Krisis identitas sering muncul setelah resign, bahkan ketika keputusan itu memang kamu ambil dengan sadar. Rutinitas yang biasanya padat mendadak berhenti, lalu muncul pertanyaan kecil setiap pagi saat membuka mata, "Apa yang harus aku lakukan?" Bukan cuma kehilangan pekerjaan, tetapi juga kehilangan perasaan bahwa kamu sedang menjadi seseorang.
Nama jabatan yang dulu melekat perlahan menghilang dari percakapan sehari-hari. Saat orang bertanya kesibukanmu, kamu mungkin butuh jeda beberapa detik sebelum menjawab. Berikut ini lima cara menghadapi krisis identitas setelah resign supaya kamu sadar bahwa pekerjaan bukan satu-satunya hal yang mendefinisikan dirimu.
