9 Bukti Inkompetensi Cha Si Young sebagai Jaksa di The Scarecrow

- Cha Si Young digambarkan sebagai jaksa ambisius dari keluarga terpandang yang lebih mengandalkan reputasi keluarganya daripada kemampuan pribadi.
- Ia kerap mencuri hasil kerja orang lain, bertindak gegabah dalam penyelidikan, dan memanipulasi hasil investigasi demi pengakuan serta kenaikan jabatan.
- Motivasi utamanya bukan menegakkan keadilan, melainkan mencari apresiasi ayah dan pejabat lain, sehingga banyak pihak dirugikan oleh tindakannya.
Cha Si Young (Lee Hee Jun) di The Scarecrow merupakan seorang jaksa yang berasal dari keluarga berada dan terpandang. Ayahnya pejabat di daerahnya dan kakaknya adalah petinggi kepolisian.
Latar belakang inilah yang membuat Si Young tampak begitu ambisius namun tidak dibarengi dengan kompetensi. Ia begitu mengandalkan reputasi keluarganya, bahkan di pekerjaannya sebagai jaksa. Hingga kasus pembunuhan berantai yang ia tangani pun tidak diselesaikan dengan benar. Nah, berikut ini deretan bukti inkompetensi Cha Si Young!
1. Semua hasil kerja Si Young adalah curian dari kerja keras penyelidikan Tae Joo. Si Young bersikap semena-mena tanpa berkontribusi sedikit pun

2. Ia juga tidak punya kemampuan analisis yang mendalam. Ia hanya menagih kerja polisi tanpa bantu cari tersangka padahal sudah ada banyak petunjuk

3. Ia beberapa kali langsung yakin terhadap tersangka tertentu tanpa pertimbangkan kemungkinan lain. Sikap terburu-buru ini merugikan banyak orang

4. Egonya pun lebih dominan dibanding kesuksesan tim, alih-alih bangun kerja sama yang baik dengan polisi, ia malah ingin diakui sebagai pahlawan

5. Sebagai jaksa, Si Young tidak bisa memisahkan urusan pribadi dan pekerjaan, alhasil sering membiarkan konflik pribadi memengaruhi keputusannya

6. Si Young tampak bekerja keras bukan untuk membantu para korban pembunuhan, melainkan untuk diapresiasi sang ayah dan dilirik oleh para pejabat

7. Menyebalkan, ia juga sering memanipulasi hasil penyelidikan agar berakhir dengan cepat sehingga ia bisa peroleh penghargaan dan naik pangkat

8. Ego tingginya membuat ia tidak mau berbaur dengan polisi, bahkan ia menghasut para polisi menjadi dua kubu agar bekerja sesuai dengan kemauannya

9. Ketika situasi sulit, ia akan menghalalkan segala cara demi tujuannya, termasuk menyiksa dugaan tersangka meski belum terbukti jelas kejahatannya

Cha Si Young terbilang sebagai salah satu karakter jaksa yang menyebalkan dan bengis. Ia memiliki masa kecil yang suram namun tidak mengubahnya sebagai pribadi yang bijak.
Pekerjaannya sebagai jaksa tidak ia tekuni dengan sungguh-sungguh, melainkan ia merugikan banyak orang dengan analisis dan investigasinya yang asal-asalan. Pekerjaannya ia lakukan bukan untuk menegakkan keadilan, tetapi untuk menarik simpati dan apresiasi ayahnya dan para kolega pejabatnya. Sungguh miris, bukan?


















