12 Profesi Impian Murid Tadika Mesra, Ada yang Ingin Jadi Pembalap F1!

- Artikel mengulas 12 murid Tadika Mesra dalam Upin & Ipin beserta profesi impian mereka, dari astronaut, pembuat roket, chef, guru, hingga pebisnis.
- Sejumlah karakter memiliki cita-cita yang konsisten, seperti Fizi sebagai petugas kebersihan, Mei Mei sebagai guru, Jarjit sebagai pembawa berita, Mail sebagai pebisnis, dan Ijat sebagai tentara.
- Beberapa cita-cita masih ditafsirkan dari gambar atau episode, termasuk Devi sebagai perawat/dokter, Susanti sebagai diplomat, Nurul sebagai penyanyi, serta Dzul yang ingin menjadi pembalap F1.
Sebagai orang dewasa, kita mungkin selalu merasa kagum saat ada anak kecil atau keponakan yang membahas soal cita-cita impiannya kelak ketika besar nanti. Mendengar celotehan mereka bikin kita teringat masa kecil, di mana dahulu kita juga pernah punya bayangan mengenai profesi ideal yang ingin dijalani. Walau di saat yang sama, kita kerap merasa sedikit pesimis karena sebagai orang dewasa, kita sudah memahami bahwa perjalanan untuk meraih profesi tertentu gak selalu mudah, terutama bagi mereka yang punya keterbatasan dari segi sumber daya, pendidikan, koneksi, maupun asupan gizi.
Tetap saja, banyak orang tua, termasuk diri kita, yang sebisa mungkin tetap memberikan dukungan terbaik kepada anak kecil yang punya mimpi tinggi agar mereka gak pesimis duluan dan menganggap dunia sebagai tempat yang suram. Nah, selain hal tadi, banyak dari kita juga suka membahas cita-cita para tokoh kartun, contohnya seperti para karakter di serial Upin & Ipin. Mayoritas dari kamu mungkin cuma tahu cita-cita si duo botak dan beberapa temannya saja. Padahal, setiap murid kelas Aman di Tadika Mesra nyatanya punya profesi impian mereka masing-masing, lho. Bahkan, ada salah satu teman kelas Upin dan Ipin yang berkeinginan menjadi pembalap F1. Wah, siapa, ya kira-kira?
1. Upin - Astronaut

Upin punya cita-cita menjadi angkasawan atau astronaut (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Mayoritas dari kamu para penonton setia Upin & Ipin, pasti sudah tahu betul kalau cita-cita karakter bocah dengan sehelai rambut ini adalah ingin menjadi astronaut atau di Malaysia lebih dikenal dengan istilah angkasawan. Kemungkinan besar, Upin tertarik mengambil profesi satu ini karena ingin melihat betapa luasnya semesta, merasakan serunya mengembara ke planet lain di luar bumi, serta betapa keren dan bergengsinya profesi ini di mata banyak orang.
Walau tampak berambisi sekali ingin menggapai cita-cita sebagai astronaut, Upin tetaplah bocah biasa yang masih belum sepenuhnya teguh dengan pendirian maupun pilihan hidupnya. Dalam episode "Sedia Menyelamat", ia pernah terang-terangan mengangkat tangannya saat ditanya siapa di antara mereka yang ingin menjadi ahli bomba saat dewasa nanti. Selain itu, di episode "Upin & Ipin Kesayanganku", Upin mengaku kepada Opah ingin menjadi askar alias tentara karena terinspirasi dari pekerjaan ayahnya semasa hidup. Ia ingin membuktikan keseriusannya dengan mengabdi pada negara.
2. Ipin - Pembuat roket

Ipin bercita-cita menjadi pembuat roket demi membantu misi Upin ke luar angkasa (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Ipin pernah mengungkapkan kalau ia ingin sekali menjadi pembuat roket untuk membantu impian saudara kembarnya, Upin, yang ingin menjadi astronaut. Dengan begitu, mereka bisa sama-sama pergi ke luar angkasa. Ipin tampaknya paham betul bahwa seorang astronaut gak bisa begitu saja meluncur ke atas sana tanpa kendaraan canggih yang mendukung. Karena itu, ia membayangkan dirinya menjadi sosok yang membuat roket agar cita-cita sang abang juga bisa terwujud.
Namun, pada episode "Upin & Ipin: Angkasa" musim 8, terlihat juga bahwa Ipin turut mengikuti jejak sang abang dengan turut menjadi astronaut, meski hanya diperlihatkan melalui sebuah adegan imajinasi. Selain itu, sama seperti Upin yang masih tampak plin-plan soal cita-cita, Ipin juga pernah ingin menjadi ahli bomba alias petugas pemadam kebakaran sekaligus penyelamat warga.
3. Ehsan - Celebrity chef

