- Nama: Imam Tantowi
- Tempat lahir: Tegal, Jawa Tengah
- Tanggal lahir: 13 Agustus 1946
- Pekerjaan: Sutradara dan penulis skenario
Biografi Imam Tantowi, Sutradara Legendaris yang Meninggal Dunia

- Sutradara dan penulis skenario senior Imam Tantowi meninggal pada 21 Agustus 2026 di usia 80 tahun, meninggalkan jejak panjang dalam perfilman dan televisi Indonesia.
- Kariernya berawal dari pembuat poster dan penata artistik, lalu berkembang menjadi penulis skenario sejak 1978 serta sutradara sejak 1982.
- Imam Tantowi melahirkan karya populer seperti Saur Sepuh, Soerabaia 45, dan Tukang Bubur Naik Haji The Series, serta meraih penghargaan FFI dan festival sinetron.
Dunia perfilman Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh penting. Sutradara sekaligus penulis skenario senior, Imam Tantowi, meninggal dunia pada Jumat (21/8/2026) di usia 80 tahun.
Semasa hidupnya, Imam Tantowi telah dikenal sebagai sineas yang banyak menggarap film laga, sejarah, hingga kolosal. Soerabaia 45 dan Saur Sepuh pun menjadi karya yang turut membuat nama Imam Tantowi kian dikenal luas di perfilman Indonesia. Di dunia sinetron, Imam Tantowi juga dikenal luas sebagai penulis skenario sinetron legendaris Tukang Bubur Naik Haji The Series. Berikut biografinya.
1. Biodata dan latar belakang Imam Tantowi

potret Imam Tantowi (Instagram.com/imam_tantowi_46) - Wafat: 21 Agustus 2026
Imam Tantowi tercatat pernah memperdalam pengetahuannya di bidang perfilman melalui pendidikan Elementary Cinematography yang diselenggarakan oleh Biro Pendidikan Organisasi Karyawan Film Televisi. Semasa hidupnya, ia aktif dalam sejumlah organisasi, termasuk Pelajar Islam Indonesia (PII) pada 1965–1969. Setelah terjun ke industri perfilman, ia pun bergabung dengan Karyawan Film dan Televisi sejak 1973 serta menjadi bagian dari Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia sejak 1998.
2. Perjalanan karier Imam Tantowi

potret Imam Tantowi (Instagram.com/imam_tantowi_46) Sebelum dikenal luas sebagai sutradara, Imam Tantowi sempat bekerja sebagai pembuat poster film. Ia kemudian terlibat dalam produksi Biarkan Musim Berganti (1971) sebagai dekorator. Pada 1973, ia pun dipercaya menjadi penata artistik untuk film Si Rano.
Karier Imam Tantowi terus berkembang hingga menjadi asisten sutradara film Tukang Kawin (1977), sebelum akhirnya mulai menulis skenario untuk Dang Ding Dong pada 1978 dan memulai debut sutradaranya pada 1982.
Sebagai sutradara, Imam Tantowi telah banyak menghasilkan film bergenre laga dan kolosal. Beberapa di antaranya adalah Pasukan Berani Mati, Lebak Membara, Dia Sang Penakluk, Tujuh Manusia Harimau, Saur Sepuh, hingga Soerabaia 45.
Selain itu, ia juga sukses memperluas kiprah ke dunia televisi serta aktif menulis cerita dan skenario sinetron. Nah, salah satu karya Imam Tantowi yang dikenal luas adalah Tukang Bubur Naik Haji yang awalnya hadir sebagai salah satu episode dalam Bang Jagur dan Maha Kasih. Berkat ceritanya yang mendapat perhatian, ia pun mengembangkannya menjadi sinetron sendiri dengan judul Tukang Bubur Naik Haji The Series.
3. Daftar karya dan penghargaan Imam Tantowi

