Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Review Serial Thailand Scarlet Heart Ullavee, Seseru Versi Koreanya?

3 min read
Review Serial Thailand Scarlet Heart Ullavee, Seseru Versi Koreanya?
Still cut serial Thailand Scarlet Heart Ullavee (YouTube.com/GMMTV OFFICIAL)

Apakah kamu siap mengalami trauma berat Scarlet Heart sekali lagi? Banyak penikmat drama Korea memilih Scarlet Heart Ryeo (2016) sebagai judul yang paling bikin mereka gak bisa move on. Bahkan beberapa mengaku tidak sanggup menonton ulang drakor ini, karena akhir kisah Wang So (Lee Joon Gi) dan Hae Soo (IU).

Seakan menabur garam di luka yang belum sembuh, GMMTV menghadirkan Scarlet Hearts Ullavee (2026) yang diadaptasi dari novel aslinya berjudul Bu Bu Jing Xin karya Tong Hua. Meski berpotensi menorehkan luka lagi, apakah kamu tetap berminat menonton Scarlet Heart Ullavee (2026)? Kalau belum yakin, simak ulasannya terlebih dahulu, yuk!

Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler, ya!

  1. Sinopsis serial Thailand Scarlet Heart Ullavee

    Na Boon (Tu Tontawan) suatu hari terbangun di sebuah tempat asing bernama Ullavee. Kota bernama Ullavee itu hanya pernah Na Boon dengar di buku-buku sejarah yang pernah ia baca.

    Setelah menyadari ini bukan mimpi, Na Boon yang disapa Fong Nuan mulai menjalani hidupnya di Ullavee. Di sana, ia berinteraksi dengan para pangeran Kerajaan Ullavee yang memiliki nasib mengerikan di masa depan. Apakah Na Boon bisa kembali ke timeline waktunya?

    Scarlet Heart Ullavee
    2026
    4/5
    Directed by Fon Kanittha Kwunyoo
    Producer

    X Nuttapong Mongkolsawas, Kai Sita Vosbein, Ako Supaporn Lertthitiverakarn

    Writer

    Nuttiya Sirakornwilai, Bibi Phoutida Nosavan, Muanfhun Chaonua, H. R. Rachel

    Age Rating

    13+

    Genre

    Drama, Romance, Fantasy, Historical

    Duration

    50 - 70 Minutes

    Release Date

    4 November 2026

    Theme

    Adaptation, Time Travel

    Production House

    GMMTV

    Where to Watch

    YouTube GMMTV, One31, OneD

    Cast

    Tu Tontawan, Win Metawin, Nanon Korapat, Tay Tawan, Fourth Nattawat, Phuwin Tansakyuen, Perth Tanapon, Force Jiratchapong

  2. Trailer serial Thailand Scarlet Heart Ullavee

    Cuplikan serial Thailand Scarlet Heart Ullavee

  3. Review serial Thailand Scarlet Heart Ullavee

  4. 1. Setuju sama jawaban Nanon, daya tarik Scarlet Heart Ullavee ada pada jajaran pemainnya

    Sebelum menonton Scarlet Heart Ullavee (2026), saya sempat melihat interview cast utama serial ini dengan wartawan Thailand. Ketika ditanya apa daya tarik Scarlet Heart Ullavee (2026), dengan semangat, ceriwis, dan sedikit bernada tinggi, Nanon Korapat, pemeran Pangeran Saen Thep menjawab, "Daya tarik? Memang kita ini gak menarik, ya?"

    Saya setuju dengan jawaban Nanon yang kesannya seperti bercanda, tapi sebenarnya curhat soal kesulitan syuting Scarlet Heart Ullavee (2026). Dia berkata, kalau diingat-ingat, proses menyelesaikan syuting ini justru bikin nangis. Bagaimana tidak? Ekspektasi yang diberikan penonton pasti cukup tinggi, karena serial ini merupakan adaptasi novel populer dan jajaran pemainnya kelas A dari GMMTV.

    Bagi saya yang jarang menonton serial Thailand, kemunculan mereka sebagai para karakter utama saja sudah menjadi daya tarik. Mereka juga mampu memberikan penggambaran menyegarkan, tapi tetap mengingatkan kita dengan karakter di versi drama Korea.

  5. 2. Terlepas dari kontroversi budaya, desain produksi Scarlet Heart Ullavee memang indah dan memanjakan mata penonton

    Sebelum Scarlet Heart Ullavee (2026) tayang, serial ini sempat terseret kontroversi karena mengadaptasi perpaduan budaya Thailand, China, dan Myanmar. Setelah merilis permintaan maaf, tim produksi pun mengubah judul Scarlet Heart Thailand menjadi Scarlet Heart Ullavee, agar sesuai dengan statement mereka, bahwa latar serial ini adalah fiktif belaka.

    Terlepas dari kontroversi tersebut, saya patut memuji desain produksi yang disuguhkan Scarlet Heart Ullavee (2026). Kota fiktif bernama Ullavee digambarkan sebagai tempat yang indah dan sakral. Bahkan jika berada di Thailand, saya ingin mengunjungi lokasi syuting tersebut. Selain itu, serial ini juga menyuguhkan wardrobe indah, serta budaya-budaya lain, seperti tarian hingga upacara adat.

  6. 3. Apakah menonton Scarlet Heart Ullavee sepadan, meski harus membuka luka lama?

    Disclaimer, setidaknya dua episode perdana Scarlet Heart Ullavee (2026) masih aman untuk kamu saksikan. Kamu akan disuguhkan adegan perkenalan yang terkadang mengocok perut, khususnya saat kemunculan Fong Nuan (Tu Tontawan) di layar.

    Apakah serial ini berpotensi membuka luka lama? Tentu saja! Lantaran alur ceritanya tidak berbeda jauh dengan Scarlet Heart Ryeo (2016) yang bakal menyuguhkan konflik perebutan takhta dan pembantai para pengeran.

    Namun, menurut saya menonton Scarlet Heart Ullavee (2026) tetap worth it, meski berpotensi bikin kamu trauma lagi. Soalnya serial ini menyajikan pengemasan yang menyegarkan dan kita bisa sama-sama berdoa, siapa tahu ending-nya lebih mirip Scarlet Heart 2 versi China. Menilik sinopsisnya, male lead yang meninggal, akhirnya bereinkarnasi dan memulai perjalanan baru dengan female lead-nya, lho!

Related Articles

See More