Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Siapa Robert Kraft, Bos Gillette Stadium Terseret Polemik Macklemore
potret Robert Kraft (dok. Patriots)
  • Macklemore mengklaim Robert Kraft meminta Ed Sheeran dan pemilik stadion lain agar dirinya tidak tampil, setelah dukungannya untuk Palestina memicu penolakan venue dalam tur.
  • Robert Kraft adalah Chairman dan CEO The Kraft Group, konglomerasi keluarga di olahraga, hiburan, real estat, investasi, serta paper dan packaging; kekayaannya dilaporkan US$15,2 miliar.
  • Kraft membangun bisnis lewat Rand-Whitney dan International Forest Products, lalu mengakuisisi New England Patriots pada 1994 serta membangun Gillette Stadium yang dibuka pada 2002.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Nama Robert Kraft mendadak menjadi sorotan setelah rapper Macklemore dikeluarkan dari sisa tur Ed Sheeran. Dalam unggahan di akun Instagram-nya pada 14 September 2026, Macklemore menyebut Ed Sheeran memberitahunya bahwa Kraft telah menelepon dan meminta agar dirinya tidak tampil di Gillette Stadium pada 25 dan 26 September 2026. Tak hanya itu, Macklemore juga mengklaim Kraft telah menghubungi sejumlah pemilik stadion lain dan meminta agar dirinya tidak tampil dalam tur tersebut.

Sebelumnya, Macklemore sendiri sempat menuai pro dan kontra setelah menyampaikan dukungan untuk Palestina saat tampil sebagai opening act di konser Ed Sheeran dalam dua pertunjukan di MetLife Stadium, New Jersey, pada 4 dan 5 September 2026. Setelah pernyataannya memicu seruan agar ia dikeluarkan dari tur, promotor akhirnya mengumumkan bahwa Macklemore tidak akan tampil dalam sisa jadwal tur. Keputusan tersebut diambil setelah sejumlah venue menyatakan tidak akan menggelar konser jika Macklemore masih menjadi bagian dari lineup.

Lantas, siapa sebenarnya Robert Kraft? Berikut biodata dan profilnya.

1. Biodata dan latar belakang Robert Kraft

  • Nama lengkap: Robert Hearth Kenneth Kraft

  • Tempat lahir: Brookline, Massachusetts, Amerika Serikat

  • Tanggal lahir: 5 Juni 1941

  • Usia: 85 tahun

  • Pendidikan: Columbia University; Harvard Business School (MBA)

  • Pekerjaan: Pengusaha

  • Jabatan: Chairman dan CEO The Kraft Group

Berdasarkan laporan Harvard Business School, Robert Kraft lahir dan dibesarkan di Brookline, Massachusetts. Ia menempuh pendidikannya di Columbia University dengan beasiswa akademik dan lulus pada 1963, sebelum melanjutkan pendidikan ke Harvard Business School dan meraih gelar MBA pada 1965.

Setelah itu, Kraft memulai kariernya di Rand-Whitney, perusahaan yang bergerak di bidang paper dan packaging. Dari bisnis tersebut, ia pun sukses membangun fondasi kekayaannya sebelum akhirnya memperluas usaha ke berbagai sektor. Pada 1972, Kraft mendirikan International Forest Products, yang kemudian menjadi bagian penting dalam perkembangan bisnis keluarganya.

Dari berbagai bisnis itu, Kraft bersama keluarganya kemudian mengembangkan The Kraft Group, perusahaan yang memiliki kepentingan di bidang olahraga dan hiburan, real estat, private equity, serta bisnis paper dan packaging.

Menurut profil Forbes yang diperbarui pada 15 September 2026, kekayaan Robert Kraft mencapai US$15,2 miliar atau sekitar Rp270 triliun, yang berasal dari bisnis manufaktur dan kepemilikannya atas New England Patriots.

Sementara itu, dalam kehidupan pribadinya, Kraft telah memiliki empat anak. Ia sebelumnya menikah dengan Myra Hiatt Kraft, yang meninggal dunia pada 2011, sebelum kemudian menikah dengan Dana Blumberg pada Oktober 2022.

2. Perjalanan karier Robert Kraft

Sebelum dikenal sebagai pemilik New England Patriots, Robert Kraft lebih dulu membangun bisnis di industri paper dan packaging. Ia bergabung dengan Rand-Whitney, perusahaan milik ayah mertuanya yang bergerak di bidang kemasan berbahan kertas. Pada 1968, ia kemudian membeli separuh kepemilikan perusahaan tersebut melalui leveraged buyout, sebelum akhirnya mengambil alih seluruh Rand-Whitney.

Pada 1972, Kraft mendirikan International Forest Products (IFP), perusahaan yang bergerak dalam perdagangan dan distribusi produk hasil hutan. Kehadiran IFP kemudian memperluas bisnis Kraft ke perdagangan berbagai komoditas hasil hutan, termasuk produk yang berkaitan dengan industri paper dan packaging.

3. Pemilik New England Patriots dan Gillette Stadium

Seiring waktu, bisnis Kraft terus berkembang dan merambah berbagai sektor, termasuk olahraga dan hiburan, real estat, serta investasi. Di dunia olahraga, Kraft mulai terlibat pada 1975 dengan membeli Boston Lobsters, tim tenis yang berlaga di World Team Tennis. Ketertarikannya pada olahraga pun berlanjut hingga ke New England Patriots.

Pada 1985, Kraft memperoleh hak untuk membeli lahan di sekitar Foxboro Stadium, yang saat itu menjadi markas Patriots. Tiga tahun kemudian, ia membeli stadion tersebut setelah pemilik sebelumnya mengalami kebangkrutan. Hingga pada 1994, Kraft akhirnya membeli New England Patriots. Setelah itu, ia membangun Gillette Stadium sebagai stadion baru untuk menggantikan Foxboro Stadium.

Pembangunan Gillette Stadium berlangsung pada 2000 hingga 2002 dan dibiayai secara privat oleh Kraft Group. Dibuka pada 2002, stadion ini menjadi markas baru New England Patriots. Selain Patriots, Gillette Stadium juga menjadi markas New England Revolution, klub sepak bola yang dimiliki dan dioperasikan oleh keluarga Kraft.

Curated For You

Editorial Team

Related Article