Tim Artemis II Nonton Project Hail Mary Sebelum ke Bulan, Asyik Banget

- Kru Artemis II menonton film Project Hail Mary bersama keluarga saat masa karantina sebelum misi ke bulan, menggunakan tautan khusus dari studio Amazon sebagai momen kebersamaan terakhir di Bumi.
- Jeremy Hansen memuji akting Ryan Gosling yang dianggap menggambarkan dedikasi dan semangat eksplorasi luar angkasa, menjadikan film tersebut sumber inspirasi bagi para astronot Artemis II.
- Ryan Gosling mengirim pesan video berisi dukungan dan doa terbaik untuk kru Artemis II, menegaskan hubungan hangat antara film Project Hail Mary dan misi luar angkasa nyata mereka.
Ada yang unik sekaligus menyentuh dari proyek film Project Hail Mary (2026). Setelah sempat mencuri perhatian lewat pemutaran perdana di stratosfer, kini film tersebut justru ditonton langsung oleh kru misi Artemis II sebelum mereka benar-benar terbang ke luar angkasa.
Para astronot yang tergabung dalam misi ini (Jeremy Hansen, Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch) menyempatkan diri menonton film tersebut. Hal itu dilakukan saat masa karantina sebelum menjalani misi ke bulan selama 10 hari menggunakan wahana Orion.
1. Astronot Artemis II nonton Project Hail Mary bersama keluarga masing-masing

Menariknya, pengalaman nonton ini tidak dilakukan di ruang briefing NASA, melainkan di rumah masing-masing bersama keluarga. Dalam masa karantina sebelum peluncuran, para astronot mendapat akses khusus untuk menyaksikan film tersebut.
Jeremy Hansen mengungkap bahwa mereka menerima tautan khusus dari studio Amazon dan menjadikan momen itu sebagai waktu berkualitas bersama keluarga sebelum berangkat menjalankan misi bersejarah.
"Kami semua sangat beruntung. Kami bisa menonton (Project) Hail Mary saat karantina. Sungguh menyenangkan mereka mengirimkan tautan kepada kami untuk menontonnya di rumah bersama keluarga kami, mempersiapkan kami untuk petualangan luar angkasa kami sendiri,” ujarnya, seperti dilaporkan Variety (6/4/2026).
Tak hanya itu, Hansen juga memberikan apresiasi terhadap performa Ryan Gosling. Dalam film ini, ia berperan sebagai Ryland Grace, karakter guru sains sekaligus ilmuwan yang menjalankan misi penyelamatan umat manusia ke luar angkasa.
"Saya hanya akan mengatakan kepada Ryan, seni meniru sains dan sebaliknya," lanjutnya.
2. Performa Ryan Gosling disebut inspiratif bagi para astronot

Bagi Hansen, apa yang ditampilkan Ryan Gosling di Project Hail Mary bukan sekadar akting, melainkan refleksi dedikasi yang terasa relevan dengan dunia nyata yang mereka jalani.
"Dia melakukan pekerjaan yang luar biasa di film itu. Sungguh menyenangkan melihat orang-orang benar-benar menghayati peran-peran tersebut," kata Hansen.
Sosok Ryland Grace yang rela mempertaruhkan segalanya demi umat manusia dianggap selaras dengan semangat eksplorasi dan pengorbanan para astronot. Ia menyebut bahwa film ini bukan cuma menghibur, tapi juga menginspirasi.
"Saya pikir itu adalah contoh yang sangat menginspirasi, dan seseorang yang pergi ke sana dan melakukan apa yang telah dilakukan untuk menyelamatkan umat manusia. Itu adalah contoh yang luar biasa yang dapat kita semua ikuti. Kita semua berpikir film itu benar-benar membangkitkan semangat dan menginspirasi," tuturnya.
3. Ryan Gosling kirim pesan dukungan untuk kru Artemis II

Koneksi antara film dan misi Artemis II terasa makin hangat ketika Ryan Gosling secara langsung mengirimkan pesan dukungan untuk mereka. Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram resmi @projecthailmary, Gosling menyampaikan harapan terbaiknya kepada para astronot.
"Hai semuanya, saya Ryan Gosling dan saya memainkan seorang ahli biologi yang pergi ke luar angkasa untuk menyelamatkan planet (bumi) dalam film Project Hail Mary. Namun, astronot Artemis II akan pergi ke luar angkasa sungguhan dan mereka akan berjalan lebih jauh dari Bumi daripada manusia mana pun sepanjang sejarah. (Saya) mengirimkan doa terbaik kepada kru Artemis II," ucapnya
Project Hail Mary sendiri adalah film sci-fi yang digarap oleh Phil Lord dan Christopher Miller berdasarkan buku Andy Weir. Plotnya diawali dengan momen Ryland Grace terbangun di pesawat luar angkasa tanpa ingatan tentang bagaimana ia bisa berada di sana. Perlahan, ia ingat identitasnya dan misinya untuk menyelamatkan umat manusia.
Selain Ryan Gosling, film ini dibintangi oleh Sandra Hüller, James Ortiz, dan Lionel Boyce. Ryan Gosling bukan hanya sebagai bintang utama, tetapi juga sebagai produser. Setelah tayang di Amerika Serikat pada 20 Maret 2026, Project Hail Mary tayang di bioskop Indonesia mulai 8 April 2026.



















