press conference film Harusnya Horror di Plaza Senayan, Jakarta, Senin (20/7/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Menurut Tepe, proses syuting adegan sinematik tersebut juga menghadirkan tantangan tersendiri baginya. Ia mengaku sempat merasa kewalahan hingga tubuhnya gemetar, karena adegan tersebut memang menguras tenaga.
“Jujur aku sampai gemetar. Scene itu cukup berat, makan tenaga banyak. Tapi waktu itu cukup panik Arap karena gak ada stop dulu,” lanjut Tepe.
Niko pun menilai, Tepe merupakan sosok yang paling tepat untuk memerankan karakter tersebut. Tanpa membocorkan detail peran Tepe, ia merasa karakter itu tidak akan memberikan kesan yang sama kuatnya jika dimainkan oleh aktor lain.
“Menurut kita, memang Tepe yang paling cocok memerankan itu. Kalau orang lain kayaknya gak akan seberkesan itu, memang paling cocok,” puji Niko Junius.
Dalam kesempatan yang sama, Tepe juga menanggapi soal karakternya yang masih misterius dan hanya muncul sekilas dalam trailer Harusnya Horror. Ia mengungkapkan, karakter yang diperankannya tersebut merupakan salah satu ide lama dari Reza Arap.
“Ide gila Arap aja yang memang katanya sih dari dulu ingin, cita-citanya kalau dia punya film, pertama kali dia pengin ada karakter yang seperti itu dan dia akhirnya mencoba idenya itu dimasukkan di film. Bahkan, Arap sudah bilang sebelum filmnya ada namanya, sebelum filmnya ada script-nya,” ungkap Tepe.