Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pengalaman Satine dan Shania Pakai Gigi Vampir saat Syuting Film

4 min read
Pengalaman Satine dan Shania Pakai Gigi Vampir saat Syuting Film
Shania Gracia, Ciccio Manassero, dan Satine Zaneta saat doorstop usai press screening film "Siti Si Vampir" di XXI Epicentrum, Jakarta, Jumat (16/10/2026) (IDN Times/Juan Dwi) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)
  • Satine Zaneta kesulitan berakting dengan gigi vampir, terutama dalam adegan emosional, karena props itu mengganggu ekspresi dan dialog. Namun, ia perlahan terbiasa selama syuting.

  • Shania Gracia memakai taring yang disesuaikan dengan gigi gingsulnya. Awalnya tidak nyaman saat berdialog, tetapi kemudian ia terbiasa dan menikmati penampilannya memakai gigi vampir.

  • Siti Si Vampir mengikuti Siti, tulang punggung keluarga yang berubah menjadi vampir low-spec setelah pertukaran hidup dengan influencer Stella. Film ini tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Memerankan karakter vampir bukan cuma soal menunjukkan taring dan bergaya menyeramkan. Satine Zaneta dan Shania Gracia justru harus beradaptasi dengan gigi vampir yang mereka gunakan selama proses syuting Siti Si Vampir (2026).

Satine, yang berperan sebagai pemeran utama, mengaku kesulitan saat pertama kali memakai props berupa tersebut, terutama ketika harus memainkan adegan emosional. Sementara itu, Shania justru punya pengalaman berbeda karena karakter gigi taringnya dibuat menyesuaikan kondisi gigi aslinya. Seperti apa kisah mereka?

  1. 1. Satine Zaneta ungkap kesulitan akting dengan gigi vampir

    Satine Zaneta ungkap kesulitan akting dengan gigi vampir.jpg
    Satine Zaneta saat doorstop usai press screening film "Siti Si Vampir" di XXI Epicentrum, Jakarta, Jumat (16/10/2026) (IDN Times/Juan Dwi) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

    Bagi Satine Zaneta, menggunakan gigi vampir selama syuting Siti Si Vampir tidak selalu nyaman. Apalagi, ia harus tetap menampilkan ekspresi dan dialog secara natural meski ada benda asing di dalam mulutnya.

    "Iyuh banget, iyuh. Tiap hari iyuh, tiap hari mau ngeces, iya banget," ucapnya saat ditemui di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2026).

    Tantangan semakin terasa ketika Satine harus menjalani adegan sedih. Putri Abimana Aryasatya ini harus memastikan emosi Siti tetap sampai kepada penonton tanpa terganggu oleh gigi vampir yang dikenakannya.

    "Apalagi kalo misalkan lagi scene-scene sedih gitu, kayak 'Apakah saya terlihat sedih?' gitu. Dia challenge-nya di situ," lanjutnya.

    Meski awalnya terasa mengganggu, Satine perlahan mulai terbiasa. Setelah menjalani syuting selama beberapa waktu, gigi vampir tersebut tidak lagi terasa terlalu asing baginya.

    "Lama-lama engga berasa sih, sebenarnya. Awal-awal lumayan. Iyuh setiap hari, enggak usah ditanya," candanya.

  2. 2. Shania Gracia malah "ketagihan" pakai gigi vampir

    Shania Gracia malah ingin terus pakai gigi vampir.jpg
    Shania Gracia saat doorstop usai press screening film "Siti Si Vampir" di XXI Epicentrum, Jakarta, Jumat (16/10/2026) (IDN Times/Juan Dwi) (dok. IDN Times/Shandy Pradana)

    Berbeda dari Satine, Shania Gracia justru punya pengalaman yang cukup unik saat menggunakan props tersebut. Gigi taring untuknya dibuat dengan mempertimbangkan kondisi gigi asli Shania.

    "Nah, kalo gigi taring aku ada gingsulnya nih yang sebelah kanan. Itu tuh lebih keluar, gitu. Jadi, waktu itu emang makan waktu banget sih buat bikin si taring aku yang sebelah kanan," ucap aktris yang akrab dipanggil Ci Gre ini.

    Pada awalnya, Shania juga membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Berbicara dan berdialog dengan gigi vampir membuatnya merasa sedikit tidak nyaman.

    "Awalnya kerasa kayak agak enggak nyaman sedikit, ya, apalagi kalo ngobrol terus berdialog gitu. Tapi lama-lama jadi terbiasa, sih," tuturnya.

    Namun setelah terbiasa, Shania justru ketagihan memakai props. Ia mengaku menikmati penampilannya dengan gigi vampir tersebut dan bahkan merasa tampil lebih keren.

    "Malah aku pake terus, jadi kayak 'Ih, aku keren'," jelas Shania.

  3. 3. Satine dan Shania "tukar nasib" di film Siti Si Vampir

    Satine dan Shania tukar nasib di film Siti Si Vampir.jpg
    Satine Zaneta sebagai Siti (dok. Viddsee/Siti Si Vampir)

    Siti Si Vampir berpusat pada Siti (Satine Zaneta), seorang gadis yang tinggal di rumah susun dan menjadi tulang punggung keluarganya. Ia bekerja sebagai tukang galon dan menjalani kehidupan penuh keterbatasan, tetapi tetap memiliki harapan untuk mengubah nasib.

    Suatu hari, Siti bertemu dengan idolanya, Stella (Shania Gracia). Berbeda jauh dari Siti, Stella merupakan influencer kelas atas yang kerap memakai isu kemiskinan untuk membuat kontennya viral. Stella kemudian memilih Siti untuk melakukan pertukaran kehidupan selama sehari. Dari sinilah kehidupan keduanya mulai bersinggungan dengan dunia yang sebelumnya tidak mereka kenal.

    Di sisi lain, ada Nakkula (Ciccio Manassero), vampir tampan dari kalangan elite yang sedang mencari calon vampir baru dari kelas atas. Ia tengah menjalankan sebuah pilot project dan mengincar Stella sebagai calon vampir yang akan menjadi pesuruhnya di lapangan. Namun, rencana tersebut justru berantakan ketika Siti secara tidak sengaja digigit Nakkula. Siti pun berubah menjadi vampir.

    Masalahnya, Siti tidak berubah menjadi vampir mewah dengan kemampuan luar biasa. Ia justru menjadi vampir low-spec dengan taring terbalik dan kemampuan yang setengah jalan. Meski begitu, Siti melihat perubahan tersebut sebagai kesempatan untuk keluar dari kehidupan yang serba pas-pasan. Status barunya sebagai vampir membuatnya memiliki peluang untuk mengejar kehidupan yang selama ini hanya bisa ia bayangkan.

    Di tengah premis pertukaran nasib, kritik terhadap kelas sosial, dan dunia vampir tersebut, Siti Si Vampir mencoba menghadirkan warna berbeda dalam perfilman Indonesia. Film ini diharapkan menjadi angin segar bagi penonton yang menginginkan variasi genre di tengah dominasi film horor religi dan drama romantis. Siti Si Vampir tayang mulai 22 Oktober 2026 di bioskop Indonesia.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More