Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Film Korea yang Tayang di Festival Film Internasional Toronto

5 min read
6 Film Korea yang Tayang di Festival Film Internasional Toronto
Film Hope (dok. Plus M Entertainment/Hope)
  • Enam film Korea masuk pilihan TIFF 2026, mencakup animasi, drama, thriller, dan horor.

  • Film yang disebut meliputi Long Long Night, Possible Love, The Assassin(s), Paradise Lost, The World Before, dan Hope; Long Long Night menjadi debut penyutradaraan animasi Kyu Bock Youm.

  • Possible Love mengangkat pertemuan dua pasangan lintas kelas sosial, sementara The Assassin(s) menyoroti penyelidikan penembakan 1974 melalui sudut pandang jurnalis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Apa saja film Korea yang tayang di Festival Internasional Toronto? Tahun ini, ada enam film Korea yang masuk dalam jajaran film pilihan Toronto International Film Festival (TIFF) 2026. Menariknya, keenam film tersebut datang dari sutradara dengan genre dan cerita beragam.

Mulai dari drama, thriller, hingga horor, deretan film ini digarap oleh sutradara ternama Korea Selatan, seperti Lee Chang Dong, Yeon Sang Ho, Hur Jin Ho, hingga Na Hong Jin. Biar gak makin penasaran, yuk, simak deretan film yang tayang di Festival Film Internasional Toronto 2026 berikut ini.

  1. 1. Long-Long Night

    Long Long Night menjadi salah satu film Korea yang tayang di Festival Internasional Toronto 2026. Film ini merupakan film animasi sekaligus debut penyutradaraan Kyu Bock Youm.

    Berdurasi 99 menit, film ini tayang di world premiere di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026 pada 10 September 2026. Long Long Night sendiri menceritakan kisah Norden, seekor badak putih yang sejak kecil dibesarkan oleh kawanan gajah.

    Setelah beranjak dewasa, Norden meninggalkan tempat ia dibesarkan dan mulai menjelajahi alam liar yang lebih luas. Di perjalanannya, Norden sempat menemukan badak lain yang menyerupai dirinya.

    Petualangan Norden semakin menarik ketika ia bertemu dengan seekor penguin yang membawa telur terlantar. Keduanya kemudian melakukan perjalanan menuju tempat yang disebut sebagai “lautan”.

  2. 2. Possible Love

    Selanjutnya, ada Possible Love karya Lee Chang Dong. Film ini menjadi salah satu film Korea yang cukup mencuri perhatian penonton dan masuk dalam program Special Presentations di Toronto International Film Festival (TIFF).

    Menariknya, Possible Love juga menjadi film panjang terbaru Lee setelah Burning yang dirilis pada 2018. Possible Love menceritakan dua pasangan suami istri dari latar belakang sosial yang berbeda.

    Ada Mi Ok (Jeon Do Yeon) dan suaminya, Ho Seok (Sul Kyung Gu). Di sisi lain, ada pasangan Ye Ji (Cho Yeo Jeong) bersama suaminya, Sang Woo (Zo In Sung).

    Ye Ji merupakan seorang pembuat film dokumenter, sedangkan Ho Seok adalah seorang pekerja yang tengah kehilangan pekerjaannya. Kehidupan kedua pasangan tersebut mulai saling terhubung ketika Ye Ji membuat film dokumenter untuk orang-orang seperti Ho Seok.

    Menariknya, Possible Love gak cuma menceritakan drama tentang hubungan romantis. Film ini juga mengeksplorasi perbedaan kelas sosial, kehidupan setelah kehilangan pekerjaan, hubungan dalam pernikahan, hingga batas antara empati dan kepentingan pribadi.

  3. 3. The Assasin(s)

    Selanjutnya, ada The Assassin(s) yang juga masuk salam salah satu film Korea yang tayang di Festival Internasional Toronto 2026. Film ini disutradarai oleh Hur Jin Ho dan masuk dalam program Gala Presentations di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026.

    Film berdurasi 131 menit ini, mengambil latar sejarah Korea Selatan. Dibintangi Yoo Hae Jin dan Lee Min Ho, film ini terinspirasi dari upaya pembunuhan terhadap Presiden Park Chung Hee pada 15 Agustus 1974. Dalam kejadian tersebut, terjadi sebuah penembakan saat presiden sedang menyampaikan pidato dalam upacara Hari Kemerdekaan Korea Selatan.

