3 Ketidakadilan yang Dialami Cha Se Gye di My Royal Nemesis

- Cha Se Gye mengalami diskriminasi dari keluarganya karena dianggap 'chaebol campuran', membuatnya diperlakukan tidak adil hanya karena latar belakang ibunya.
- Ia menjadi korban fitnah teknologi AI setelah video manipulatif viral, menjadikannya sasaran kebencian publik tanpa verifikasi fakta.
- Kepribadiannya yang dingin disalahpahami sebagai kejahatan, membuat publik menilainya negatif tanpa memberi kesempatan mengenal sisi aslinya.
Punya visual menawan dan harta melimpah ternyata gak menjamin hidup Cha Se Gye tenang. Tokoh utama My Royal Nemesis ini justru jadi sasaran empuk ketidakadilan, baik dari keluarga maupun publik.
Berikut adalah deretan ketidakadilan yang bikin kita sadar kalau jadi Cha Se Gye itu gak mudah!
1. Diskriminasi karena status "chaebol campuran"

Ketidakadilan pertama datang dari keluarganya sendiri. Hanya karena ibunya seorang aktris dan bukan dari kalangan chaebol, keluarganya memandang Se Gye dengan sebelah mata. Dijuluki "Chaebol Campuran" adalah bentuk pemikiran sempit yang sangat tak adil bagi Se Gye, karena setiap anak berhak disayangi tanpa harus memandang asal-usul orang tuanya.
2. Korban teknologi AI

Inilah potret mimpi buruk dari hidup di era digital. Se Gye dijuluki "Chaebol Terburuk Sepanjang Sejarah Bangsa" gara-gara videonya yang sedang mengamuk di lokasi konstruksi viral. Padahal, itu semua cuma fitnah hasil manipulasi AI! Tanpa kroscek, netizen seantero negeri langsung menghakiminya sebagai sosok yang pantas dibenci.
3. Kepribadian yang disalahpahami

Banyak yang menganggap Se Gye itu jahat karena pembawaannya yang dingin dan kaku. Ia dihukum oleh opini publik hanya karena ia nggak terlihat "ramah" di depan kamera. Padahal, seringkali sikap dingin itu adalah "pelindung" bagi mereka yang pernah disakiti oleh lingkungan terdekatnya.
Dunia seolah berhenti melihat Se Gye sebagai manusia dan hanya melihatnya sebagai "penjahat". Ia nggak pernah diberi kesempatan untuk membuktikan kepribadian aslinya karena orang-orang sudah terlanjur dibutakan oleh label dan skandal buatan. Kisah Cha Se Gye jadi pengingat buat kita supaya nggak gampang percaya sama apa yang viral di medsos dan berhenti menilai orang cuma dari cover-nya. So, stay fair, guys!



















