3 Alasan Choi Yee Jae Ingin Menembak Maut di Death's Game Part 1

Episode 4 Death's Game menampilkan adegan Choi Yee Jae (Seo In Guk) yang dengan cekatan mengambil pistol milik Maut (Park So Dam). Pria tersebut pun langsung menodongkan pistol ke kepala Maut. Dari ekspresi wajah, ia tampak kesal dengan tindakan Maut.
Choi Yee Jae sudah hilang akal dan tak dapat mengendalikan amarahnya kepada Maut. Lantas, apa saja alasan yang membuat Choi Yee Jae berani ingin menembak Maut? Langsung simak di bawah ini, yuk!
1. Choi Yee Jae merasa dipermainkan oleh Maut

Choi Yee Jae telah dihukum oleh Death lantaran ia yang bunuh diri. Ia juga sudah divonis bahwa dirinya masuk neraka. Untuk meringankan hukumannya, ia harus memasuki tubuh orang yang berbeda selama 12 kali.
Part 1, ia sudah menjalani 7 kali di tubuh orang yang berbeda. Death menjanjikan jika ia bisa bertahan hidup di tubuh salah satu dari 12 orang tersebut, maka bisa meneruskan kehidupan di dunia. Larangannya adalah ia tidak boleh bunuh diri dan membunuh seseorang.
Menjalani serangkaian peristiwa saat masuk ke badan seseorang, Choi Yee Jae kesal. Pasalnya, ia tak diberi kesempatan untuk bertahan. Seringnya, ia seolah-olah tak dapat menghindari kematian meski sudah berusaha dengan keras.
Ia merasa usahanya sia-sia dan menganggap bahwa Maut mempermainkan dirinya. Logikanya pun mengatakan bahwa jika memang dirinya ditakdirkan masuk ke neraka kenapa harus melakukan hal tersebut.
2. Mengetahui fakta atas kematian Lee Ji Su (Go Youn Jung)

Lee Ji Su adalah kekasih Choi Yee Jae. Saat memasuki tubuh Jang Gun U (Lee Do Hyun), ia pun bertemu dengan Lee Ji Su. Setelah berkenalan, Jang Gun U menawarkan untuk menemani Lee Ji Su pulang.
Jang Gun U yang tidak tahan siapa dirinya pun langsung mengungkapkan bahwa dirinya adalah Choi Yee Jae. Takdir berkata lain, sebuah mobil berwarna merah langsung menabrak keduanya. Lee Ji Su berakhir meninggal.
Choi Yee Jae yang langsung kembali menghadap ke Maut langsung marah besar. Ia merasa bahwa Maut mempermainkan dirinya dengan mengambil orang tersayang. Choi Yee Jae sama sekali tak pernah terpikirkan jika Lee Ji Su meninggal secara tragis saat bersama dirinya.
3. Adanya penyesalan diri karena insecure berlebihan

Choi Yee Jae merasa gak berguna karena ditolak berkali-kali saat melamar pekerjaan. Ia beranggapan bahwa dirinya gak pantas untuk Lee Ji Su. Ia juga malu kepada ibunya karena gak bisa membuat bangga. Gak hanya itu, uang yang digunakan untuk investasi pun dibawa kabur oleh temannya. Alasan-alasan ini lah yang membuat dirinya bunuh diri.
Begitu ia menjalani hukuman dari Maut, hatinya sakit saat memasuki tubuh Jang Gun U. Ia baru menyadari bahwa kematian dirinya menyebabkan orang yang disayanginya mengalami kesedihan berkepanjangan. Selama hidup terungkap fakta bahwa ia hanya dipermainkan oleh pikirannya sendiri.
Melihat dari ekspresi wajahnya, ada rasa penyesalan saat ia bertemu ibunya di rumah abu. Kesedihan Choi Yee Jae mengisyaratkan bahwa ia ingin hidup kembali dan meminta maaf kepada sang ibu. Sayangnya, kesempatan tersebut tak mungkin didapat olehnya. Choi Yee Jae yang menodongkan pistol tersebut sebenarnya hasil dari penyesalan akan keputusannya bunuh diri.
Alasan Choi Yee Jae ingin menembak Maut memang gak diungkapkan secara jelas. Namun, beranjak dari episode awal, Choi Yee Jae sudah kesal dengan perlakuan Death. Lantas, di episode berapakah Choi Yee Jae nantinya bersikap lapang kepada Death? Nantikan kelanjutannya di Death's Game part 2 pada 5 Januari 2023.



