    Akan tetapi, tembakan tersebut justru mengenai sang istri, Yuk Young Soo yang kemudian meninggal dunia. Sejumlah polisi dan jurnalis pun berusaha untuk mengungkap kasus ini.

    Menariknya, sutradara Hur Jin Ho memilih sudut pandang jurnalis untuk menggambarkan kondisi Korea Selatan pada masa itu. Ia menjelaskan bahwa meskipun film ini dikemas sebagai mystery thriller, ia tetap ingin memperlihatkan gambaran era tersebut melalui kisah para reporter.

  4. 4. Paradise Lost

    Kalau kamu suka film dengan nuansa misteri dan thriller, Paradise Lost juga wajib masuk daftar tontonan. Film ini merupakan karya terbaru sutradara Yeon Sang Ho yang sebelumnya dikenal lewat Train to Busan, Hellbound, hingga Parasyte: The Grey.

    Paradise Lost menceritakan tentang tragedi sebuah bus yang membawa anak-anak, tiba-tiba saja menghilang secara misterius. Salah satu orang tua korban adalah Ryu, seorang ibu yang harus menghadapi duka mendalam karena putranya gak juga ditemukan.

    Bertahun-tahun kemudian, sebuah perusahaan teknologi menawarkan cara unik untuk membantu para orang tua menghadapi kehilangan tersebut. Perusahaan tersebut mengembangkan kacamata augmented reality (AR) yang mampu menghadirkan versi virtual anak-anak yang telah hilang.

    Lewat Paradise Lost, Yeon Sang Ho berusaha untuk mengeksplorasi trauma, kehilangan, kasih sayang seorang ibu, hingga sisi gelap manusia. Dengan durasi 101 menit, film ini akan masuk dalam program Special Presentations di TIFF 2026.

  5. 5. The World Before

    Berikutnya ada kisah yang bikin emosional, yaitu The World Before karya sutradara Yoon Dan Bi. Menariknya, film terpilih dalam program Platform, salah satu program kompetisi TIFF yang menyoroti film-film dengan visi penyutradaraanya.

    The World Before menceritakan kisah dua sahabat masa kecil yang kembali bertemu saat menghabiskan musim panas. Setelah lama berpisah, keduanya kembali menghabiskan waktu bersama.

    Namun, pertemuan tersebut perlahan memperlihatkan bahwa hubungan mereka sudah berubah seiring berjalannya waktu. Film ini merupakan film panjang kedua Yoon Dan-bi setelah debutnya lewat Moving On (2019). Jika Moving On banyak melihat dunia dari perspektif anak-anak, The World Before ini bakal bikin kamu melihat dunia ketika memasuki fase remaja yang lebih emosional dan kompleks.

  6. 6. Hope

    Terakhir, ada Hope yang juga bakal tayang di Festival Internasional Toronto 2026. Film ini merupakan karya terbaru sutradara Na Hong-jin, sosok di balik film The Chaser, The Yellow Sea, hingga The Wailing.

    Berbeda dari beberapa film sebelumnya, Hope menggabungkan unsur sci-fi, thriller, dan action dalam sebuah cerita. Hope sendiri menceritakan sebuah desa pelabuhan bernama Hopo yang berada di dekat Zona Demiliterisasi Korea.

    Kehidupan warganya, selalu dibayangi kewaspadaan terhadap kemungkinan serangan dari Korea Utara. Namun, suasana desa ini mendadak berubah setelah ditemukan hewan-hewan ternak yang tewas secara misterius.

    Kasus tersebut kemudian mendorong Beom Seok(Hwang Jung Min), kepala kepolisian setempat, untuk menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi. Di lain sisi, ada Sung Ki (Zo In Sung) yang merupakan sepupu Beom Seok.

    Ia memimpin kelompok pemburu untuk mencari sumber ancaman desa di kawasan pegunungan. Namun, kebakaran hutan tiba-tiba memutus komunikasi di wilayah tersebut.

    Dengan durasi sekitar 160 menit, film dibintangi oleh jajaran aktor internasional, seperti Hwang Jung Min, Zo In Sung, Jung Ho Yeon, Michael Fassbender, Alicia Vikander, dan Taylor Russell. Film ini juga tengah menjalani kompetisi di Festival Film Cannes 2026.

    Itulah enam film Korea yang tayang di Festival Film Internasional Toronto 2026, mulai dari Long Long Night, Possible Love, The Assassin(s), Paradise Lost, The World Before, hingga Hope. Nah, dari keenam film Korea di atas, mana yang paling ingin kamu tonton?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More