Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Satine Zaneta Latihan Angkat Galon di Pundak untuk Film, Abimana Antusias
Potret Satine Zaneta dan sang ayah, Abimana Aryasatya (dok. instagram.com/abimana_arya)
  • Satine Zaneta mempersiapkan peran Siti, tukang galon sekaligus tulang punggung keluarga, lewat bantuan lawan main Ajil Ditto dan referensi yang ia temukan di TikTok.
  • Satine menyebut mengangkat galon dari bawah ke pundak membutuhkan tenaga serta teknik khusus, bahkan lebih menantang dibanding menghafal koreografi dalam proyek-proyeknya.
  • Abimana Aryasatya antusias melihat latihan putrinya, mengajak mencoba mengangkat galon dan menyamakan gerakannya dengan latihan kettlebell swing.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Memerankan Siti dalam Siti Si Vampir (2026) membuat Satine Zaneta harus mempersiapkan diri lebih dari sekadar mendalami karakter. Sebelum menjadi vampir, ia perlu memahami aktivitas sehari-hari Siti sebagai perempuan kelas menengah bawah yang bekerja sebagai tukang galon sekaligus tulang punggung keluarganya.

Satine pun menjalani sejumlah persiapan agar gerakannya saat mengangkat galon terlihat natural di depan kamera. Menariknya, proses tersebut juga melibatkan bantuan dari rekan sesama pemain, hingga memicu antusiasme Abimana Aryasatya yang merupakan ayah kandungnya.

1. Satine Zaneta belajar dari lawan main hingga TikTok untuk perankan Siti

Satine Zaneta saat konferensi pers film "Siti Si Vampir" di XXI Epicentrum, Jakarta, Jumat (16/10/2026) (IDN Times/Juan Dwi) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Satine sendiri mengaku mendapat bantuan dari para pemain, termasuk Ajil Ditto, selama mempersiapkan karakter Siti. Ajil disebut cukup membantu karena memiliki kedekatan dengan lingkungan Bekasi yang menjadi bagian dari persiapan Satine. Selain itu, Satine juga memanfaatkan kebiasaannya berselancar di TikTok untuk mencari referensi.

"Ternyata kelebihan buka TikTok terus-terusan tuh kepake gitu di situ (lokasi syuting). Jadi lumayan dapet refleksi dari situ juga," ucapnya saat konferensi pers Siti Si Vampir di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2026).

Mendalami Siti tentu bukan perkara mudah. Karakter tersebut memiliki kehidupan yang cukup jauh dari keseharian Satine, termasuk harus bekerja keras demi membantu keluarganya.

"Dibilang challenging sangat amat, tapi at the same time aku rasa lingkungannya sangat amat mendukung juga untuk belajar," tambahnya.

Dalam film, Siti juga memiliki hubungan yang cukup emosional dengan sang ayah yang diperankan oleh Agustinus Gusti Nugroho alias Nugie. Satine bahkan mengaku sosok Nugie mengingatkannya kepada Abimana.

"Mas Nugie itu yang reminds me of my own dad. Jadi kayak kadang kalo ngelihat dia lagi sedih gitu, bapaknya Siti sedih, aku kayak 'Aku juga sedih.' Jadi sebenernya kita berantem itu aku menahan sakit hati karena kayak, 'Gila gue harus melawan bapak gue sendiri tuh' ah berat sih," tuturnya.

2. Satine akui angkat galon lebih menantang daripada menghafal koreografi

Satine Zaneta saat konferensi pers film "Siti Si Vampir" di XXI Epicentrum, Jakarta, Jumat (16/10/2026) (IDN Times/Juan Dwi) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Selain latihan akting, Satine juga harus membiasakan diri dengan aktivitas fisik yang menjadi bagian dari pekerjaan Siti. Salah satunya tentu saja mengangkat galon dari bawah hingga diletakkan di atas pundak. Menurut Satine, tantangan terbesar adalah mengangkat galon dari posisi tersebut.

"Kebetulan mengangkat dari bawah ke atas pundak itu lebih susah. Karena kalo di rumah biasanya ngangkatnya kan gini doang (membopong), yang penting keangkat atau enggak digelindingin," ujar Satine sambil mempraktikkannya.

Ia kemudian menjelaskan bahwa proses menaikkan galon ke pundak membutuhkan tenaga dan teknik tersendiri. Meski berhasil melakukannya, Satine menganggap hal itu sebagai sesuatu yang menantang.

"Once udah di pundak sebenernya enggak terlalu berasa. Apalagi sebenernya, surprisingly naik tangga tuh enggak berasa waktu udah di pundak. Cuman sebagai orang yang beberapa kali project-nya menghafal koreo, bisa dibilang mengangkat galon lebih menantang," candanya.

3. Abimana Aryasatya ikut antusias saat tahu Satine latihan angkat galon

Satine Zaneta saat konferensi pers film "Siti Si Vampir" di XXI Epicentrum, Jakarta, Jumat (16/10/2026) (IDN Times/Juan Dwi) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

Persiapan fisik tersebut rupanya memancing antusiasme dari sang ayah, Abimana Aryasatya. Satine mengungkapkan bahwa ayahnya belum pernah mengangkat galon hingga ke posisi atas seperti yang dilakukan oleh Siti sepanjang film.

"Kebetulan di rumah dia gini, 'Ayo coba angkat galon,' karena dia juga belum pernah yang sampe atas sini (pundak). Dan again kalo di rumah tuh dispensernya yang di bawah, jadi gak terlalu diangkat," jelasnya.

Alih-alih menganggap latihan Satine sebagai sesuatu yang merepotkan, Abimana justru menyemangatinya. Bahkan, ia sempat menyamakan gerakan mengangkat galon dengan salah satu latihan fisik yang dikenalnya.

"Terus (malah) dia yang semangat. Kata dia, ini kayak apa kettlebell swing kata dia. Apalah itu ya, iyain aja," ujar Satine.

Curated For You

Editorial Team

Related Article