[REVIEW] Hell's Paradise: Jigokuraku Season 2, Makin Seru dan Brutal
![[REVIEW] Hell's Paradise: Jigokuraku Season 2, Makin Seru dan Brutal](https://image.idntimes.com/post/20260401/new_7f9ee4d6-69ff-4932-8283-50adbd0b9990.png)
Hell's Paradise: Jigokuraku (2023) adalah anime aksi fantasi dari MAPPA yang sangat underrated. Karena biasanya tayang bersamaan dengan anime populer, ia kerap dilewatkan. Padahal, anime ini juga gak kalah menarik. Hell's Paradise: Jigokuraku mengisahkan tentang ekspedisi ke pulau berbahaya untuk mencari eliksir keabadian. Ia menghadirkan adegan aksi brutal dan cerita yang kelam, tetapi visualnya sangat indah.
Ngomong-ngomong, Hell's Paradise: Jigokuraku baru saja merampungkan musim keduanya pada Minggu (30/3/2026) kemarin. Sayangnya, hype anime ini sedikit tertutup oleh kepopuleran beberapa anime besar yang sedang ditayangkan.
Lantas, apakah musim kedua Hell's Paradise: Jigokuraku lebih baik dari musim pertama? Atau malah mengalami penurunan dari segi kualitas? Daripada penasaran, simak ulasannya di bawah ini, ya!
1. Hell's Paradise: Jigokuraku Season 2 masih seputar pencarian Elixir of Life, tetapi makin seru karena telah memasuki separuh cerita

Hell's Paradise: Jigokuraku Season 2 kembali menceritakan perjuangan seorang ninja bernama Gabimaru bersama tim ekspedisi dari keshogunan untuk mendapatkan eliksir keabadiaan di pulau misterius, Kotaku. Tujuan Gabimaru hanya satu, yakni untuk mendapatkan pengampunan dan kembali ke pelukan istrinya. Musim kedua ini langsung melanjutkan dari musim sebelumnya.
Karena mengadaptasi pertengahan hingga menuju puncak, banyak misteri mulai diungkap. Kalau musim pertama lebih fokus pada adegan pertarungan yang brutal dan tema survival, musim kedua condong pada pengembangan narasi cerita. Hasilnya, ia menghadirkan cerita yang epik dan emosional. Namun, ini harus dibayar dengan tempo yang lebih lambat dan adegan aksi yang lebih sedikit dibandingkan dengan musim pertama.
2. Perkembangan karakter lebih menonjol, terutama pada villain

Soal penokohan, musim kedua ini menggarapnya lebih baik. Karena ia menurunkan intensitas aksi demi cerita, kita jadi bisa mengeksplorasi latar belakang dan motivasi tiap karakter dengan lebih baik. Kali ini, gak hanya Gabimaru dan Sagiri saja yang jadi pusat cerita. Karakter sampingan seperti Fuchi, Gantetsusai, dan Toma Aza mulai dieksplorasi. Sayangnya, karena banyaknya karakter, sebagian mulai dikesampingkan. Contohnya Nurugai dan Shion.
Pada musim kedua ini, karakter villain malah menjadi fokus. Mulai dari para Lord Tensen hingga tim ekspedisi kedua. Contohnya, kisah Chobei Aza yang meninggalkan kemanusiaan demi kekuatan untuk melindungi adiknya. Ada juga kisah Ju Fa dan Tao Fa yang bikin kita bersimpati pada dua villain tersebut. Para Lord Tensei digambarkan lebih manusiawi jika dibandingkan dengan penampilan mereka pada musim pertama yang dingin dan emotionless.
Karakter baru seperti Yamada Asaemon Shugen dan Shija juga memiliki motivasi dan dinamika unik yang membuat mereka menonjol. Apalagi, pengenalan mereka dalam cerita juga keren banget. Kalau soal penokohan, musim kedua ini oke banget, sih.
3. MAPPA tidak pernah gagal soal visual, art direction musim kedua sangat memukau dan terasa surealis