Ehsan ingin jadi seorang celebrity chef (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Alasan Ehsan memilih chef sebagai profesi impiannya sebenarnya cukup sederhana. Ia memang datang dari keluarga yang cukup berada secara ekonomi dan selalu punya persediaan makanan yang melimpah serta beraneka ragam. Karena itulah, ia ingin sekali menjadi tukang masak agar bisa tetap dekat dengan hal yang paling disukainya, yaitu melahap makanan dan mencicipi aneka kuliner lainnya.
Ehsan juga cukup setia dengan pilihan cita-citanya ini. Tapi, sepertinya ia bukan sekadar menargetkan diri menjadi juru masak biasa di restoran atau hotel berbintang. Melainkan, Ehsan ingin menjadi seorang celebrity chef. Sebab, dalam presentasi cita-citanya, ia seakan-akan menjadi bintang tamu dalam sebuah acara memasak, di mana dirinya bertugas sebagai pemandu sekaligus memperlihatkan tahapan lengkap saat mengolah cake di hadapan para penonton.
4. Fizi - Petugas kebersihan

Fizi punya cita-cita mulia menjadi petugas pengangkut sampah demi menjaga lingkungan tetap bersih dan terbebas penyakit (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Fizi juga termasuk anak yang paling konsisten dengan cita-cita yang diimpikannya. Ia sedari dulu ingin sekali menjadi petugas kebersihan. Saat mempresentasikan cita-citanya, ia mengatakan berniat mengambil profesi tersebut karena kerap prihatin melihat lingkungan perumahan yang kotor dan tak terurus. Karena itu, ia ingin menjadi pihak yang mengangkut sampah dan memastikan lingkungan tempat tinggal para warga tetap bersih, agar lebih elok dipandang sekaligus meminimalkan munculnya berbagai penyakit.
Walau banyak penonton yang mengapresiasi pilihan Fizi karena dinilai mulia dan tak gengsi sama sekali buat mengambil profesi yang kerap diremehkan oleh anak muda. Ada juga yang justru merasa cukup iba melihat situasi bocah satu ini. Mereka beranggapan bahwa mungkin saja alasan lain Fizi memilih pekerjaan sebagai petugas kebersihan adalah karena ia termasuk anak yang realistis dan sudah memahami kondisi ekonominya yang tergolong kekurangan. Karena itu, ia memilih profesi yang menurutnya lebih mudah dimasuki dan gak membutuhkan persyaratan pendidikan tinggi atau keterampilan yang terlalu muluk-muluk.
5. Mei Mei - Guru

Mei Mei bercita-cita menjadi pengajar saat dewasa nanti (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Walau punya amat menyenangi berbagai aktivitas yang identik dengan anak perempuan, Mei Mei tak sama sekali berminat buat menjadi penata rias, koki perempuan, atau dokter. Ia justru tetap punya pendirian kuat untuk menjadi seorang guru demi mencerdaskan generasi selanjutnya. Dibuktikan dari betapa rajinnya ia membaca buku, sifatnya yang mengayomi dan friendly meski belum sepenuhnya dewasa, serta kemampuannya untuk mudah berbaur dengan siapa pun.
Profesi satu ini memang tampak cocok untuk Mei Mei yang terkenal sebagai anak cerdas dan sering terlihat seperti role model yang baik bagi teman-temannya. Meski gak plin-plan soal pilihan pekerjaan, Mei Mei sebenarnya juga pernah menunjukkan ketertarikan pada profesi lain. Hal ini sempat terlihat saat ia bertanya apakah seorang perempuan juga bisa menjadi ahli bomba di episode "Sedia Menyelamat".
6. Jarjit - Pembawa berita

Jarjit teringin sekali menjadi pembawa berita supaya bisa muncul setiap hari televisi (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Saat Jarjit pertama kali memperlihatkan cita-citanya di hadapan Cikgu Jasmin dan semua kawan sekelasnya, dirinya sempat disalahpahami ingin menjadi polisi atau bahkan pencuri. Padahal, bukan kedua profesi tersebut yang ingin ditekuni Jarjit. Bocah berdarah India ini justru berminat menjadi seorang pembawa berita, sesimpel karena ia ingin bisa tampil di depan televisi setiap hari dan namanya dikenal banyak orang.
Cikgu Jasmin yang turut menyimak Jarjit saat mempresentasikan cita-citanya kemudian menasihati muridnya itu agar benar-benar serius dengan pilihannya. Menjadi pembawa berita bukan sekadar tampil di depan kamera, tetapi juga harus mampu menyampaikan informasi secara tepat dan bertanggung jawab, sehingga berita yang dibawakan gak menyesatkan atau berpotensi memicu misinformasi maupun hoaks.
7. Mail - Pebisnis sukses