potret Imam Tantowi (Instagram.com/imam_tantowi_46) Berikut daftar karya Imam Tantowi selama perjalanan kariernya di industri hiburan Tanah Air.
Karya Imam Tantowi sebagai Sutradara
Daftar film
- Pasukan Berani Mati (1982)
- Lebak Membara (1983)
- Dia Sang Penakluk (1984)
- Carok (1985)
- Residivis (1985)
- Menumpas Teroris (1986)
- Kelabang Seribu (1986)
- 7 Manusia Harimau (1986)
- Siluman Srigala Putih (1987)
- Saur Sepuh: Satria Madangkara (1987)
- Saur Sepuh II (1988)
- Saur Sepuh III (1988)
- Si Badung (1989)
- Soerabaia 45 (1989)
- Saur Sepuh IV (1991)
- Fatahillah (1997)
Daftar sinetron
- Angling Dharma (2000)
Daftar FTV
- Mentari di Sedayu
Karya Imam Tantowi sebagai Penulis Skenario
Daftar film
- Ira Maya dan Kakek Ateng (1979)
- Nakalnya Anak-anak (1980)
- Primitif (1980)
- Jaka Sembung (1981)
- Ratu Ilmu Hitam (1981)
- Pasukan Berani Mati (1982)
- Lebak Membara (1982)
- Jaka Sembung dan Bajing Ireng (1983)
- Dia Sang Penakluk (1984)
- Residivis (1985)
- Preman (1985)
- Menumpas Teroris (1986)
- Kelabang Seribu (1986)
- 7 Manusia Harimau (1986)
- Siluman Srigala Putih (1987)
- Saur Sepuh: Satria Madangkara (1987)
- Saur Sepuh II: Pesanggrahan Keramat (1988)
- Saur Sepuh III: Kembang Gunung Lawu (1988)
- Soerabaia 45 (1989)
- Saur Sepuh IV: Titisan Darah Biru (1991)
- Tukang Bubur Naik Haji: Mahakasih (1996)
- Tenggelamnya Kapal Van der Wijck (2013)
Daftar sinetron
- Madu Racun dan Anak Singkong
- Jejak Sang Guru
- Kaca Benggala
- Singgasana Brama Kumbara (1995)
- Tutur Tinular (1997)
- Bang Jagur (2006)
- Tiga Bidadari (1998)
- Walisongo (2003)
- Sangkuriang (2003)
- Ketika Cinta Bertasbih (2009)
- Ketika Cinta Bertasbih 2 (2009)
- Tukang Bubur Naik Haji The Series (2012–2017)
- Cinta Ilahi (2013)
- 7 Manusia Harimau (2014)
- Jawara (2016)
- Orang-Orang Kampung Duku (2017)
- Saur Sepuh The Series (2017)
- Tuhan Ada di Mana-Mana (2017)
- Seleb (2018)
- Calon Presiden (2019)
- Istri-Istri Akhir Zaman (2019)
- Dia Bukan Manusia (2020)
Di sepanjang kariernya, Imam Tantowi juga telah meraih sejumlah penghargaan bergengsi, baik dari ajang festival film maupun sinetron Indonesia. Berikut daftarnya.
- Festival Film Indonesia 1989 – Penulis Cerita Asli Terbaik (Film Si Badung)
- Festival Film Indonesia 1991 – Sutradara Terbaik (Film Soerabaia 45)
- Festival Sinetron Indonesia 1994 – Penulis Cerita Asli Terbaik (Sinetron Madu Racun dan Anak Singkong)
- Festival Sinetron Indonesia 1995 – Penulis Cerita Asli Terbaik (Sinetron Jejak Sang Guru)
- Festival Sinetron Indonesia 1996 – Penulis Skenario Komedi Terbaik dan Penulis Cerita Asli Komedi Terbaik (Sinetron Suami-suami Takut Istri)
- Piala Vidia FFI 2012 – Penulis Cerita Asli Terbaik dan Penulis Skenario Terbaik (FTV Bintang Film)
- Festival Film Bandung 2013 – Penulis Skenario Terpuji (Sinetron Tukang Bubur Naik Haji The Series)
Itu dia biografi Imam Tantowi. Dedikasinya selama puluhan tahun di dunia perfilman telah melahirkan beragam karya yang hingga kini menjadi bagian dari perjalanan film dan televisi Indonesia.





















