Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Culture Shock Ji Ui di Pyeondong-do dalam Doctor on the Edge

4 Culture Shock Ji Ui di Pyeondong-do dalam Doctor on the Edge
still cut drakor Doctor on the Edge (instagram.com/ena_drama)
Intinya Sih
  • Do Ji Ui, dokter bedah plastik, ditempatkan di Pulau Pyeondongdo yang dikenal sulit dan penuh rumor tidak menyenangkan bagi tenaga medis.
  • Ia mengalami culture shock seperti lingkungan penuh serangga, transportasi terbatas lewat kapal, serta warga yang enggan mengikuti prosedur medis.
  • Selain itu, kehidupan pribadinya mudah dipantau warga karena gosip cepat menyebar, membuat Ji Ui harus beradaptasi dengan budaya lokal yang sangat terbuka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Do Ji Ui (Lee Jae Wook) merupakan dokter ahli bedah plastik yang harus melakukan pelayanan kesehatan di masyarakat dalam drakor Doctor on the Edge. Berbeda dari rekan sejawatnya yang ditempatkan di lokasi nyaman, Do Ji Ui justru mendapat penempatan di Pulau Pyeondongdo. Hal ini pun jelas menjadi penempatan yang dihindari oleh para dokter.

‎Alasan dokter tak mau ditempatkan di pulau tersebut karena beragam rumor yang beredar. Kabarnya, siapa pun yang menjalankan pengabdian di pulau itu tak akan bertahan lama. Sebagaimana yang diprediksi, tak berselang lama usai praktik di pulau itu, Do Ji Ui pun merasa ingin segera dipindahtugaskan. Apa alasannya? Berikut empat culture shock yang dialami Ji Ui di Pyeondong-do dalam Doctor on the Edge.

1. Beragam serangga dan ular sudah biasa terlihat di perumahan

still cut drakor Doctor on the Edge
still cut drakor Doctor on the Edge (instagram.com/ena_drama)

Sejak hari pertama bertugas, Do Ji Ui sudah dibuat tak nyaman dengan lingkungan tempat tinggalnya. Tepat saat ia hendak merapikan barang bawaannya, ada kelabang besar di kamarnya sampai hinggap di wajahnya. Hal itu jelas membuat Do Ji Ui terkejut mengingat ia datang dari luar kota dan jarang melihat serangga berbahaya berkeliaran di rumah.

‎Saat ia mengeluh pada rekan kerjanya di pusat kesehatan, tanggapan yang diberikan cukup datar. Mereka berkata bahwa hal itu sudah biasa sehingga tak perlu dirisaukan. Bahkan, hal paling mengejutkan adalah fakta bahwa jika menemukan ular di depan rumah pun menjadi hal biasa dan tak membuat para perempuan ketakutan.

2. Perjalanan ke mana pun dari Pyeondongdo harus menggunakan kapal

still cut drakor Doctor on the Edge
still cut drakor Doctor on the Edge (instagram.com/ena_drama)

Do Ji Ui merupakan seseorang yang memiliki trauma pada air dan juga kapal. Belum dijelaskan detail mengenai trauma yang dialami Ji Ui di masa lalu. Namun, hal yang sangat jelas adalah fakta bahwa jika Ji Ui menaiki kapal, ia akan panik hingga tak sadarkan diri.

‎Sayangnya, kondisi tersebut tak bersahabat dengan penempatannya di Pyeondongdo. Setiap perjalanan dari pulau itu mengharuskan Ji Ui untuk menaiki kapal. Saat ia bertanya pada warga apakah ada jalan lain selain naik kapal, maka jawabannya adalah tidak ada. Mereka hanya memberi dua pilihan, naik kapal atau jalan dengan jarak tempuh yang cukup lama.

3. Tidak sedikit warga menolak ikuti prosedur pelayanan kesehatan

still cut drakor Doctor on the Edge
still cut drakor Doctor on the Edge (instagram.com/ena_drama)

Tujuan utama Do Ji Ui berada di Pulau Pyeondongdo tentunya adalah memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi warganya. Akan tetapi, pada hari pertama ia praktik, Ji Ui dihadapkan pada kesulitan dalam menghadapi para warga. Mereka kerap menentang mengikuti prosedur pelayanan kesehatan yang dianjurkan dokter.

‎Beberapa pasien datang ke pusat kesehatan hanya untuk meminta obat saja, tanpa bersedia untuk diperiksa oleh dokter terlebih dahulu. Bukan hanya itu, mereka juga kerap marah dan memaksa tenaga medis memberikan jumlah obat untuk jangka panjang, yaitu 30 hari. Bahkan, jika ada penyakit berbahaya yang dialami pasien, dokter pun menyarankan agar mereka dirujuk ke rumah sakit, tetapi para warga kerap menolak dan menganggap dokter terlalu berlebihan.

4. Semua aktivitas Do Ji Ui dapat mudah dipantau warga

still cut drakor Doctor on the Edge
still cut drakor Doctor on the Edge (instagram.com/ena_drama)

Kebiasaan yang tak kalah mengejutkan bagi Do Ji Ui adalah fakta bahwa setiap tindakannya dapat diamati warga. Kabar bahwa Do Ji Ui pingsan dan digendong oleh seorang wanita pun begitu cepat tersebar ke seluruh penduduk Pyeondongdo. Kecepatan perpindahan informasi itu memang telah diketahui oleh para warga. Tak heran, mereka pun sangat berhati-hati dalam bersikap.

‎Oh Mi Ja (Gil Hae Yeon), salah satu penduduk di pulau itu pun kerap memperingatkan cucunya agar selalu berhati-hati dalam beraktivitas. Menurut Mi Ja, semua mata akan mudah memandang dan melihat apa yang terjadi. Tak heran, jika rumor maupun gosip pun dapat mudah tersebar di tempat ini.

‎Itulah sederet culture shock yang dialami Do Ji Ui di tempat tinggal barunya. Meski pada awalnya Do Ji Ui merasa tertekan, tetapi perlahan ia mulai terbiasa dengan keadaan di sekitarnya. Nah, menurutmu akankah Do Ji Ui bisa bertahan selama satu tahun penugasannya di Pyeondongdo dalam drakor Doctor on the Edge?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura

Related Articles

See More