Demikian juga yang terjadi pada Dokter Do Ji Ui yang terus merasa dihantui oleh Park Chun Sik saat berkonflik dengannya. Hal ini bermula saat Ji Ui berhasil mengungkap bahwa Chun Sik berpotensi terkena serangan jantung. Ia pun yang mendorong Chun Sik untuk segera melakukan pengobatan ke rumah sakit pusat.
3 Sebab Warga Takut Berkonflik dengan Chun Sik di Doctor on the Edge

- Do Ji Ui menghadapi tekanan berat di Pulau Pyeondongdo karena konflik dengan kepala desa Park Chun Sik yang dikenal keras dan tidak mudah memaafkan orang yang dibencinya.
- Park Chun Sik menggunakan pengaruhnya untuk mengisolasi Do Ji Ui, termasuk melarang restoran setempat melayani sang dokter akibat kesalahpahaman soal kasus asuransi.
- Sebagai bentuk dendam, Chun Sik memberi tugas berat di luar tanggung jawab medis kepada Do Ji Ui hingga membuat hidupnya makin sulit sebelum akhirnya kesalahpahaman mereka terselesaikan.
Penugasan di Pulau Pyeondongdo menjadi hal yang membuat Do Ji Ui (Lee Jae Wook) merasa hidup tertekan dalam drakor Doctor on the Edge. Selain karena beragam kebiasannya yang berbeda, perlakuan beberapa warga juga membuat Ji Ui geleng kepala. Termasuk perlakuan Kepala Desa Pyeondongdo, yaitu Park Chun Sik (Woo Hyeon).
Sejak awal penugasannya, tenaga medis di pusat kesehatan tempat Ji Ui bekerja sudah memberikan peringatan. Ji Ui diberi tahu bahwa ia tidak boleh berkonflik dengan kepala desa Pyeondongdo karena akan membuat hidupnya tak tenang. Lantas apa alasan di balik hal tersebut? Berikut tiga alasan warga takut berkonflik dengan Chun Sik di Doctor on the Edge.
1. Chun Sik tak akan membiarkan orang yang dibencinya lolos

Park Chun Sik dikenal sebagai sosok yang sangat keras. Kabarnya, ia bisa menjadi sangat baik kepada orang yang disukainya. Sementara itu, terhadap orang yang dibencinya, Park Chun Sik tak akan membiarkannya lepas begitu saja.
Sayangnya, selama proses itu rupanya Chun Sik tertipu oleh pihak asuransi dan justru menyalahkan Ji Ui atas kejadian itu. Akibat kejadian itu, Chun Sik terus menuduh Ji Ui penipu dan dokter yang tak kompeten. Ia kerap mengatakan hal itu di depan semua orang sehingga banyak yang ikut kesal pada Ji Ui. Padahal, nyatanya tindakan Ji Ui sudah benar, hanya saja yang salah adalah pihak asuransi.
2. Pernah melarang pelayanan di restoran Pyeondongdo untuk Do Ji Ui

Berurusan dengan pemerintah setempat memang membuat Do Ji Ui merasa tertekan. Meski ia tidak bersalah, tetapi selama Park Chun Sik menuduhnya, maka hidupnya tak pernah tenang. Bahkan, untuk makan pun Do Ji Ui menjadi cukup kesulitan lantaran ulah Chun Sik.
Sebagai pemimpin desa, banyak orang menghormati Chun Sik dan juga enggan berkonflik dengannya. Tak heran, jika satu-satunya restoran di pulau itu pun tunduk pada Chun Sik. Saat Do Ji Ui dan rekannya hendak makan siang, pihak restoran mengabarkan bahwa stok bahan makanannya habis, padahal di balik itu semua ada Park Chun Sik yang mengendalikannya.
Akibatnya, Do Ji Ui pun terpaksa mengunjungi toko makanan saji saja. Ia tak bisa menikmati makanan bersama dengan rekan kerjanya. Itu semua lantaran kesalahpahaman Park Chun Sik pada Ji Ui.
3. Chun Sik akan membuat musuhnya tersiksa dengan tugas berat

Bukan hanya terus dihantui oleh Chun Sik, Do Ji Ui juga rupanya diberikan tugas berat oleh pimpinan Pyeondongdo itu. Alih-alih fokus untuk melakukan pelayanan di pusat kesehatan, Park Chun Sik menugaskan Ji Ui dan rekannya tugas lain. Mereka diminta untuk membersihkan sampah.
Park Chun Sik sengaja menugaskan hal itu pada Do Ji Ui karena rasa kesalnya. Bukan hanya membereskan sampah saja, ia juga diminta untuk mengantarkan paket yang ada di Pyeondongdo. Hal ini jelas bukan tugas Do Ji Ui.
Selain penugasan berat itu, Park Chun Sik juga sempat menyiram wajah Do Ji Ui. Ini membuat Do Ji Ui semakin tak tahan berada di Pyeondongdo.
Peringatan dari rekan kerja Do Ji Ui tentang larangan berkonflik dengan Park Chun Sik memang ada benarnya. Lantaran konflik itu, kehidupan Ji Ui di Pyeondongdo menjadi terasa lebih sulit. Namun, beruntung kesalahpahaman antara Ji Ui dan kepala desa Pyeondongdo itu akhirnya berhasil diluruskan dalam drakor Doctor on the Edge.

















