Deg-degan sebelum interview kerja itu sangat wajar, apalagi kalau ini kesempatan pertama kali bertemu dengan recruiter. Saking gugupnya, kadang mulut jalan lebih cepat daripada pikiran. Pertanyaan sederhana seperti, “Ceritakan tentang dirimu” bisa berubah menjadi cerita panjang soal keluarga, hubungan, hingga mungkin masalah pribadi.
Padahal, interview pertama seharusnya menjadi momen untuk menunjukkan pengalaman, kemampuan, dan alasan kamu cocok dengan posisi tersebut. Kenapa oversharing bisa jadi masalah saat baru pertama bertemu interviewer?
Oversharing adalah ketika kita membagikan informasi pribadi terlalu banyak, terlalu cepat, atau bahkan sebenarnya tidak relevan dengan situasi yang ada. Kebiasaan ini bisa muncul karena ingin mencairkan suasana, terlihat jujur, atau sekadar mengusir rasa gugup.
Namun, interviewer belum tentu membutuhkan seluruh cerita di balik jawabanmu. Informasi yang tidak perlu justru bisa mengalihkan fokus dari kompetensi yang ingin kamu tunjukkan. Supaya obrolan tetap natural tanpa kebablasan, beberapa hal ini perlu diperhatikan.
