Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Semua Artis Pembuka Konser Ed Sheeran Mundur, Sikap Dukung Macklemore

Semua Artis Pembuka Konser Ed Sheeran Mundur, Sikap Dukung Macklemore
Ed Sheeran (instagram.com/edsheeran)
  • Macklemore dicoret dari sisa The Loop Tour AS setelah menyuarakan dukungan untuk Palestina di MetLife Stadium; promotor menyebut sejumlah venue menolak lineup yang melibatkannya.
  • Lukas Graham, Finneas, dan Aaron Rowe mundur sebagai artis pembuka tur Ed Sheeran, menyatakan solidaritas terhadap Palestina dan penolakan terhadap pembungkaman seniman.
  • Beoga juga keluar sebagai band pengiring dari sisa tur AS, mendukung pesan Macklemore; Ed Sheeran menegaskan pencoretan Macklemore merupakan keputusan promotor dan venue.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tur konser Ed Sheeran kembali menjadi sorotan usai para artis pembuka yang dijadwalkan tampil pada rangkaian berikutnya memutuskan mundur imbas dicoretnya Macklemore setelah menyuarakan dukungan untuk Palestina dalam penampilan MetLife Stadium, New Jersey.

Finneas, Aaron Rowe, Lukas Graham, hingga Beoga selaku band pengiring secara terbuka membagikan keputusan ini dan bersuara mendukung rakyat Palestina. Para artis ini pun menyatakan tidak akan melanjutkan keterlibatan mereka dalam “The Loop Tour.”

  1. 1. Finneas, Aaron Rowe, dan Lukas Graham mundur dari peran mereka sebagai opening act Ed Sheeran

    Finneas, Aaron Rowe, dan Lukas Graham
    Finneas, Aaron Rowe, dan Lukas Graham (instagram.com/finneas | instagram.com/aaronrowe__ | instagram.com/lukasgraham)

    Lukas Graham menjadi musisi pertama yang menyatakan mundur dari sisa jadwal tur Ed Sheeran. Kabar ini ia bagikan pada Rabu (16/9/2026) dini hari melalui akun Instagram resminya. Ia membuka surat panjangnya dengan mengatakan, betapa pentingnya manusia bisa bersuara, termasuk tentang perang dan warga sipil yang terbunuh.

    "Uang tidak membuat seseorang berhak menguasai percakapan. Saldo rekening siapa pun seharusnya tidak menentukan siapa yang boleh berbicara atau penderitaan mana yang boleh kita akui. Aku mencintai Ed dan aku bersyukur atas semua yang telah kami lalui bersama. Hal itu tidak berubah. Namun, aku tidak bisa menyampaikan kata-kata ini kepada dunia dan melanjutkan tur ini dalam situasi seperti sekarang. Kami memutuskan untuk mundur dari sisa jadwal tur," kata Lukas Graham.

    Berselang satu jam kemudian, Finneas ikut mengumumkan pengunduran dirinya. Penyanyi yang dijadwalkan membuka enam konser Ed Sheeran di Amerika Selatan tersebut turut menyoroti bagaimana artis harus bisa menyuarakan pendapatnya. Ia pun mendukung seniman yang tetap berani membela yang tetrindas.

    Finneas menulis, “Para seniman tidak boleh dibungkam ketika mereka bersuara untuk membela mereka yang tertindas. Saya telah memutuskan untuk mundur dari jadwal tur mendatang saya bersama Ed Sheeran. Saya berdiri bersama Palestina dan rakyatnya.”

    Tak lama setelah Finneas, Aaron Rowe juga mengumumkan bahwa dirinya mundur sebagai artis pendukung “The Loop Tour.” Ia mengatakan keputusan tersebut tidak mudah, karena Ed Sheeran merupakan teman yang telah memberikan pengaruh besar dalam hidupnya. Dalam pernyataannya, Aaron turut menyinggung latar belakang Irlandia yang membuatnya memahami sejarah genosida, kelaparan paksa, dan pendudukan.

    "Aku harus tetap jujur pada diriku sendiri dan para leluhurku yang menentang kolonialisme serta memperjuangkan kebebasan yang bisa kunikmati hari ini di Irlandia. Free Palestine," tulis Aaron Rowe.

