Bekerja keras memang bisa membuatmu dipercaya, tetapi menjadi perfeksionis bisa membuat standar keberhasilan terasa gak pernah cukup. Satu kesalahan kecil terus teringat meski pekerjaan sudah selesai dan hasilnya dipuji. Kalau kamu mulai mengorbankan tidur, waktu istirahat, atau kesehatan demi pekerjaan, bahaya toxic productivity mungkin sudah mulai terasa.
Masalahnya bukan karena kamu punya target tinggi, melainkan ketika semua hal harus sempurna agar kamu merasa cukup. Tekanan seperti ini bisa membuat bekerja keras berubah menjadi kebiasaan mengejar hasil tanpa tahu kapan harus berhenti. Coba cek lima tanda berikut untuk melihat apakah caramu bekerja mulai melewati batas sehat.
