4 Kelebihan Seong Hui Ju jika Berhasil Jadi Ratu di Perfect Crown

- Setelah kontrak pernikahan Seong Hui Ju dan I An bocor, muncul konflik politik yang membuat posisi perwalian raja dipertanyakan di drakor Perfect Crown.
- Seong Hui Ju digambarkan sebagai sosok tanpa ambisi kekuasaan, berasal dari keluarga pebisnis kaya yang tidak bergantung pada istana.
- Hui Ju memiliki kemampuan kepemimpinan matang serta menjadi simbol pendobrak diskriminasi sosial ketika berpotensi menjadi ratu.
Di drakor Perfect Crown (2026), setelah kontrak pernikahan Seong Hui Ju (IU) dan I An (Byeon Woo Seok) bocor, kabinet mendesak I An untuk menyerahkan kekuasaan sebagai perwalian raja. Sayangnya, Hui Ju sadar bahwa posisi I An dijalankan untuk melindungi keponakannya yang menjadi raja di usia anak-anak. Namun, I An sadar jika surat wasiat dari kakaknya juga diketahui oleh keponakannya, Yi Yoon (Kim Eun Ho).
Untuk menyelamatkan rumah tangga sekaligus melindungi Yi Yoon, I An berusaha meminta takhta raja sebagai miliknya. Dengan hal ini, Seong Hui Ju juga berpotensi untuk menjadi ratu di negara mereka. Sayangnya, Hui Ju merasa jika jabatan ratu terlalu berlebihan untuknya. Lalu, apa saja kelebihan Seong Hui Ju saat jadi ratu di drakor Perfect Crown?
1. Gak punya tekanan dan ambisi untuk berkuasa

Seong Hui Ju dibesarkan di keluarga pebisnis yang sangat kental. Dia dididik untuk bekerja keras dan penuh ambisi dalam menguasai pasar. Kehidupannya juga bukan bergantung dari uang pajak rakyat. Ayahnya menekan persaingan sehat diantara anaknya untuk menduduki posisi tinggi dalam perusahaan mereka.
Seong Hui Ju mulai berhubungan dengan I An juga karena status yang dianggap akan mendukungnya sebagai salah satu pewaris Castle Group. Dia gak pernah berambisi untuk menjadi seorang Ratu maupun penguasa dalam negeri. Tujuannya dan keluarganya adalah memperkaya diri dengan terus membesarkan bisnis mereka.
2. Keluarganya juga gak memanfaatkan kekuasaan tertinggi dalam istana

Ayah Seong Hui Ju, Seong Hyeon Guk (Jo Seung Yeon), selama ini terus mendedikasikan diri untuk bisnis mereka. Dia bahkan berusaha untuk mendapatkan aliansi bangsawan untuk mendongkrak penjualan mereka namun gak pernah berhasil. Sayangnya, hubungan Hui Ju dan I An selalu ditentang ayahnya. Dia bahkan menekankan I An untuk lebih protektif pada anaknya karena pernikahan mereka gak bisa dicegah lagi.
Dengan kekayaan yang besar ini, Seong Hui Ju sangat berbeda dengan para keluarga ratu, khususnya Yoon Yi Rang (Gong Seung Yeon). Ayah Yoon Yi Rang selama ini bekerja untuk istana. Seluruh saudara kandungnya juga bekerja di beberapa lini bisnis kerajaan. Dengan perbedaan ini, Seong Hui Ju jelas punya keamanan finansial yang lebih kuat daripada Yoon Yi Rang sebagai seorang Ratu.
3. Punya kemampuan matang untuk membersamai peran Raja

Sekalipun bukan berasal dari keluarga bangsawan, Seong Hui Ju dididik untuk jadi pebisnis dan pemimpin penuh strategi. Dia menjalankan peran ini dengan sangat baik ketika membesarkan perusahaannya sendiri. Ayahnya juga diam-diam mengakui kepiawaian anaknya tersebut.
Ketika I An sadar dengan ambisinya menjadi Raja, Hui Ju gak langsung menyetujui hal ini. Dia menanyakan tujuan I An untuk mengambil alih takhta. Kesadaran ini membuat Hui Ju lebih mudah menerima alasan I An tanpa mengedepankan ambisinya.
4. Bisa jadi sosok pendobrak diskriminasi

Sekalipun kerajaan masih berdiri, pemerintahan dijalankan pihak ketiga dengan dipimpin Perdana Menteri. Kerajaan dan status bangsawan hanya dianggap sebagai status sosial saja. Sayangnya, perbedaan kelas sosial ini membuat rakyat biasa, layaknya Seong Hui Ju, mengalami diskriminasi dan beberapa hambatan dalam meraih mimpinya.
Ketika menjadi seorang ratu, Seong Hui Ju menjadi salah satu contoh pendobrak kelas sosial ini. Dia menjadi sosok rakyat jelata yang berhasil menjabat sebagai Ratu. Sayangnya, kehidupan Seong Hui Ju untuk mengenal I An juga didukung oleh kekayaan milik ayahnya yang bisa menyekolahkannya di Akademi Kerajaan. Setuju dengan ini?


















