6 Kesamaan Lee Ga Kyung dan Sato Hideo di 100 Days of Deception

- Lee Ga Kyung dan Sato Hideo sama-sama yatim piatu yang pernah hidup sebagai pencopet, sebelum direkrut ke lingkungan yang mengubah jalan hidup mereka.
- Keduanya bekerja sebagai penerjemah di Kantor Kegubernuran Jenderal Jepang, menguasai Korea, Jepang, dan Inggris, serta menyembunyikan identitas asli masing-masing.
- Meski menjalankan misi berlawanan untuk saling mendekati dan mengumpulkan informasi, mereka memiliki liontin identik yang terhubung dengan ibu kandung Lee Ga Kyung.
Lee Ga Kyung (Kim Yoo Jung) dan Sato Hideo (Jin Young) datang dari kubu berlawanan. Demi melindungi keselamatan ayahnya, Sato Hideo harus waspada terhadap pergerakan Gugukdan yang ingin membunuh Inspektur Jenderal Jepang tersebut.
Di sisi lain, Lee Ga Kyung ditugaskan oleh kelompok pejuang kemerdekaan untuk memata-matai Sato Shinichi (Jin Sun Kyu). Meski begitu, kedekatan Lee Ga Kyung dan Sato Hideo gak bisa ditampik. Terlepas dari misi yang berseberangan, kesamaan berikut membuat mereka bisa saling paham di 100 Days of Deception.
1. Pernah hidup di jalanan sebagai pencopet

cuplikan drama 100 Days of Deception (dok. tvN/100 Days of Deception) Sato Hideo dan Lee Ga Kyung memiliki latar belakang yang hampir mirip. Keduanya yatim piatu yang sejak belia hidup sendirian di jalanan. Mereka berjuang untuk mencari nafkah dengan mencopet.
Menariknya, aksi ilegal ini justru mempertemukan keduanya dengan sosok yang mengubah hidup mereka. Sato Hideo diangkat jadi putra Sato Shinichi setelah mencuri dompetnya. Sementara, Lee Ga Kyung dilirik anggota Gugukdan karena begitu piawai dan cekatan sebagai pencopet.
2. Bekerja di Kantor Kegubernuran Jenderal Jepang

cuplikan drama 100 Days of Deception (dok. tvN/100 Days of Deception) Akibat kendala kesehatan, Sato Hideo gagal menembus seleksi militer. Demi bisa mendampingi dan mengabdi pada ayahnya, ia lantas ditugaskan di Kantor Gubernal Jenderal sebagai penerjemah. Begitu pun dengan Lee Ga Kyung, ia melamar sebagai juru bahasa di sana demi misi spionasenya untuk Gugukdan.
3. Fasih berbahasa asing

cuplikan drama 100 Days of Deception (dok. tvN/100 Days of Deception) Mengingat posisi mereka di Kegubernuran Jenderal, baik Lee Ga Kyung maupun Sato Hideo sama-sama punya kemampuan multibahasa. Keduanya menguasai tiga bahasa, yaitu Korea, Jepang dan Inggris. Kecerdasan linguistik ini pun jadi bukti kelebihan keduanya, meski mereka tumbuh di lingkungan yang penuh keterbatasan.
4. Menyembunyikan identitas aslinya

cuplikan drama 100 Days of Deception (dok. tvN/100 Days of Deception) Lee Ga Kyung dan Sato Hideo sama-sama hidup dalam kebohongan. Demi menjaga rahasia kelompok Gugukdan, Lee Ga Kyung memalsukan identitasnya dengan menyamar sebagai Keum Seo Hee. Ia bahkan mengaku nama aslinya adalah Lee Gae Ttong.
Gak jauh beda sama Sato Hideo. Ia aslinya memiliki nama Korea Kim Tae Woong. Walau statusnya adalah putra angkat Inspektur Jenderal Jepang, ia diam-diam memiliki keinginan kuat akan kemerdekaan Korea.
5. Memiliki liontin yang identik

cuplikan drama 100 Days of Deception (dok. tvN/100 Days of Deception) Tanpa pernah saling kenal sewaktu kecil, Lee Ga Kyung dan Sato Hideo menyimpan liontin yang sama. Ternyata, kalung tersebut merupakan pemberian dari orang yang sama di masa kecil mereka, yaitu ibu kandung Lee Ga Kyung (Song Ji Hyo).
Demi menjadi mata-mata Gugukdan, ibu kandung Lee Ga Kyung pergi dan menikah dengan Sato Shinichi, lalu ikut merawat anak angkatnya, Sato Hideo. Rahasia masa lalu inilah yang membuat Lee Ga Kyung dan Sato Hideo memiliki kalung separuh hati yang kini menanti untuk disatukan kembali.
6 Terikat kepentingan dan misi yang berlawanan

cuplikan drama 100 Days of Deception (dok. tvN/100 Days of Deception) Berada di kubu yang bertentangan, Lee Ga Kyung dan Sato Hideo sama-sama diperintahkan untuk saling mendekati demi menggali informasi. Lee Ga Kyung ditugaskan oleh Yoo So Ran (Kim Hyun Joo) untuk merebut hati Sato Hideo dan membuat pria itu berpihak padanya.
Sama halnya dengan Sato Hideo. Ia juga diberi mandat oleh ayah angkatnya untuk membuat Lee Ga Kyung bergantung dan percaya kepadanya. Dalam menjalankan misi tersebut, keduanya pun sama-sama dilarang terbawa perasaan atau jatuh cinta.
Takdir memang menempatkan Lee Ga Kyung dan Sato Hideo di pihak yang saling berlawanan. Namun, kesamaan nasib yang mendalam membuat perasaan kuat di antara mereka dalam drakor 100 Days of Deception mustahil buat dipadamkan.





















