Jabatan komisaris sering dianggap hanya sebagai pengawas yang hadir dalam rapat dan menandatangani dokumen penting. Padahal, peran komisaris jauh lebih strategis dari itu. Komisaris menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga arah, kesehatan, dan keberlanjutan perusahaan melalui fungsi pengawasan serta pemberian nasihat kepada direksi.
Dalam praktiknya, komisaris tidak terlibat langsung menjalankan operasional harian perusahaan. Namun, keputusan dan pengawasannya dapat memengaruhi strategi bisnis, manajemen risiko, hingga perlindungan kepentingan pemegang saham. Berikut lima jobdesk utama komisaris yang perlu dipahami.
