Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Alasan Seseorang Lakukan Career Switch, Sebuah Langkah Besar!

3 Alasan Seseorang Lakukan Career Switch, Sebuah Langkah Besar!
ilustrasi seorang pekerja kantoran (pexels.com/Jack Sparrow)
  • Career switch dipilih sebagian orang yang bosan, merasa potensinya sudah maksimal, dan ingin kembali mengeksplorasi kemampuan serta pengalaman di bidang baru.
  • Ketidakpuasan terhadap pendapatan dapat mendorong seseorang berganti bidang, karena pekerjaan lain berpeluang menawarkan gaji lebih besar meski harus memulai dari nol.
  • Perubahan situasi hidup, seperti sakit, kecelakaan, atau masalah keluarga, dapat memaksa pergantian karier ke pekerjaan yang lebih sesuai dengan kondisi saat ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ketika berkarier, tentu pada umumnya orang-orang akan memulainya dari level bawah dan berupaya sedemikian rupa agar suatu saat nanti bisa naik tingkat, kalau bisa sih sampai puncak, ya. Oleh sebab itu, mereka bekerja dengan tekun dan fokus. Tidak hanya itu, mereka juga memberanikan diri mengambil setiap kesempatan yang dirasa berguna untuk membawa karier ke jenjang yang lebih tinggi.

Namun, sebagian orang ternyata menempuh jalan yang berbeda. Alih-alih bertahan dalam pekerjaan yang sudah digeluti, mereka malah melakukan pergantian karier alias career switch, bahkan ke bidang yang sama sekali berbeda, meski sadar bahwa artinya harus siap memulai segalanya dari awal. Lantas, apa sih alasan seseorang memutuskan untuk menjalani pilihan tersebut? Mari temukan jawabannya dalam artikel ini, yuk!

  1. 1. Bosan dengan karier yang lama dan ingin eksplorasi karier yang baru

    ilustrasi seseorang yang sedang memotret sebuah produk (pexels.com/PNW Production)
    ilustrasi seseorang yang sedang memotret sebuah produk (pexels.com/PNW Production)

    Ketika baru memulai karier, biasanya akan ada berbagai rintangan yang dialami. Pada fase ini, banyak orang mengeluh dan merasa pekerjaannya tidak sesuai dengan harapan. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, kemahiran dan pengalaman semakin bertambah, sehingga mampu mengatasi aneka kesulitan dalam bekerja dengan lebih baik. Tidak hanya itu, pekerjaan yang dulu sempat dibenci, kini malah mulai terasa seperti zona nyaman yang enggan untuk ditinggalkan.

    Kendati begitu, ada sebagian orang yang meski sadar bahwa pekerjaannya saat ini sudah terasa menyenangkan untuk dijalani, tetapi mereka justru merasakan kebosanan. Orang-orang seperti ini biasanya menyadari bahwa potensinya sudah sangat maksimal dalam karier tersebut, sehingga tidak dapat berkembang lagi. Supaya tidak terjebak dalam fase yang menyulitkan, mereka memilih untuk melakukan career switch ke bidang lain yang dirasa lebih baik. Dengan begini, mereka dapat kembali menggali potensi diri dan bersemangat mengeksplorasi pengalaman baru.

  2. 2. Adanya dorongan untuk meraih nominal pendapatan yang lebih besar

    ilustrasi menerima gaji (pexels.com/Karolina Grabowska)
    ilustrasi menerima gaji (pexels.com/Karolina Grabowska)

    Selain sebagai ajang untuk aktualisasi diri, berkarier juga tentu merupakan suatu cara untuk mendapatkan uang. Lewat keahlian yang dimiliki, seseorang akan digaji dan uang itulah yang kelak dimanfaatkan untuk menunjang kehidupan. Sayangnya, tidak semua orang merasakan keberuntungan meraih pendapatan yang sesuai dengan ekspektasinya di pekerjaan pertama.

    Nah, orang yang merasa tidak puas dengan jumlah gajinya saat ini bisa saja menempuh jalan berupa career switch. Pasalnya, pekerjaan lain berpeluang menawarkan nominal pendapatan yang jauh lebih besar. Ketika memenuhi seluruh persyaratan, seseorang tidak akan ragu untuk memulai lembar baru meski harus menjalani bidang yang berbeda dari nol.

  3. 3. Terpaksa berganti karier karena hadapi perubahan situasi hidup

    ilustrasi seseorang yang sedang sakit (pexels.com/Gustavo Fring)
    ilustrasi seseorang yang sedang sakit (pexels.com/Gustavo Fring)

    Keputusan untuk melakukan career switch terkadang muncul karena adanya keterpaksaan. Pasalnya, bukan hal sepele untuk berganti pekerjaan, apa lagi bila di bidang baru harus benar-benar merintis dari bawah lagi. Lantas, situasi seperti apa yang kira-kira membuat seseorang sampai rela melepas karier yang dibangunnya demi karier baru yang penuh perjuangan?

    Ketika mengalami perubahan situasi hidup, seperti jatuh sakit yang terbilang parah, kecelakaan, masalah keluarga yang rumit, dan masih banyak kemungkinan buruk lainnya, dapat membuat seseorang kehilangan kemampuannya untuk melakukan kegiatan sehari-hari, termasuk bekerja. Sadar bahwa tidak bisa terus terpuruk, orang tersebut akhirnya memberanikan diri untuk menjalani career switch ke bidang yang jauh lebih sesuai dengan keadaannya sekarang. Kendati tidak mudah, tetapi itu mungkin menjadi pilihan terbaik untuk perlahan kembali menata kehidupan.

    Melakukan pergantian karier alias career switch jelas bukan merupakan keputusan yang remeh. Ini merupakan langkah besar yang benar-benar mampu mengubah arah hidup. Oleh karena itu, bila kamu memiliki keinginan untuk mengambil pilihan tersebut, pastikan telah mempersiapkan diri secara matang. Perhitungkan setiap keuntungan dan kerugiannya, sehingga saat hari itu tiba, kamu bisa melangkah dengan mantap dan tetap tegar seandainya harus menghadapi risikonya. Oke?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More