still cut drakor If Wishes Could Kill (instagram.com/netflixkr)
Di drakor If Wishes Could Kill, aplikasi Girigo diciptakan oleh Kwon Si Won (Choi Joo Eun) untuk diikutkan ajang perlombaan mewakili tim koding sekolahnya, SMA Seorin. Namun, karena adanya Kesalahpahaman antara ia dan sahabatnya, Do Hye Ryung (Kim Si A), Kwon Si Won menjadikan aplikasi tersebut sebagai alat untuk mem-bully sahabatnya itu.
Akibatnya, Do Hye Ryung yang kelewat sakit hati akhirnya membuat permohonan di aplikasi Girigo lengkap dengan ritual menggunakan deolmi. Deolmi adalah jenis boneka yang bisa mengutuk seseorang hanya dengan mengikatkan sesuatu yang berkaitan dengan orang tersebut, seperti rambut atau kuku.
Ritual deolmi bisa berjalan lancar apabila dialiri darah segar dari jiwa yang masih hidup. Sebab itu, Do Hye Ryung nekat mengakhiri hidup dengan menggorok lehernya sendiri sehingga darahnya mengaliri deolmi yang mengutuk Kwon Si Won agar segera tewas.
Di sisi lain, Kwon Si Won yang terkena kutukan meninggal dengan cara yang sama seperti Do Hye Ryung. Menjelang ajalnya, Kwon Si Won juga membuat permohonan di aplikasi Girigo agar kutukan tersebut terus berlanjut di masa depan. Sebab itulah, kini Girigo menjadi aplikasi terkutuk karena dikendalikan oleh arwah-arwah pendendam.