Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
10 Negara Ini Anggota Parlemennya Juga "Jago Berantem" di Ruang Sidang
www.bloomberg.co.jp

Masih teringat dalam benak kita peristiwa memalukan yang terjadi di Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Daerah, Senin 3 April, 2017 yang lalu. Para wakil daerah yang hadir terlibat pertikaian fisik yang menyebabkan kericuhan di ruang sidang. Aduh, kok seperti ini ya wajah politik pemerintahan Indonesia. Anggota parlemen lebih memilih berantem daripada berdiskusi di ruang sidang.

Namun, ternyata pertengkaran di parlemen gak hanya terjadi di Indonesia saja lho. Sembilan negara ini juga punya sejarah pertengkaran parlemen paling parah di dunia. Alih-alih membicarakan masalah dengan musyawarah, para pembuat kebijakan ini lebih suka mengayunkan tinju mereka.

1. Ukraina adalah salah satu negara yang politikusnya paling sering berantem.

Kalau kamu coba mencari video perkelahian para anggota dewan (alias parliament fight) Ukraina di internet, kamu akan mendapatkan lebih dari satu hasil yang berbeda. Soalnya memang sudah berkali-kali terjadi sih.

2. Korea Selatan bahkan menggunakan jurus-jurus ilmu beladiri untuk menegakkan pendapat mereka.

Korea Selatan juga merupakan negara yang cukup sering mengalami pertikaian dalam sidang parlemen. Tempramen yang tinggi mungkin menjadi salah satu faktor penyebab mengapa hal ini kerap terjadi.

Bahkan pada satu kesempatan, para anggota legislatif yang terlibat pertengkaran menggunakan jurus judo mereka untuk membanting lawan politik di ruang sidang. Ngeri!

3. Kericuhan sidang parlemen di India ini sudah seperti perang saja.

Video bentrokan di gedung parlemen India ini rasanya lebih tepat jika disebut sebagai "perang" alih-alih pertengkaran biasa. Lihat deh bagaimana para anggota dewan menjadikan berbagai barang dan perabotan yang bisa mereka lempar sebagai senjata. Serem banget.

4. Anggota legislatif Turki juga jago adu jotos ternyata.

Turki juga gak lepas dari daftar hitam negara yang anggota parlemennya pernah adu jotos di ruang sidang. Rapat yang awalnya berlangsung normal berubah jadi medan pertempuran antara partai oposisi dan penguasa.

5. Lebih dari sekali Taiwan menunjukkan bahwa anggota dewannya "siap tempur" demi mempertahankan pendapat mereka.

Gak jauh berbeda sama Ukraina, parlemen Taiwan juga dikenal cukup sering terlibat dalam pertengkaran hebat. Bahkan kalau kamu cari di internet, ada kompilasinya segala.

Jangan dikira hanya para bapak-bapak saja yang berani main tangan, ibu-ibu anggota dewan ini juga gak ragu saling jambak dan tendang demi menjatuhkan oposisi mereka di parlemen. Ck ck ck.

6. Pertikaian anggota parlemen di Venezuela penuh totalitas, layaknya pertandingan bela diri.

Venezuela boleh disebut total dalam pertengkaran parlemennya. Kalau di negara lain masih ada yang saling lerai, kericuhan di parlemen Venezuela ini totalitas banget. Sudah seperti pertandingan tinju sungguhan. Lihat deh, bahkan sampai bonyok begitu, sang politikus masih bersedia tampil di televisi.

7. Anggota legislatif Jepang juga bisa ngamuk lho!

Jangan dikira orang-orang Jepang yang ramah dan santun gak bisa ngamuk juga. Nih buktinya, bahkan meskipun ada Perdana Menteri Shinzo Abe, para anggota legislatif ini gak segan-segan menyerbu pimpinan sidang di depan.

8. Semua anggota sibuk saling lempar melempar tinju di Parlemen Nigeria

Pertikaian pecah di ruang sidang parlemen Nigeria saat para anggota yang tidak setuju dengan ketua dewan meminta pemakzulan dirinya. Wah, sudah seperti film aksi kolosal saja nih.

9. Bolivia juga gak main-main dalam pertengkaran politiknya.

Beberapa kali Bolivia juga mengalami kericuhan politik di dewan legislatifnya. Seperti yang satu ini misalnya, tinju diayunkan ketika kata-kata tak lagi didengar lawan politik.

10. Indonesia punya sejarah kelam soal pertengkaran para anggota dewan.

Sebelum pertengkaran Senin kemarin, sudah beberapa kali terjadi kericuhan di ruang sidang anggota dewan parlemen Indonesia. Salah satu yang paling mencuri perhatian dunia internasional adalah yang terjadi pada masa pemerintahan Megawati ini. Aduh malunya.

Idealnya para wakil rakyat dan pembuat kebijakan memiliki pemikiran yang jernih dan hati yang tenang demi dapat membuat keputusan yang adil. Namun, sepertinya pada prakteknya hal ini tidak mudah. Alih-alih berusaha mencapai mufakat lebih sering perbedaan berusaha diselesaikan dengan otot. Semoga kejadian serupa tidak lagi terulang di negeri kita tercinta.

Editorial Team

Related Article