang sedang mengincar mangsanya sebelum menerkam.

Setelah menghancurkan kota menggunakan semburan petirnya, Ghidorah bahkan terlihat beristirahat di kawah gunung. Adegan tersebut memberikan kesan bahwa monster raksasa itu memiliki perilaku predator yang tidak jauh berbeda dari kucing ketika selesai berburu.

2. Yamazaki ingin pertarungan Godzilla dan King Ghidorah terasa seperti "death match"

Godzilla Minus Zero (dok. Toho/Godzilla Minus Zero)

Saat merancang klimaks film, Yamazaki juga ingin memastikan bahwa pertarungan Godzilla dan King Ghidorah benar-benar terasa seperti duel hidup dan mati, bukan sekadar adu kekuatan dua apex predator.

"Saat menulis naskah untuk Godzilla Minus Zero, saya ingat pernah menulis, 'Ini adalah pertarungan sampai mati.' Ada duel di antara keduanya, dan pertarungan sampai mati berarti salah satu dari mereka pasti akan tewas," kata Yamazaki.

Ia kemudian membayangkan bagaimana dua kaiju itu akan bertarung jika benar-benar berada dalam situasi tersebut. Yamazaki menggunakan perilaku hewan di alam sebagai salah satu referensi untuk membangun adegan yang terasa lebih brutal dan meyakinkan.

"Jika membayangkan dua makhluk buas yang sama-sama memiliki kemampuan untuk saling membunuh, lalu mereka benar-benar bertarung habis-habisan, apa yang akan terjadi? Di alam liar pun, mereka akan mencabik-cabik daging lawan hingga melemahkannya, sampai akhirnya bisa melancarkan serangan pamungkas untuk mengakhiri hidup lawan. Jadi, terasa wajar jika para kaiju pun berperilaku serupa dalam sebuah pertarungan sampai mati," imbuhnya.

Pendekatan tersebut membuat pertarungan kedua kaiju terasa berbeda dari duel monster yang biasanya hanya mengandalkan pukulan, semburan energi, atau bangunan yang hancur. Menariknya, Godzilla Minus Zero juga menjadi film Godzilla pertama yang mendapatkan klasifikasi R-rated di Amerika Serikat. Kekerasan eksplisit dalam pertarungan Godzilla dan Ghidorah menjadi salah satu alasannya.

3. Lucunya, Yamazaki merasa Godzilla seperti kucing yang di-bully

Godzilla Minus Zero (dok. Toho/Godzilla Minus Zero)

Meski merancang pertarungan yang brutal, Yamazaki ternyata memiliki perasaan berbeda ketika melihat hasil akhirnya. Ia justru merasa sedikit kasihan kepada Godzilla karena monster ikonis tersebut terlihat seperti kucing yang sedang dirundung oleh lawannya.

"Saat memikirkan gagasan bahwa kematian adalah sesuatu yang tak terelakkan, rasanya mustahil untuk tidak membayangkan kekacauan yang akan terjadi setelahnya. Namun di saat yang sama, melihatnya terasa begitu menyakitkan dan menyedihkan karena saat saya melihat Godzilla, rasanya hampir seperti melihat seekor kucing yang sedang di-bully," candanya.

Yamazaki kemudian kembali menghubungkan pandangannya tersebut dengan kebiasaan mengamati kedua kucing peliharaannya di rumah.

"Sejak memelihara dua ekor kucing dan sering mengamati mereka, saya jadi punya semacam 'penyakit'-apa pun yang sedang berkelahi di depan mata, selalu terlihat seperti dua ekor kucing yang sedang bertengkar," pungkas Yamazaki.

Terlepas dari inspirasi yang terdengar menggemaskan tersebut, hasil akhirnya justru menjadi salah satu pertarungan kaiju paling brutal dalam waralaba Godzilla. Godzilla Minus Zero sendiri merupakan sekuel Godzilla Minus One (2023) yang kembali disutradarai oleh Takashi Yamazaki. Film ini sudah tayang di bioskop Indonesia sejak 4 November 2026 dengan durasi 135 menit dan klasifikasi usia R13.

Jadi, buatmu yang penasaran bagaimana tingkah dua kucing bisa menginspirasi duel monster raksasa, jangan lewatkan Godzilla Minus Zero di bioskop. Jangan lupa baca dulu ulasan filmnya di IDN Times, ya!

Editorial Team

Related Article