Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sebastian Lelio (instagram.com/lelioseb)
  • Sutradara Argentina-Cile Sebastian Lelio meninggal pada 6 November 2026 di usia 52 tahun akibat masalah kesehatan, menurut pengumuman keluarga yang dibagikan pasangannya, Amalia Kassai.
  • Lelio memulai debut film panjang lewat La Sagrada Familia pada 2005, lalu meraih Oscar melalui A Fantastic Woman pada 2017, film panjang Cile pertama yang memenangkan penghargaan tersebut.
  • Setelah menggarap film berbahasa Inggris dan bekerja sama dengan Hollywood, Lelio merilis The Wave pada 2025 serta meninggalkan proyek Chilean Poet yang belum selesai pada 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Satu lagi kabar duka dari sineas yang telah mengukir banyak prestasi di dunia perfilman internasional. Sebastian Lelio, filmmaker kelahiran Argentina yang besar di Cile, dilaporkan meninggal dunia pada 6 November 2026. Kabar duka ini disampaikan oleh keluarga melalui sebuah unggahan yang diunggah oleh pasangannya, Amalia Kassai, di Instagram.

Sebastian Lelio merupakan sutradara yang kerap membuat film-film hits Amerika Latin. Reputasinya sebagai salah satu sutradara top Amerika Latin membuatnya banyak bekerja sama dengan sederet aktor Hollywood hingga sempat memenangkan piala Oscar. Berikut perjalanan kariernya.

1. Biodata Sebastian Lelio

Sebastian Lelio di belakang layar film Disobedience (dok. Braven Films)
  • Nama lengkap: Sebastian Lelio Watt

  • Nama panggung: Sebastian Lelio

  • Tanggal lahir: 8 Maret 1974

  • Tempat lahir: Mendoza, Argentina

  • Meninggal dunia: 6 November 2026 di Cile

  • Usia: 52 tahun

  • Pekerjaan: Sutradara, screenwriter, produser, editor

  • Tahun debut: 1995

2. Perjalanan karier Sebastian Lelio

Sebastian Lelio dan Florence Pugh di belakang layar film The Wonder (dok. Netflix)

Meski lahir di Argentina, Sebastian Lelio besar di Cile setelah ikut pindah bersama keluarganya sejak usia 2 tahun. Ia sempat mempelajari jurnalistik sebelum akhirnya memutuskan untuk menekuni dunia perfilman. Saat masih menjadi mahasiswa sekolah perfilman di Cile, Lelio sempat mengeluarkan karya berupa film-film pendek.

Kemudian debut profesionalnya datang lewat penyutradaraan film panjang berjudul La Sagrada Familia pada 2005. Karya debutnya ini mendapat perhatian di sejumlah ajang festival film internasional. Ia kemudian melanjutkan karier dengan merilis film-film hits seperti Navidad (2009) dan El Ano Tigre (2011).

Salah satu karya paling terkenalnya merupakan A Fantastic Woman yang dirilis pada 2017. Lewat film ini, Lelio panen banyak penghargaan seperti Berlin International Film Festival, Teddy Award, hingga Oscars. Lelio dan film A Fantastic Woman mencatatkan rekor sebagai film panjang Cile pertama yang berhasil meraih penghargaan Oscars.

Setelah pencapaian luar biasa itu, Sebastian Lelio memperluas jangkauan kariernya dengan menggarap film berbahasa Inggris dan bekerja sama dengan aktor-aktor Hollywood. Disobedience (2017) menjadi debut penyutradaraan film berbahasa Inggrisnya. Ia juga menggarap Gloria Bell (2018), remake berbahasa Inggris dari filmnya sendiri, Gloria. Pada 2022 lalu, ia juga berkolaborasi dengan Netflix untuk menyutradarai film The Wonder yang dibinangi oleh Florence Pugh.

3. The Wave menjadi karya terakhir Sebastian Lelio

Sebastian Lelio dan Florence Pugh di belakang layar film The Wonder (dok. Netflix)

Setelah beberapa tahun menggarap film-film internasional, Sebastian Lelio kembali ke Cile dengan tekad mengangkat cerita yang berakar dari kondisi sosial di negara asalnya. Salah satu film yang ia rilis sebelum akhir hayatnya adalah The Wave (2025). Film ini juga turut diikutkan dalam rangkai berbagai festival film internasional, salah satunya adalah Cannes 2025.

Sebelum meninggal dunia, Lelio sebenarnya dikabarkan tengah menggarap satu proyek film yang belum selesai dikerjakan pada 2026 ini. Film tersebut berjudul Poeta Chileno atau Chilean Poet, yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Alejandro Zambra.

Dalam pengumuman duka yang diunggah, keluarga menyebut Sebastian Lelio meninggal dunia karena masalah kesehatan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article