Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Faktor yang Membuat Pi O Iri pada Jeong Yo di Four Hands, Two Sonatas

2 min read
7 Faktor yang Membuat Pi O Iri pada Jeong Yo di Four Hands, Two Sonatas
Still cut Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)
Share Article

Drama Korea Four Hands, Two Sonatas mulai menunjukkan perubahan hubungan antara Kang Pi O (Song Kang) dan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young). Keduanya sempat bekerja sama dan kembali dekat setelah tampil dalam konser piano empat tangan. Namun, perhatian yang diterima Jeong Yo justru membuat Pi O merasa tersaingi, terutama karena ia selama ini terbiasa menjadi pianis yang paling diakui.

Rasa iri Pi O semakin kuat ketika Kang Seung Un mulai tertarik pada kemampuan Jeong Yo dan memberinya kesempatan untuk berkembang. Di sisi lain, Pi O sendiri sedang menghadapi tekanan dari ibunya dan keinginan besar untuk mendapatkan pengakuan dari sang kakek. Kondisi tersebut membuat kehadiran Jeong Yo semakin memengaruhi perasaan dan keputusan Pi O. Simak ulasannya!

  1. 1. Jeong Yo mendapat perhatian setelah tampil di konser piano empat tangan. Hal ini membuat Pi O merasa posisinya sebagai pianis unggulan mulai tersaingi

    Still cut Four Hands, Two Sonatas
    Still cut Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  2. 2. Kang Seung Un tertarik pada kemampuan Jeong Yo dan menawarkan kesempatan untuk menjadi partnernya. Pi O kecewa karena perhatian kakeknya justru tertuju pada rivalnya

    Still cut Four Hands, Two Sonatas
    Still cut Four Hands, Two Sonatas (instagram.com/tvn_drama)
  3. 3. Pi O terbiasa mengejar posisi terbaik sejak kecil. Kehadiran Jeong Yo membuatnya harus menghadapi kenyataan bahwa ada pianis lain yang mampu menyainginya

    Still cut Four Hands, Two Sonatas
    Still cut Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  4. 4. Jeong Yo mampu bermain dengan insting dan penghayatan alami. Sementara itu, Pi O terbiasa berlatih keras sehingga mulai mempertanyakan kemampuan musiknya sendiri

    Still cut Four Hands, Two Sonatas
    Still cut Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  5. 5. Pi O ingin mendapat pengakuan dari sang kakek sebagai pianis berbakat. Ketika Jeong Yo mendapat perhatian lebih, keinginannya tersebut semakin sulit diwujudkan

    Still cut Four Hands, Two Sonatas
    Still cut Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  6. 6. Ibunya terus menekan Pi O untuk menjadi yang terbaik. Kehadiran Jeong Yo membuat tekanan itu semakin berat karena kemampuan keduanya terus dibandingkan

    Still cut Four Hands, Two Sonatas
    Still cut Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  7. 7. Jeong Yo tetap membela kemampuan Pi O saat kakeknya membandingkan mereka. Meski demikian, perhatian kepada Jeong Yo tetap membuat Pi O kecewa

    Still cut Four Hands, Two Sonatas
    Still cut Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)

    Rasa iri yang muncul dalam diri Pi O tidak hanya berkaitan dengan kemampuan Jeong Yo dalam bermain piano. Perhatian sang kakek dan tekanan dari ibunya membuat kehadiran Jeong Yo terasa semakin mengganggu bagi Pi O. Meski sempat mengalami konflik, hubungan keduanya masih memiliki kesempatan untuk berkembang seiring Pi O memahami perasaannya sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More