Kalau soal visual, MAPPA adalah pakarnya. Adaptasi yang mereka garap selalu dikemas dalam visual berkualitas tinggi. Hell's Paradise: Jigokuraku Season 2 gak kalah dari visual Jujutsu Kaisen Season 2, lho! Bahkan, anime ini memiliki ciri khas, yakni nuansa dark fantasy dengan latar pulau seindah surga yang terasa surealis banget.
Art direction atau proses pengelolaan gaya visual patut diacungi jempol. Mulai dari latar pulau penuh warna-warni, efek tao yang estetik, hingga transformasi Lord Tensei yang artistik banget. Kamu bisa melihat keindahannya dengan melakukan freeze frame.
Untuk animasi, ia menghadirkan peningkatan dibandingkan dengan musim pertama. Meskipun adegan aksinya lebih sedikit, ia dibuat dengan megah. Contohnya, Gabimaru dan Yuzuriha vs Rien yang epik banget. Sementara, minusnya hanya terdapat pada penggunaan CGI yang kurang halus pada beberapa adegan.
4. Tata suara sedikit lemah tetapi pemilihan soundtrack sangat presisi

Mengambil latar pada era Sengoku, Hell's Paradise: Jigokuraku Season 2 menghadirkan musik latar dengan nuansa instrumen tradisional Jepang yang kental. Sementara itu, efek suara pertarungan juga begitu menggelegar. Sayangnya, perpaduan keduanya terasa biasa-biasa saja karena kurangnya variasi. Alhasil, tata suara musim kedua ini tidak memorable sama sekali.
Lagu pembuka "Kasukana Hana" dari kolaborasi Tatsuya Kitani dan BABYMETAL juga sangat catchy dan mempertahankan hype cerita. Ia bersinergi dengan baik dengan animasi yang menyeimbangkan adegan emosional dan aksi keren. Sementara, untuk lagu penutup, "PERSONAL" dari Queen Bee, adalah tipikal lagu pop Jepang yang menyentuh. Liriknya mengandung makna tentang kesendirian, ketabahan, dan harapan. Cocok dengan karakter Gabimaru yang menjadi fokusnya.
5. Hell's Paradise: Jigokuraku Season 2 diadaptasi dengan baik, menyisakan puncak untuk musim ketiga

Dari segi presentasi, tidak ada yang dikeluhkan dari Hell's Paradise: Jigokuraku Season 2. Kaori Makita kembali menyajikan adaptasi yang solid. Ia mengerti tentang perubahan arah dari musim pertama. Kalau musim pertama fokus pada misteri dan aksi gila-gilaan, musim kedua menghabiskan waktu untuk world-building. Adapun, ia juga berhasil menghidupkan suasana dengan mixing audio dan sinematik. Contohnya, adegan aksi yang menggelegar dan bikin berdebar dan adegan emosional yang sunyi, membuat hati penonton tersentuh.
Sebenarnya, adaptasi Hell's Paradise: Jigokuraku dapat diakhiri pada musim kedua. Namun, Makita memutuskan untuk membuat musim kedua sebagai build-up untuk musim ketiga yang kemungkinan akan menjadi puncaknya. Pasalnya, tinggal tersisa kurang lebih 38 bab yang belum diadaptasi. Kalau tetap berformat 12 episode, musim depan bakal banyak tambahan adegan yang bisa menambal beberapa bagian manga yang terasa terburu-buru.
Hell's Paradise: Jigokuraku Season 2 adalah hidden gem yang terbayangi oleh kepopuleran musim kedua dari Jujutsu Kaisen dan Frieren: Beyond Journey's End. Ia gak kalah bagusnya, baik dari segi cerita maupun visual. Musim kedua ini kuat dari segi visual dan storytelling yang makin matang. Sementara, kekurangannya hanya pada laju alur yang lambat dan beberapa efek CGI yang kurang dipoles.
Berdasarkan hasil ulasan di atas, penulis memberikan skor 4/5 untuk Hell's Paradise: Jigokuraku Season 2. Ia cocok ditonton bagi kamu yang suka anime aksi fantasi. Namun, kalau kamu mengharapkan aksi nonstop seperti pada musim pertama, mungkin akan sedikit kecewa.


















