Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Reza Arap soal Tudingan Manfaatin Mendiang Lula Lahfah demi Promosi Film
Reza Arap dalam Gala Premiere film Harusnya Horror pada Kamis (13/8/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
  • Reza Arap menanggapi tudingan memanfaatkan kepergian Lula Lahfah untuk promosi Harusnya Horror, dengan menyebut keterlibatan Lula sebagai pemeran utama tidak bisa diabaikan.
  • Reza membantah pembahasan soal Lula adalah gimik pemasaran. Ia menyatakan telah bersepakat dengan pihak produksi untuk tidak mengglorifikasi kepergian Lula.
  • Sebagai penghormatan, Reza menyediakan kursi dengan bunga matahari untuk Lula dalam acara film. Harusnya Horror, debut penyutradaraannya, dijadwalkan tayang 20 Agustus 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Reza Arap menanggapi hujatan netizen yang menyebutnya memanfaatkan dan mengglorifikasi kepergian mendiang Lula Lahfah demi mempromosikan film Harusnya Horror. Dalam film ini, Reza gak hanya berperan sebagai aktor, melainkan juga debut sebagai sutradara, sementara Lula salah satu pemeran utama.

Dalam konferensi pers premier Harusnya Hororr, YouTuber dan kreator konten ini menyebut, omongan netizen tak pernah memengaruhi caranya memberi penghormatan untuk sang kekasih yang juga aktris dalam filmnya ini. Apa kata Reza Arap terkait sorotan tersebut?

1. Reza Arap gak menghindari pembahasan Lula Lahfah

Reza Arap dalam Gala Premiere film Harusnya Horror pada Kamis (13/8/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Reza mengatakan pembahasan mengenai mendiang Lula Lahfah dalam perjalanan promosi Harusnya Horror bukan sesuatu yang sengaja dibuat-buat. Ia menilai akan terasa aneh jika dirinya justru berpura-pura bahwa Lula tidak terlibat dalam film tersebut.

"Bias ya kalau misal gue bilang atau menganggap dia (Lula) tidak ada. Karena kan memang ada dia sebagai salah satu pemeran utama, gitu. Terus kalau misalnya gak dianggap ada, terus harus diapain?" ujar Reza dalam konferensi pers Harusnya Horror pada Kamis (13/8/2026).

Lula adalah salah satu pemeran utama dalam Harusnya Horror bersama Reza Arap, Garry Ang, Tierison, dan Yukatheo. Film ini menjadi karya terakhir Lula yang dirilis setelah kepergiannya pada 23 Januari 2026.

2. Reza Arap tegaskan gak jadikan kepergian Lula Lahfah sebagai gimik

Reza Arap dalam Gala Premiere film Harusnya Horror pada Kamis (13/8/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Reza juga membantah anggapan bahwa pembahasan mengenai Lula sengaja dimanfaatkan untuk mendongkrak promosi film Harusnya Horror. Ia bahkan menegaskan, sejak awal sudah sepakat dengan pihak produksi untuk tidak mengglorifikasi kepergian Lula demi kepentingan pemasaran film.

"Bingung juga sama orang-orang yang mikir jadiin ini buat, sorry ya, 'gimik', atau jualan. Justru kalau aku ditanya, ini deck-nya semua masih ada di handphone. Tidak mengglorifikasi kepergian almarhumah untuk promosi," ujar pemilik nama asli Reza Oktovian ini.

3. Reza Arap tetap membawa bunga matahari sebagai penghormatan kepada Lula Lahfah

Reza Arap dalam Gala Premiere film Harusnya Horror pada Kamis (13/8/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Meski jadi omongan netizen, Reza tetap memberikan ruang khusus untuk mengenang Lula sebagai bagian dari perjalanan produksi Harusnya Horror. Salah satunya dengan menyediakan satu kursi khusus untuk mendiang yang diisi bunga matahari. Semasa hidupnya, Lula diketahui sangat menyukai bunga tersebut.

"Waktu di (acara) harusnya nonton duluan, itu sempat aku ngasih satu spot gitu. Khusus gitu untuk almarhumah Lula. Dan itu sempat bukan diejek, tapi dihujat. Dan I swear to God, saya tidak peduli. Saya akan tetap merayakan Lula, karena ini legasi dia juga di film ini," tegas Reza.

Hal ini pun ia lakukan kembali dalam konferensi pers premier Harusnya Horror. Jadi momen spesial, ia membawa sendiri bunga tersebut dan meletakkannya di kursi kosong sebelahnya. Selain Reza dan Lula, film tersebut turut dibintangi para anggota AAA Clan, termasuk Tierison, Garry Ang, Yukatheo, Aldy Renaldy, Bravyson, Niko Junius, dan lainnya. Harusnya Horror merupakan debut Reza Arap sebagai sutradara film panjang. Film komedi horor ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 20 Agustus 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article