Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Tips Aman Main Dating Apps untuk Pemula, Jangan Share Privasi!

4 Tips Aman Main Dating Apps untuk Pemula, Jangan Share Privasi!
ilustrasi dating apps (pexels.com/cottonbro studio)
  • Pemula dating apps perlu menyadari tidak semua pengguna berniat baik; waspadai pola komunikasi seperti love bombing atau paksaan sebelum pernah bertemu langsung.
  • Jangan terburu-buru memindahkan percakapan ke telepon atau WhatsApp, karena fitur dan aturan aplikasi dapat membantu melindungi pengguna dari pelecehan verbal maupun penipuan.
  • Jaga foto serta data pribadi, termasuk identitas dan rekening, lalu waspadai cerita sedih berulang yang dapat berujung manipulasi atau modus meminjam uang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Lama menjomblo mungkin membuatmu frustrasi dan merasa kesepian. Akhirnya, kamu pun membuka "jalan ninja" untuk berselancar di dating apps dengan harapan bisa menemukan si dia yang cocok bahkan berjodoh denganmu,

Namun, berselancar di dating apps perlu kehati-hatian ekstra, terutama bagi kamu yang pemula. Dating apps itu ibarat media sosial, di mana kamu bisa berinteraksi dengan berbagai macam orang dari latar belakang berbeda, mulai dari negara, budaya, bahasa, hingga karakteristik orang itu sendiri.

Sayangnya, tak jarang hal-hal negatif terjadi saat kamu mencoba bermain dating apps. Ini dia beberapa tips yang bisa kamu terapkan sebagai newbie agar tetap aman selama bermain dating apps.

  1. 1. Tidak semua orang punya niat baik

    ilustrasi dating apps
    ilustrasi dating apps (pexels.com/cottonbro studio)

    Mindset yang harus kamu tanamkan sejak "menginjakkan kaki" di dating apps adalah tidak berpikir bahwa setiap orang yang akan kamu temui nanti adalah orang yang baik dengan niat yang bagus pula. Yap, seseorang bisa saja berniat buruk kepadamu yang nantinya justru merugikanmu.

    Mungkin saat kamu match dengan orang tersebut dan mencoba mengobrol dengannya, kamu merasa asyik hingga mulai nyaman dengannya. Namun, kamu perlu selalu memantau pola bicara dan tindakannya, meski itu hanya sebatas chatting.

    Jika dia sudah mulai love bombing hingga memaksamu menuruti kemauannya, padahal kalian belum pernah bertemu secara langsung, segera jauhi orang itu. Sebab, ia mungkin saja punya niat buruk dan hanya ingin bermain-main denganmu, demi kepuasannya semata.

  2. 2. Jangan langsung berikan nomor telepon atau WA

    ilustrasi chat WhatsApp
    ilustrasi chat WhatsApp (unsplash.com/Christian Wiediger)

    Berhati-hatilah saat ada seseorang yang langsung meminta nomor teleponmu atau nomor WhatsApp (WA) dengan alasan tidak sering membuka dating apps dan ingin bicara lebih privasi denganmu. Ini bukan berarti kamu tidak boleh bicara dengannya di luar dating apps atau via WhatsApp. Tindakan ini dilakukan agar kamu bisa menyaring mana orang yang benar-benar ingin mengenalmu dengan yang hanya ingin terhindar dari aturan main ketat yang ada di dating apps.

    Saat ini ada banyak dating apps yang menjaga privasi penggunanya agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pelecehan verbal hingga penipuan. Bahkan, ada aplikasi dating yang langsung mendeteksi kata-kata "berbahaya" hingga foto atau video yang bisa mengarah ke hal-hal negatif, sehingga biasanya terdapat notifikasi untuk berhati-hati saat membuka pesannya.

    Biasanya, orang yang hanya ingin main-main saja atau melakukan tindakan jahat langsung meminta nomor telepon untuk terhindar dari aturan main yang ketat tadi. Alhasil, ia bisa lebih leluasa memulai aksinya.

    Sebaiknya, jangan langsung berikan nomor telepon atau WhatsApp-mu, karena itu bagian dari privasimu. Berikan waktu kepada kamu dan dia untuk mengobrol di chat dating apps lebih dulu, hingga akhirnya kamu yakin bahwa ia tidak punya niat buruk, sehingga kamu bisa memberikan nomor teleponmu.

  3. 3. Jaga privasi dan informasi pribadi

    ilustrasi selfie
    ilustrasi selfie (pexels.com/Helena Lopes)

    Privasi sangat penting, terutama jika kamu berhadapan dengan seseorang di dunia digital seperti dating apps. Itulah mengapa kamu harus menjaga privasimu agar kamu tidak menjadi korban yang dirugikan nantinya. Privasi yang dimaksud di sini adalah informasi pribadimu hingga foto yang memperlihatkan jelas wajahmu.

    Tidak jarang ada orang yang meminta fotomu secara langsung dengan alasan untuk melihat wajahmu kala itu juga, saat kalian sedang mengobrol. Namun, kamu harus berhati-hati dan tidak langsung mengiyakan apa yang dimintanya tadi.

    Ini karena fotomu juga bagian dari privasi yang mesti kamu jaga dengan sebaik-baiknya. Jangan asal memberikan fotomu jika baru saja berkenalan.

    Begitu juga dengan informasi-informasi pribadi tentang dirimu. Mulai dari nama lengkapmu, nama orangtua dan saudara kandungmu, nomor rekening, nomor KTP atau jaminan sosial, dan lain sebagainya, jangan langsung diberikan begitu saja.

  4. 4. Jangan langsung percaya dengan cerita sedihnya

    ilustrasi chatting di dating apps
    ilustrasi chatting di dating apps (pexels.com/Andrea Piacquadio)

    Sudah banyak kejadian penipuan yang terjadi di dating apps dan berawal dari cerita sedih buatan. Kebanyakan pelakunya mulai mengirimi cerita sedih mengenai kondisi keluarganya hingga keuangannya yang tidak stabil karena berbagai macam hal.

    Mula-mula mereka mungkin hanya meminta simpatimu saja. Namun, begitu empatimu mulai goyah dibuatnya, mereka bisa saja memanipulasi hingga menipumu dengan modus meminjam uang.

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kamu harus waspada karena tidak semua orang di dating apps punya niat yang baik. Dalam kasus ini pun kamu juga harus bertindak demikian.

    Kamu harus ekstra waspada jika ada seseorang yang lebih sering bercerita sedih tentang kehidupannya dan meminta dikasihani. Bukan berarti tak boleh berempati, tapi pola yang terlalu sering terjadi mungkin bisa berpengaruh buruk untukmu.

    Intinya, sebagai pemula yang baru menyelami dunia dating apps, kamu harus meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati dalam berbagai macam hal. Supaya kamu tidak terjebak dalam hal-hal negatif yang merugikanmu nantinya. Pastikan juga privasimu selalu terjaga dengan baik dan mulailah untuk memfilter siapa saja yang boleh masuk ke ranah yang lebih dekat denganmu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More