5 Film Horor Modern yang Diprediksi Jadi Cult Classic

- Lima film horor modern—Companion, Malignant, Watcher, Doctor Sleep, dan Possessor—dinilai berpotensi menjadi cult classic karena punya karakteristik khas serta peluang ditemukan kembali penonton.
- Companion menonjol lewat kisah robot pendamping dan performa Sophie Thatcher; Malignant membangun basis penggemar melalui twist besar, gaya campy, dan perubahan cerita tak terduga.
- Watcher mengandalkan paranoia, sementara Doctor Sleep dan Possessor belum meraih hasil box office besar meski menawarkan kelanjutan The Shining, visual kuat, serta body horror berani.
Tidak semua film horor langsung menjadi sukses besar saat pertama kali dirilis. Ada film yang gagal menarik banyak penonton di bioskop, kalah populer dibandingkan dengan judul lain, atau justru terlalu unik untuk diterima semua orang. Namun, kondisi tersebut bukan berarti filmnya akan dilupakan begitu saja. Beberapa film justru punya peluang untuk semakin dihargai setelah ditemukan kembali oleh penonton baru.
Istilah cult classic biasanya melekat pada film yang memiliki kelompok penggemar loyal dan karakteristik yang begitu khas. Film-film seperti ini terkadang baru mendapatkan apresiasi yang lebih besar bertahun-tahun setelah dirilis, terutama ketika penonton mulai melihat keunikan yang sebelumnya terlewatkan.
Berikut lima film horor modern yang berpotensi kuat untuk mendapatkan status cult classic. Apakah salah satunya adalah film horor favoritmu, nih?
1. Companion (2025)

Companion (dok. Warner Bros./Companion) Companion memang lebih dekat dengan genre thriller fiksi ilmiah, tetapi film ini memiliki cukup banyak elemen horor untuk membuatnya menarik bagi penggemar genre tersebut. Ceritanya berpusat pada Iris, sebuah robot pendamping yang dibeli oleh seorang pria untuk menjadi pasangan sekaligus memenuhi berbagai kebutuhannya. Ketika Iris dan sekelompok orang pergi ke sebuah kabin terpencil, rencana yang awalnya terlihat sederhana berubah menjadi kekacauan.
Dengan bujet sekitar 10 juta dolar AS dan pendapatan sekitar 37 juta dolar AS, Companion sebenarnya sudah tergolong berhasil secara finansial. Namun, dibandingkan dengan potensi dan kualitasnya, film ini masih terasa seperti salah satu judul yang belum diketahui cukup banyak orang. Sophie Thatcher juga memberikan penampilan utama yang kuat dan membuat perjalanan karakter Iris terasa memuaskan.
2. Malignant (2021)

Malignant (dok. Warner Bros./Malignant) Malignant adalah salah satu film yang membuktikan bahwa terkadang penonton tidak bisa menebak ke mana sebuah film horor akan membawa mereka. Disutradarai oleh James Wan, film ini awalnya terlihat seperti thriller supernatural yang cukup familier. Ceritanya berpusat pada seorang perempuan yang mengalami penglihatan tentang pembunuhan dan kemudian menyadari bahwa kejadian tersebut benar-benar terjadi.
Justru keberanian Malignant untuk berubah menjadi sesuatu yang sangat tidak terduga menjadi salah satu daya tarik utamanya. Film ini tidak berhasil mengembalikan bujet sekitar 40 juta dolar AS melalui box office, tetapi hal tersebut tidak menghalangi terbentuknya basis penggemar yang menyukai keanehannya.
Twist besar dan gaya horornya yang campy membuat Malignant terasa seperti film yang bisa semakin populer setelah ditonton ulang.
3. Watcher (2022)

Watcher (dok. IFC/Watcher) Kadang-kadang sebuah film bisa saja terlewat bukan karena kualitasnya, tetapi karena judulnya terlalu mudah tertukar dengan karya lain. Hal tersebut cukup mungkin terjadi pada Watcher, film thriller horor yang dirilis pada 2022. Film ini mengikuti seorang perempuan yang pindah ke negara lain bersama kekasihnya dan mulai merasa dirinya terus diawasi oleh seorang pria di apartemen seberang.
Kekuatan Watcher terletak pada suasana paranoid yang dibangunnya secara perlahan. Film ini tidak perlu terus-menerus mengandalkan jumpscare karena rasa tidak nyaman muncul dari perasaan bahwa sang protagonis mungkin memang sedang dibuntuti, tetapi tidak ada yang benar-benar mempercayainya. Maika Monroe juga tampil sangat kuat dan semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu aktris penting dalam horor modern.
4. Doctor Sleep (2019)

Doctor Sleep (dok. Warner Bros/Doctor Sleep) Tidak banyak film yang memiliki beban ekspektasi sebesar Doctor Sleep. Film ini merupakan kelanjutan dari The Shining, sekaligus mengadaptasi karya Stephen King. Di belakangnya juga ada Mike Flanagan, sutradara yang sudah dikenal lewat proyek horor seperti The Haunting of Hill House. Ditambah Ewan McGregor dan Rebecca Ferguson sebagai pemeran utama, rasanya film ini punya hampir semua modal untuk menjadi kesuksesan besar.
Namun, performa box office Doctor Sleep ternyata tidak sebesar yang diharapkan. Durasi yang cukup panjang mungkin membuat sebagian penonton ragu, tetapi film ini justru semakin cocok ditonton dari rumah tanpa terburu-buru. Ceritanya juga bisa dinikmati sebagai pasangan dari The Shining, terutama bagi penonton yang ingin melihat bagaimana kisah Danny Torrance berlanjut ketika ia sudah dewasa.
5. Possessor (2020)

Possessor (dok. Rook Films/Possessor) Possessor merupakan film yang cukup sulit dimasukkan ke dalam satu genre karena mencampurkan horor, fiksi ilmiah, misteri, dan thriller psikologis. Film garapan Brandon Cronenberg ini mengikuti seorang pembunuh bayaran yang dapat mengambil alih tubuh orang lain untuk menjalankan misinya. Andrea Riseborough, Christopher Abbott, dan Sean Bean memberikan penampilan yang membuat cerita semakin intens.
Konsepnya sendiri sudah cukup unik untuk membuat Possessor terasa berbeda dari kebanyakan film horor modern. Sayangnya, film ini tidak mendapatkan keuntungan besar secara finansial, salah satunya karena dirilis ketika pandemik COVID-19 sedang menghantam industri bioskop. Padahal, visualnya sangat kuat dan pendekatan Brandon Cronenberg terhadap body horror terasa berani serta tidak biasa.
Status cult classic biasanya tidak bisa dipaksakan karena membutuhkan waktu dan penggemar yang benar-benar menemukan hubungan khusus dengan sebuah film. Dari kelima film horor tersebut, mana yang menurutmu paling layak mendapatkan status cult classic?






















