The8 SEVENTEEN Dikritik usai Bawakan Lagu Remix Berunsur Nasyid

- The8 SEVENTEEN menuai kritik setelah tampil di Midou Music Festival dengan remix lagu yang diduga mengandung unsur nasyid, memicu perdebatan di kalangan penggemar.
- Penggemar terbelah antara yang merasa tersinggung karena unsur religius digunakan dalam musik DJ dan yang membela The8 dengan alasan ia mungkin tidak mengetahui makna audio tersebut.
- Desakan klarifikasi muncul di berbagai platform media sosial, dengan harapan The8 memberikan penjelasan dan permintaan maaf atas penggunaan sampling yang dianggap sensitif secara agama.
The8 SEVENTEEN tengah jadi sorotan di kalangan penggemar. Di balik penampilan spektakulernya di Midou Music Festival, ada satu hal yang bikin penggemar geram saat ia tampil sebagai DJ.
Lagu remix yang ditampilkan The8 di acara tersebut diduga mengandung nasyid yang berhubungan dengan agama Islam. Sontak hal tersebut memicu perdebatan hangat hingga tuntutan untuk klarifikasi. Seperti apa kronologi selengkapnya? Simak informasi selengkapnya di bawah ini!
1. Kronologi kontroversi lagu remix yang menyeret The8 SEVENTEEN

Kontroversi ini bermula saat The8 tampil sebagai headliner di Midou Music Festival pada 1-2 Mei 2026. Selain membawakan lagu solo miliknya, The8 juga tunjukkan kemampuan DJ dengan lagu remix. The8 memang dikenal sering meremix lagu untuk musik DJ.
Cuplikan penampilan The8 sebagai DJ dengan cepat beredar di media sosial. Namun, penggemar menyadari bahwa dalam lagu remix yang digunakan The8 terdapat sampling suara yang sangat mirip dengan nasyid.
Dalam agama Islam, nasyid dikenal sebagai lantunan vokal yang biasanya berisi doa atau pujian kepada Allah SWT atau Nabi Muhammad. Penggunaan audio tersebut untuk musik DJ dianggap sudah sangat keterlaluan karena tidak pada tempatnya.
2. Aksi The8 timbulkan pro dan kontra di kalangan penggemar

Dalam waktu singkat, tagar terkait The8 mulai membanjiri media sosial. Sementara para penggemar terbelah menjadi dua kubu yang cukup kontras. Banyak penggemar Muslim merasa terluka dan kecewa karena merasa keyakinan mereka direndahkan.
Mereka berpendapat bahwa kebebasan bermusik tetap memiliki batasan, terutama jika sudah menyentuh ranah agama. Tidak sopan jika lantunan yang berkaitan dengan agama justru diubah menjadi musik dengan beat keras.
Di sisi lain, terdapat beberapa penggemar yang mencoba membela The8. Mereka beranggapan bahwa sang idola kemungkinan besar tidak memiliki niat buruk. Bisa saja The8 tidak mengetahui arti dari musik yang dia bawakan. Mereka meminta publik untuk tidak langsung menghakimi dan memberikan kesempatan bagi The8 untuk menjelaskan.
3. Para penggemar desak The8 untuk beri klarifikasi

Agar kontroversi tak bertambah besar, para penggemar meminta The8 untuk memberikan klarifikasi. Desakan ini dilakukan melalui sejumlah media sosial, seperti Instagram, X (Twitter), hingga Weverse. Penggemar berharap ada permintaan maaf yang tulus dan penjelasan mengenai kontroversi yang sedang memanas.
Diketahui juga bahwa lagu yang dibawakan The8 merupakan karya remix milik Mat Weasel & T2H. Meski begitu, para penggemar berharap The8 lebih berhati-hati. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga agar lebih selektif dalam membawakan sebuah karya.
Kontroversi yang melibatkan The8 menjadi pengingat penting tentang sensitivitas terhadap agama. Meski lagu tersebut bukan karya miliknya, tapi The8 tetap dinilai salah karena kurang dalam melakukan riset. Semoga hal ini bisa jadi pembelajaran penting bagi dirinya serta idol lain.


















