7 Diskriminasi Pekerja Perempuan yang Disoroti di Undercover Miss Hong

Drama Korea terbaru besutan TvN, Undercover Miss Hong sukses curi atensi dan berhasil raih rating menjanjikan sejak penayangan perdananya. Tampilkan pertumbuhan rating yang signifikan, penayangan episode terbarunya bahkan cetak rating 7,1 %, lho. Usung genre komedi di dalamnya, drakor ini suguhkan kisah berlatar waktu tahun 1990-an tentang Hong Keum Bo (Park Shin Hye), seorang supervisor elit di Badan Pengawas Keuangan yang menyamar sebagai gadis 20-an bernama Hong Jang Mi untuk menyelidiki aliran dana gelap Hanmin Investment & Securities.
Dalam penyamarannya ini, Hong Keum Bo menjadi seorang pekerja wanita lulusan SMA biasa untuk Hanmin Investment & Sekurities. Di dalam perusahaan itu, Hong Keum Bo mendapati ada banyak pekerja perempuan yang diperlakukan tidak adil. Di tahun itu, isu soal kesetaraan memang belum marak. Berikut ini jadi diskriminasi pekerja perempuan yang disoroti di drakor Undercover Miss Hong, intip yuk!
1. Jabatan-jabatan strategis di hirarki atas keseluruhan di isi oleh laki-laki dan pekerja perempuan hanya memegang pekerjaan remeh

2. Pekerja perempuan hanya ditugaskan untuk menulis pesanan menu makan siang hingga mengantar dokumen-dokumen saja

3. Saat ada rapat tim, Bang Jin Mok mengkritik soal Yong Gi yang menyiapkan cemilan dan bukan Keum Bo

4. Jin Mok mengatakan jika pekerja perempuan yang seharusnya menyiapkan cemilan di meja rapat

5. Di hadapan Keum Bo, Cha Jung Il bergosip dengan mengatakan Bok Hee bisa jadi sekretaris presdir baru karena menggunakan rayuan perempuan murahan

6. Padahal presdir Jung Woo mempertahankan Bok Hee karena kinerja gadias itu yang baik dan memberikannya banyak informasi bermanfaat

7. Meski sudah mengabdi pada Pil Beom, Ju Ran tak pernah diberi jabatan bagus hanya karena ia pekerja perempuan

Di tahun tersebut, pekerja perempuan masih kerap dipandang sebelah mata dan mendapatkan banyak perlakukan tidak adil dalam drakor Undercover Miss Hong. Saat kebanyakan pekerja perempuan diam saja agar tak dipecat, ini berbeda dengan Hong Keum Bo. Setiap kali mendengar para atasan pria merendahkan pekerja perempuan, Hong Keum Bo selalu melawan dan unjuk diri. Hong Keum Bo berani menampilkan jika dirinya memiliki kecerdasaan di atas para atasan kunonya.


















