4 Alasan Do Ra Ik Mulai Terbuka pada Maeng Se Na di Drakor Idol I

- Maeng Se Na jadi satu-satunya orang yang mempercayai dirinya
- Maeng Se Na selalu mengusahakan untuk bisa membela Do Ra Ik
- Maeng Se Na sempat mengungkapkan kekecewaannya
Do Ra Ik (Kim Jae Young) dalam drakor Idol I dikenal sebagai sosok yang tertutup. Ia jarang memperlihatkan perasaannya dengan jujur karena ia punya beberapa hambatan, seperti tekanan dari agensi, tuntutan menjaga image dari publik dan pengalaman emosional yang membuatnya terbiasa menyimpan segala sesuatu sendirian.
Ketika bertemu dengan pengacaranya yang bernama Maeng Se Na (Sooyoung SNSD), emosinya meledak-ledak karena ia dijebak atas kejahatan yang gak ia lakukan. Seiring dengan berjalannya waktu, ia mulai terbuka pada Maeng Se Na. Beberapa hal yang mereka lewati bersama membuat Do Ra Ik sadar ia membutuhkan perempuan itu. Di bawah ini telah dirangkum empat alasan Do Ra Ik mulai terbuka pada Maeng Se Na.
1. Maeng Se Na jadi satu-satunya orang yang mempercayai dirinya

Maeng Se Na menanyakan berulang kali kepada Do Ra Ik apakah laki-laki itu benar-benar membunuh Kang Woo Seong (An Woo Yeon) hingga ditetapkan sebagai tersangka. Do Ra Ik menjawab dengan emosi yang belum stabil bahwa ia gak akan membunuh temannya sendiri. Maeng Se Na sempat ragu karena ia baru pertama kali menemui Do Ra Ik secara langsung meskipun ia sudah lama mengidolakan laki-laki itu.
Dari gerak-geriknya, ia bisa melihat kejujuran dalam diri Do Ra Ik. Maeng Se Na memutuskan untuk percaya kepada Do Ra Ik. Jika suatu saat terbukti Do Ra Ik memang menjadi pembunuh, ia akan memikirkan solusi lainnya.
2. Maeng Se Na selalu mengusahakan untuk bisa membela Do Ra Ik

Pengacara yang ditugaskan menjadi kuasa hukum Do Ra Ik tadinya bukanlah Maeng Se Na. Namun, karena merasa gak ada peluang, Maeng Se Na akhirnya mengambil alih kasus Do Ra Ik dari pengacara tersebut. Ketua firma hukum Cheon Un, Cheon Gwang Soo (Kim Won Hae) yang merupakan atasan Maeng Se Na memerintahkan agar kasus Do Ra Ik dilepas saja.
Maeng Se Na akan diberi kasus lain sebagai gantinya. Namun, Maeng Se Na menolak. Ia menegaskan prinsipnya yang selama ini selalu membela kliennya hingga akhir. Ia meyakinkan untuk bekerja lebih mandiri tanpa merepotkan rekan-rekannya jika memang dianggap menganggu reputasi firma tersebut.
3. Maeng Se Na sempat mengungkapkan kekecewaannya

Walaupun ambisius, Maeng Se Na juga masih punya sisi manusiawi. Ia merasa sangat frustasi saat Do Ra Ik sulit untuk menceritakan segala sesuatu yang berhubungan dengan kejadian di malam pembunuhan Kang Woo Seong.
Saat hampir putus asa, ia mengungkapkan kepada Do Ra Ik bahwa sekecil apapun kejadian yang dialami kliennya itu harus diceritakan kepadanya karena bisa bermanfaat untuk membuktikan Do Ra Ik gak bersalah. Do Ra Ik jadi merasa gak enak karena ia terlihat seperti gak menghargai usaha Maeng Se Na yang selalu ada untuk membantunya.
4. Merasa senasib dan mengetahui reputasi Maeng Se Na sebagai pengacara

Beberapa waktu bersama Maeng Se Na bahkan sampai tinggal serumah membuat Do Ra Ik mengetahui bahwa Maeng Se Na adalah pengacara bereputasi. Ia kagum karena perempuan itu selalu menunjukkan kegigihan dalam mencari informasi. Selain itu, Do Ra Ik merasa tersentuh saat Cheon Gwang Soo menyebut Maeng Se Na kemungkinan membela Do Ra Ik karena teringat dengan ayahnya. Maeng Se Na di masa lalu trauma karena ayahnya dicap sebagai pembunuh dan merasa Do Ra Ik sekarang mengalami hal serupa.
Keterbukaan Do Ra Ik terhadap Maeng Se Na menjadi perubahan besar yang berpengaruh pada progres emosional yang ia alami. Bersama Maeng Se Na sebagai pengacaranya, Do Ra Ik gak merasa kesepian karena di titik terendahnya ternyata masih ada orang yang membelanya.


