Mail bercita-cita jadi pebisnis sukses mengikuti jejak orangtuanya (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Dibanding murid Tadika Mesra lainnya, Mail tampak memiliki profesi impian yang paling mungkin tercapai, di mana dirinya ingin menjadi seorang usahawan alias pebisnis yang sukses. Sejak kecil, Mail sudah rutin menemani ibunya berjualan ayam golek di pasar setempat. Mail bahkan telah menjajal berbagai bisnis lain, seperti berjualan jagung bakar, petasan elektrik, buah-buahan lokal, dan masih banyak lagi.
Tentunya, karena sedari dini sudah belajar berbagai hal soal bisnis, mulai dari melayani pelanggan, membuat dan menata produk jualan, menghitung untung rugi, hingga jeli melihat peluang usaha lain, kesempatan Mail untuk berhasil menjadi pebisnis sukses di masa depan cukup terbuka lebar. Tinggal bagaimana orang tuanya terus membimbing dan mendukungnya, termasuk mempersiapkan modal ketika Mail nantinya ingin membangun bisnis sendiri, agar kemampuan berwirausahanya bisa terus berkembang dan cita-citanya untuk sukses secara finansial dapat terwujud.
8. Devi - Perawat atau Dokter

masih belum jelas apakah Devi bercita-cita jadi perawat atau dokter (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Kalau mengamati detail gambar buatannya, sebenarnya masih belum diketahui pasti apakah Devi ingin menjadi nurse alias perawat ataukah seorang dokter. Sebab, baik Devi sendiri maupun pihak di balik animasi Upin & Ipin juga tak pernah mengonfirmasi secara langsung mengenai cita-cita yang ingin dijalani bocah perempuan ini.
Kalau dilihat dari petunjuk lain, Devi pernah bermain dokter-dokteran bersama Mei Mei dalam episode "Kami 1 Malaysia". Tapi, di episode ini pun ia cuma sebatas menjadi asisten dokter, di mana Mei Mei berperan sebagai pihak yang mendiagnosis pasien, sementara Devi bertugas mendampinginya sekaligus mengobati pasien setelah mendapat arahan dari Mei Mei. Kalau menurutmu sendiri, Devi sebenarnya ingin menjadi apa, nih?
9. Susanti - Diplomat

Susanti kemungkinan ingin menjadi diplomat (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Barangkali, banyak dari kamu yang baru sadar kalau Susanti, representasi bocah Indonesia di serial ini, ternyata tak pernah diberi petunjuk jelas mengenai cita-cita yang ingin diraihnya saat dewasa. Bahkan, dalam episode "Bila Besar Nanti", ia tak kebagian screentime untuk menjelaskan profesi yang ingin dijalaninya suatu hari nanti. Nah, walau Susanti sebenarnya berpotensi menjadi apa saja karena ia tergolong anak yang supel, ramah, pandai bergaul, pintar, serta punya orang tua yang amat berkecukupan sehingga bisa memuluskan jalan menuju cita-cita impian.
Namun, kalau melihat gambar yang dibuatnya, Susanti sepertinya ingin menjadi seorang diplomat atau duta yang mewakili hubungan Indonesia dan Malaysia. Hal ini terlihat dari bagaimana ia berdiri di podium di hadapan banyak orang, yang cukup melekat dengan gambaran profesi tersebut. Dengan latar belakangnya sebagai anak keturunan Indonesia yang kini menetap di Malaysia, Susanti jelas punya wawasan yang baik soal dua negara yang hubungan para warganya sering love-hate ini. Menurutmu, Susanti cocok menjadi diplomat atau bekerja di KBRI Malaysia gak, nih?
10. Nurul - Penyanyi