  2. 2. Band pengiring Beoga ikut mundur dari konser Ed Sheeran

    pernyataan resmi Beoga
    pernyataan resmi Beoga (instagram.com/beogamusic)

    Selain para opening act, Beoga yang merupakan band pengiring Ed Sheeran juga memutuskan keluar dari sisa rangkaian “The Loop Tour” di Amerika Serikat. Band asal Irlandia tersebut sebelumnya mengiringi Ed dalam enam lagu di pertunjukan, sementara Ed tampil solo untuk bagian lagu lainnya menggunakan gitar.

    Dalam pernyataan yang dibagikan di Instagram, Beoga mengatakan mereka tidak ingin melanjutkan tur setelah Macklemore dikeluarkan. Mereka juga menyatakan tetap menghargai persahabatan dengan Ed Sheeran yang telah berlangsung selama lebih dari 10 tahun. Beoga menyebut mereka hadir dalam tur tersebut untuk pertunjukan sekaligus mendukung pesan yang disampaikan Macklemore.

    "Kami telah memutuskan untuk mundur sebagai band pengiring Ed Sheeran dari sisa rangkaian tur The Loop di Amerika Serikat, menyusul pembungkaman terhadap Macklemore oleh lobi Zionis," tulis Beoga.

    Pihaknya lalu menjelaskan, mereka mendukung aksi yang dilakukan Macklemore di atas panggung. Menurut mereka, penting untuk mengetahui musuh sebenarnya adalah lobi Zionis. Mereka telah bekerja tanpa kenal lelah untuk membungkam para seniman yang ingin berbicara secara bebas mengenai genosida. Secara terang-terangan Beoga menyebut nama Robert Kraft, sosok yang disebut mencoret Macklemore dari sisa tur Ed Sheeran.

    "Cari tahu seberapa besar upaya Robert Kraft dalam melawan gerakan BDS. Itu akan memberi gambaran tentang apa yang selama ini kami semua hadapi. Kami hadir untuk menyaksikan penampilan dan pidato Macklemore. Kami sepenuhnya mendukung pesannya, begitu pula sebagian besar penonton di MetLife Stadium, dan hal itu membuat para pelobi tersebut khawatir. Kalau kalian masih ragu, silakan baca kembali transkripnya."

    Mereka lalu menutup pesan panjangnya dengan menyatakan dukungan terhadap Palestina.

  3. 3. Macklemore dicoret dari sisa tur Ed Sheeran

    Potret Macklemore, sosok rapper yang dicoret dari sisa tur Ed Sheeran (instagram.com/macklemore)
    Potret Macklemore, sosok rapper yang dicoret dari sisa tur Ed Sheeran (instagram.com/macklemore)

    Macklemore dicoret dari sisa jadwal “The Loop Tour” di Amerika Serikat setelah menyampaikan dukungan terhadap Palestina dalam penampilannya di MetLife Stadium pada 4 September 2026. Dalam pidatonya, ia menyerukan “Free Palestine” dan membahas kondisi warga Palestina di Gaza serta Tepi Barat. Ia juga membawakan “Hind’s Hall”, lagu yang berkaitan dengan dukungannya terhadap Palestina.

    Setelah pernyataan tersebut, promotor tur, Messina Touring Group, mengatakan sejumlah venue untuk jadwal mendatang tidak akan mengizinkan konser jika Macklemore tetap berada dalam daftar penampil. Promotor menyebut kondisi tersebut berpotensi membuat konser dibatalkan dan berdampak pada ratusan ribu penonton. Karena itu, setelah berdiskusi dengan sejumlah pihak, Macklemore tidak lagi ikut dalam sisa jadwal tur.

    Ed Sheeran menyatakan bahwa pencoretan Macklemore bukan keputusannya. Ia mengatakan pihak promotor dan venue yang mengambil keputusan tersebut setelah sejumlah venue menyatakan tidak bersedia menggelar konser dengan Macklemore dalam lineup. Ed juga mengatakan dirinya sempat berusaha menjadi penengah dalam situasi tersebut.

    "Macklemore keluar dari tur tersebut merupakan keputusan promotor, bukan keputusan saya. Kontrak Macklemore untuk tur ini adalah dengan promotor, bukan dengan saya," tegas Ed Sheeran dalam poin klarifikasinya.

    Situasi ini memicu reaksi dari para artis dunia. Gak sedikit yang ikut mendukung Macklemore dalam aksi beraninya membela Palestina.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More