5 Ironi yang Tergambar dalam Drakor Netflix The WONDERfools

- Drakor The WONDERfools berlatar tahun 1999 menggabungkan komedi dan aksi, menyorot orang biasa yang memperoleh kekuatan super akibat eksperimen ilegal dokter Ha Won Do di panti asuhan.
- Berbagai ironi muncul, seperti Lee Un Jeong kecil yang tanpa sengaja menyebabkan tragedi saat mencoba menolong, serta Kim Jeon Bok yang menyelamatkan cucunya dengan mengorbankan anak lain.
- Kekuatan super dalam cerita membawa konsekuensi mematikan, sementara beberapa korban eksperimen justru tumbuh menjadi pelaku kejam yang membantu Ha Won Do melanjutkan praktik tidak manusiawi.
The WONDERfools sukses mencuri perhatian pencinta drama Korea sejak pertama kali tayang. Drakor berlatar tahun 1999 ini menawarkan cerita menarik yang memadukan genre komedi dan aksi tentang orang-orang biasa yang mendapat kekuatan super lewat insiden tak terduga.
Drakor berjumlah delapan episode ini punya banyak adegan kocak yang mengocok perut. Meski begitu, The WONDERfools sebetulnya menyisipkan berbagai ironi menyedihkan yang mencampur aduk perasaan. Berikut ini lima di antaranya.
1. Panti asuhan jadi lab eksperimen ilegal pada anak-anak

Villain utama drakor ini adalah Ha Won Do (Son Hyun Joo). Ia terobsesi untuk melakukan eksperimen dan menemukan rahasia hidup abadi. Padahal ia merupakan dokter, tapi ia justru membunuh banyak anak dalam proses eksperimen ilegalnya. Yang lebih ironis, laboratoriumnya dibangun di panti asuhan di mana harusnya tempat itu aman untuk anak-anak.
2. Keinginan Lee Un Jeong kecil untuk menolong justru menimbulkan tragedi

Di adegan flashback, alasan terjadi kebakaran di laboratorium Ha Won Do dan mengungkap praktik ilegal di sana adalah Lee Un Jeong (Cha Eun Woo). Saat itu, ia belum bisa mengontrol kekuatan telekinesisnya. Ketika melihat temannya disiksa hanya demi eksperimen, ia ingin menolong. Namun, keinginan kuatnya untuk menyelamatkan justru membunuh anak itu. Meski begitu, kebakaran ini membebaskan banyak anak lain dan temannya tersebut juga terbebas dari rasa sakit melalui kematian.
3. Kim Jeon Bok membunuh anak lain untuk menyelamatkan cucunya

Kim Jeon Bok (Kim Hae Sook) merupakan karakter yang kompleks. Di satu sisi, ia murah hati, tapi di sisi lain dirinya mendanai eksperimen Ha Won Do. Selain itu, ia akhirnya menyelamatkan cucunya, Eun Chae Ni (Park Eun Bin), yang membutuhkan transplantasi jantung saat kecil. Namun, ia secara tidak langsung, mau tidak mau perlu membunuh anak lain dalam proses ini.
4. Setiap kali memakai kekuatan super akan menimbulkan efek samping

Mempunyai kekuatan super sering kali digambarkan sebagai sesuatu yang menakjubkan dan menimbulkan rasa iri. Namun, di drakor ini ditunjukkan bahwa punya kemampuan super bisa menimbulkan konsekuensi. Hal ini tampak dari kisah Wunderkirden yang memiliki kekuatan super sejak kecil karena eksperimen Ha Won Do. Namun, semakin sering menggunakan kekuatan itu, semakin dekat pula mereka pada kematian.
5. Korban yang berubah menjadi pelaku setelah dewasa

Kim Pal Ho (Bae Na Ra), Seok Ju Ran (Jung Yi Seo), dan Seok Ho Ran (Choi Yoon Ji) merupakan korban eksperimen ilegal. Ironisnya, saat dewasa mereka justru menjadi pelaku dengan membantu Ha Won Do yang kembali melakukan eksperimen tak manusiawi. Ketiganya bahkan membunuh orang lain, baik karena diperintah atau didorong dendam sebab dulu tak ada yang menolong mereka.
Kelima ironi di atas menunjukkan sisi kompleks cerita dalam drakor The WONDERfools. Tak hanya menonjolkan sisi komedi, drakor ini juga mengangkat berbagai ironi menyedihkan. Bagaimana pendapatmu?

![[QUIZ] Seberapa Ngefans Kamu dengan BABYMONSTER, Buktikan Lewat Jawabanmu di Kuis Ini](https://image.idntimes.com/post/20231127/babymon-9cbc421f654477b94f2d06da3785b9e5.jpeg)

![[QUIZ] Seberapa Ngefans Kamu dengan Astro, Buktikan Lewat Jawabanmu di Kuis Ini!](https://image.idntimes.com/post/20220526/df23639b-0781-4e8d-8664-9dd16989c4c6-1-201-a-71db8004a5ee8423a343f65edc527d58.jpeg)