situasi Nurul cukup membingungkan karena ia bercita-cita jadi penyanyi, tapi justru menolak saat disuruh menyanyi oleh Cikgu Melati (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Sebuah cita-cita yang cukup membingungkan untuk dipilih oleh salah satu murid perempuan di Tadika Mesra ini. Padahal, dalam banyak adegan di kelas, Nurul tampak jelas termasuk tipe murid yang pendiam dan gak terlalu membaur dengan murid lain. Ia jarang diperlihatkan mengeluarkan suara, bahkan tak pernah sekalipun melakukan presentasi di depan kelas. Saat diminta menyanyikan salah satu bait lagu "Bangau Oh Bangau" pun, ia justru menolak dan memilih menutup mulutnya dengan tablet pembelajaran. Kalau situasinya saja seperti ini, bagaimana mungkin Nurul bisa menjadi penyanyi di masa depan?
Mungkinkah Nurul adalah tipe anak yang kalau di sekolah cukup pendiam, tetapi di rumah justru lebih terbuka dan bisa bebas jadi dirinya sendiri? Ya, apa pun itu, tentu gak ada yang salah kalau ia ingin menekuni pekerjaan di dunia tarik suara. Hanya saja, yang jadi persoalan ialah masih belum terlalu jelas tipe penyanyi seperti apa yang ingin digeluti Nurul sebagai profesi utamanya. Apakah ia ingin sekadar menjadi penyanyi profesional seperti Raisa atau Isyana Sarasvati, ataukah justru ingin menjadi seorang idol yang gak hanya bernyanyi, tetapi juga memamerkan kemampuan menari dan stage presence yang oke? Kalau melihat detail gambar buatannya, di mana dirinya tampil glamor dengan kacamata hitam dan gaun kuning menyala, sepertinya Nurul gak mengincar profesi penyanyi biasa. Bagaimana menurutmu?
11. Ijat - Tentara

Ijat punya cita-cita yang cukup keren di mana dirinya ingin jadi tentara (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Mungkin benar bahwa tampilan Ijat dari luar sekilas terlihat seperti bocah cupu dan lemah, sehingga agaknya ia kurang cocok memilih profesi yang terlalu menguras fisik atau tergolong berat dilakoni. Tapi, jangan salah, lho. Nyatanya, ia punya impian menjadi tentara saat kelak dewasa nanti. Dilihat dari gambar yang dibuatnya, ia tampak mengenakan seragam hijau lengkap dengan senjata di tangannya, sekaligus efek latar ledakan yang dahsyat.
Sebenarnya, cukup ironis bagi seorang Ijat untuk ingin menjadi tentara, karena dalam banyak episode, ia sering diperlihatkan sebagai anak yang mudah takut, gugup, bahkan panik dalam situasi genting dan darurat. Salah satunya ketika ia mendadak pingsan setelah mendapat pemberitahuan adanya kemunculan api di sekolah dalam episode "Sedia Menyelamat". Mungkin, Ijat memang perlu pelan-pelan belajar mengendalikan rasa takut dan meningkatkan kepercayaan dirinya agar jalan menuju cita-citanya tersebut bisa semakin lancar.
12. Dzul - Pembalap F1

Dzul ternyata bercita-cita menjadi pembalap F1 (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin) Walau Dzul bukanlah karakter pasif dan cukup sering mendapat screentime, apalagi ia punya kalimat ikonik khas di mana dirinya suka mengucapkan "Nenek aku kata....". Tetap saja, latar belakang bocah yang sehari-harinya memakai kaos biru muda ini masih cukup misterius dan gak terlalu banyak dibeberkan. Meski begitu, ada satu petunjuk mengenai cita-cita bocah berambut belah tengah ini. Dzul rupanya ingin sekali menjadi pembalap di ajang Formula 1. Mungkin saja, di rumahnya Dzul sering menonton acara balapan F1 bersama ayahnya sehingga ia tumbuh dengan keinginan untuk menjadi pembalap F1 juga.
Selain itu, Dzul juga pernah mengatakan ingin menjadi juru animasi dalam episode "Terima Kasih Cikgu", saat ada adegan kilas balik ketika Tun yang kala itu menjadi guru tamu di kelas mereka, membuka sesi hari itu dengan mengajukan pertanyaan soal cita-cita yang ingin diambil oleh semua murid kelas Aman. Dzul juga turut menjadi salah satu anak yang mengangkat tangan saat ditanya oleh petugas damkar mengenai siapa yang tertarik menjadi ahli bomba alias petugas pemadam kebakaran ketika dewasa nanti.
Petunjuk awal mengenai cita-cita murid kelas Aman Tadika Mesra memang bisa dilihat dari potret gambar mereka yang ditempel di mading kelas pada ending episode "Bila Besar Nanti". Namun, selayaknya anak kecil pada umumnya, para bocah di serial ini juga masih belum terlalu punya pendirian kuat dan mudah terbawa arus. Ya, pada akhirnya, para karakter bocah di serial Malaysia ini memang terasa sangat relatable dan seperti memperlihatkan kembali potret diri kita saat masih kecil dulu. Bukan begitu?




















