Dimarahi atasan memang sering bikin pikiran langsung gak tenang. Setelah kejadian selesai, kamu mungkin masih terus mengingat ucapan, ekspresi, atau kesalahan yang terjadi hingga sulit fokus pada pekerjaan lain. Reaksi seperti ini wajar, terutama ketika teguran disampaikan dalam situasi yang cukup menegangkan.
Namun, terus memikirkan kejadian tersebut secara berlebihan dapat membuat mental semakin lelah. Kamu bisa terjebak dalam kebiasaan menyalahkan diri sendiri sepanjang hari dan menganggap satu kesalahan sebagai gambaran seluruh kemampuanmu. Padahal, teguran merupakan bagian dari dinamika kerja dan gak selalu berarti kamu gagal atau gak kompeten.
Karena itu, penting untuk memberi ruang bagi diri sendiri agar kembali tenang setelah menghadapi situasi yang menegangkan. Dengan melihat kejadian secara lebih realistis dan fokus pada hal yang bisa diperbaiki, kamu dapat mengurangi overthinking dan kembali menjalani pekerjaan dengan lebih nyaman. Berikut beberapa tips yang bisa membantu kamu lebih tenang setelah dimarahi atasan.
