Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ratu Felisha Bantah Terlibat Arisan Bodong Rp71 M: Nama Gue Pasaran
Ratu Felisha (instagram.com/allaboutratufelisha)
  • Ratu Felisha membantah terlibat arisan online bodong Rp71 miliar di Jawa Timur, termasuk tudingan pernah menerima endorsement untuk mempromosikan program tersebut.
  • Ia menyatakan tidak mengenal tersangka utama berinisial JNK; pengecekan melalui sahabatnya di Polda Jatim menunjukkan surat panggilan ditujukan kepada Ratu Felisha lain.
  • Ratu Felisha mengkritik pemberitaan yang mengaitkan nama dan fotonya tanpa verifikasi, karena dinilai merugikan citra serta reputasinya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ratu Felisha angkat bicara setelah namanya terseret dalam kasus arisan online bodong senilai Rp71 miliar di Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa sosok bernama Ratu Felisha yang dipanggil Polda Jawa Timur bukan dirinya, melainkan orang yang memiliki nama serupa.

Hal itu disampaikan langsung oleh pemain film Pengabdi Setan 2: Communion (2022) tersebut melalui sejumlah unggahan yang dibagikan ke Instagram Story-nya. Tak hanya membantah bahwa dirinya terlibat, Ratu Felisha juga menegaskan tidak pernah menerima tawaran endorsement untuk mempromosikan program arisan tersebut.

1. Ratu Felisha bantah terlibat kasus arisan online bodong senilai Rp71 miliar

Ratu Felisha (Instagram.com/allaboutratufelisha)

Ratu Felisha buka suara setelah namanya dikaitkan dengan kasus arisan online bodong senilai Rp71 miliar di Jawa Timur. Ia menanggapi kabar yang menyeret namanya tersebut dengan membagikan tangkapan layar berita yang memuat hasil penyelidikan Ditresiber Polda Jatim. Dalam pemberitaan tersebut disebutkan bahwa pelaku utama kasus arisan bodong tersebut merupakan selebgram asal Bali berinisial JNK (Joiss Nydia Khaliza).

Sementara itu, nama Ratu Felisha dan belasan figur publik lainnya ikut terbawa setelah polisi menemukan dugaan bahwa mereka dikontrak untuk mempromosikan program arisan tersebut agar terlihat meyakinkan dan menarik minat masyarakat.

Sebagai respons, Ratu Felisha pun membantah tudingan tersebut. Ia bahkan menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima endorsement untuk mempromosikan arisan online.

“ITU JUGA ENGGA YAA.. NGGAK PERNAH DAPET ENDORSAN PROMO BUAT ARISAN MONGGO DICEK,” tulis Ratu Felisha.

Di samping itu, Ratu Felisha juga mengaku tidak mengenal JNK atau Joiss Nydia Khaliza yang disebut sebagai pelaku utama.

“SAHA ETAH JOISS NYDIA KHALIZA,” lanjut Ratu dalam postingan berikutnya.

2. Ratu Felisha ungkap surat panggilan beda alamat

Ratu Felisha (Instagram.com/allaboutratufelisha)

Dalam postingan berikutnya, Ratu membagikan tangkapan layar percakapan DM dengan sahabatnya sejak SMA yang kini bertugas sebagai polisi di Polda Jatim. Dalam percakapan tersebut, sahabatnya menjelaskan bahwa setelah dilakukan pengecekan, surat panggilan yang dikirim ternyata bukan ditujukan ke alamat Ratu Felisha yang tercantum di KTP, melainkan kepada Ratu Felisha yang berbeda.

“Teh setelah kucek, yg dikirim surat panggilannya bukan ke alamat teteh yg di KTP. Beda Ratu Felisha,” tulis sahabat Ratu Felisha tersebut.

Sementara itu, dalam keterangannya, Ratu menuliskan, “ALHAMDULILLAH PUNYA TEMEN sahabat dari jaman sma yg sekarang jadi POLISI DI POLDA JATIM @linggaersan22. Setelah konfirmasi dicek dengan beliau, ternyata ratu felisha yg lain,” tulisnya.

Ratu Felisha pun kemudian menanggapi situasi tersebut dengan nada menyindir. Ia mengaku baru menyadari bahwa namanya cukup umum.

“Ternyata nama gue pasaran toh. Mungkin yang ini influencer,” tulis Ratu Felisha.

3. Soroti pemberitaan tanpa verifikasi

Ratu Felisha (Instagram.com/allaboutratufelisha)

Dalam postingannya yang dibagikan pada Jumat (21/8/2026), Ratu Felisha juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemberitaan yang menurutnya tidak melalui proses verifikasi sebelum mengaitkan namanya dengan kasus tersebut. Ia menilai penggunaan foto dan pencantuman namanya telah berdampak pada citra serta reputasinya.

“Saya sangat kecewa dengan teman-teman media karna tidak ada journalistic integrity buat verify any allegation against me. Kalian udah abused my image, reputation dan pake foto aku sebelum verification,” lanjut Ratu Felisha.

Curated For You

Editorial Team

Related Article